Kompas.com - 24/04/2021, 14:30 WIB
Ilustrasi IKEA. PIXABAY/MASTRMINDAIlustrasi IKEA.

JAKARTA, KOMPAS.com- Kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan saat ini tengah menjadi perhatian dunia. Mulai dari, pemanasan global, penumpukan sampah plastik, hingga limbah makanan yang berujung di tempat pembuangan akhir (TPA).

Karena itu, kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan demi terciptanya kehidupan berkelanjutan sangatlah dibutuhkan. Hal ini menjadi tanggung jawab bersama, baik individu maupun perusahaan. 

Baca juga: Cara Menyelamatkan Bumi, Dimulai dari Rumah

IKEA, perusahaan ritel yang menjual perlengkapan rumah asal Swedia, memiliki komitmen menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang serta concern yang tinggi untuk lingkungan yang berkelanjutan. 

 

Dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/4/21), hal tersebut diwujudkan melalui beragam upaya dalam menciptakan lingkungan berkelanjutan di mana pun IKEA beroperasi, termasuk Indonesia. Upaya tersebut dilakukan mulai dari penggunaan material ramah lingkungan, pengelolaan limbah makanan, hingga ragam inisiasi sosial. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tak Hanya Baik untuk Lingkungan, ini Manfaat Menanam Pohon di Rumah

Bertepatan dengan Hari Bumi Sedunia yang jatuh pada 22 April 2021, IKEA ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan memulai dari langkah kecil yang dapat membawa dampak besar bagi bumi. Berikut beberapa upaya yang dilakukan IKEA untuk turut menjaga bumi dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. 

Material Ramah Lingkungan

Salah satu upaya mendukung lingkungan yang berkelanjutan adalah penggunaan material yang ramah lingkungan. Hal ini menjadi salah satu cara IKEA mengajak masyarakat untuk menjaga bumi. Saat ini, 60 persen material yang IKEA gunakan berasal dari sumber daya terbarukan dan 10 persennya daur ulang. 

Baca juga: Perabot Ramah Lingkungan Bisa Jadi Gaya Hidup Berkelanjutan

Rangkaian produk IKEA yang menggunakan bahan ramah lingkungan, antara lain pintu kabinet Kungsbacka yang terbuat dari botol plastik daur ulang, bantal duduk Alseda dan Tating yang dibuat dari serat pisang, serta kursi putar Odger yang dibuat dari renewable wood juga plastik daur ulang.

Untuk mengurangi penggunaan listrik dalam kehidupan di rumah sehari-hari, IKEA juga menyediakan produk lampu LED. Lampu LED IKEA dapat menghemat 85 persen energi dibanding bohlam biasa, memiliki desain baru yang menyenangkan dengan kualitas lampu yang bagus, memiliki dampak lingkungan yang rendah, serta tahan hingga 20 tahun. 

Pelayanan Ramah Lingkungan

Penggunaan air dan energi secara hemat juga dapat mendukung gaya hidup berkelanjutan. IKEA mengaplikasikan upaya ini dalam layanan dan operasional tokonya. Saat ini, IKEA menggunakan shower hemat air, dan air conditioner (AC) ramah lingkungan, sekaligus menerapkan teknologi recycle water di toko. Di saat yang bersamaan, IKEA juga mulai beralih ke lampu LED agar lebih hemat energi dan tahan lama. 

Baca juga: 8 Cara Wujudkan Rumah Ramah Lingkungan

Dengan demikian, IKEA percaya dapat mencapai operasional yang menggunakan 100 persen energi terbarukan, baik di toko IKEA maupun area supplier. Selain itu, IKEA juga secara aktif telah mengurangi pemakaian plastik dalam operasional tokonya seperti tidak lagi menggunakan sedotan dan tas plastik serta secara bertahap mulai mengganti bubble wrap plastik dengan bubble wrap berbahan kertas untuk pengiriman barang.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X