Kompas.com - 22/06/2021, 08:25 WIB
Ilustrasi tanaman kaktus. PIXABAY/LIQIONARYIlustrasi tanaman kaktus.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kaktus adalah tanaman yang tahan lama dan perawatannya cenderung rendah. Jenis tanaman ini membutuhkan sedikit lebih banyak sinar matahari, tanah yang kering dengan baik, dan kelembaban.

Hama dan masalah umum pada tanaman kaktus biasanya sedikit dan mudah diatasi. Masalah kaktus dapat berkisar dari hama penghisap, seperti kutu kebul, hingga pembusukan umum akibat bakteri atau penyakit jamur.

Salah satu tanda adanya masalah adalah kaktus yang lembek lalu membusuk. Nah, kenapa ini bisa terjadi dan bagaimana solusinya?

Baca juga: Beragam Manfaat Kaktus bagi Kehidupan Manusia

Dilansir dari Gardening Know How, Selasa (22/6/2021), berikut penjelasan mengenai penyebab kaktus menjadi lembek dan busuk, serta solusinya.

Kenapa kaktus menjadi lembek dan busuk?

Kemungkinan penyebabnya adalah penyakit, kultivasi, dan lokasi serta kondisi lingkungan yang tidak tepat.

Kaktus umumnya memiliki kebutuhan kelembaban yang rendah. Mereka berkembang dalam suhu di atas 21 hingga 24 derajat celcius di lokasi yang cerah dan membutuhkan sedikit nutrisi tambahan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanaman kaktus di pot membutuhkan lubang drainase yang baik dan campuran tanah dengan banyak pasir. Tanaman di dalam tanah memiliki persyaratan serupa. Seperti halnya tanaman apa pun, kaktus dapat menjadi sakit atau rusak.

Baca juga: Ingin Merawat Kaktus Natal? Perhatikan Hal Ini Terlebih Dulu

Masalah umum adalah bintik-bintik lunak pada daging tanaman. Ini mungkin berubah warna atau gabus di sekitar tempat dan bagian tengahnya lembek dan basah.

Alasan untuk bintik-bintik tersebut mungkin karena penyakit atau hanya cedera mekanis pada bantalan dan batang kaktus. Masalah pembusukan kaktus harus ditangani dengan cepat untuk mencegah penyebaran ke seluruh tanaman dan kehilangan kekuatan yang serius, yang dapat menjadi permanen.

Penyakit jamur dan bakteri

Bakteri dan jamur dimasukkan ke tanaman dari lubang di daging. Area terbuka mungkin dari aktivitas serangga atau hewan, kerusakan dari benda mati, atau cuaca buruk, seperti hujan deras atau hujan es.

Kondisi hangat dan lembab mempercepat produksi spora jamur dan meningkatkan produksi bakteri. Setelah organisme itu menguasai tanaman, Anda akan melihat kaktus yang lembut dan lembek.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X