Kompas.com - 02/04/2021, 08:02 WIB
Ilustrasi AC (air conditioner), pendingin ruangan dan penyaring udara (filter). Perabot elektronik yang membutuhkan banyak daya. ShutterstockIlustrasi AC (air conditioner), pendingin ruangan dan penyaring udara (filter). Perabot elektronik yang membutuhkan banyak daya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika suasana begitu panas tanpa berkesudahan, menyalakan AC terus-menerus adalah hal yang tak bisa terhindarkan, terlebih untuk orang yang tidak tahan gerah dan panas.

Apabila AC dinyalakan terus-menerus tanpa henti, terlebih suhunya diatur ke yang paling rendah, hal ini menyebabkan AC menjadi terlalu banyak bekerja atau AC bekerja terlalu keras untuk terus mendinginkan ruangan.

Saat AC terus menerus bekerja begitu keras untuk mendinginkan ruangan, hal ini bisa berpengaruh buruk, membuatnya tidak awet dan berujung pada kerusakan, sehingga nantinya perlu perbaikan menyeluruh.

Baca juga: 8 Cara Menjaga Rumah Tetap Dingin Meski Tanpa AC

Dilansir dari beberapa sumber, Jumat (2/4/2021), berikut ini 7 pertanda AC yang bekerja terlalu keras.

1. Tagihan listrik melonjak

Kenaikan tagihan listrik merupakan indikasi bahwa AC mungkin menghabiskan lebih banyak daya daripada biasanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini dapat disebabkan oleh suhu yang lebih tinggi, atau dapat menjadi tanda bahwa unit AC perlu diservis atau diperbaiki.

Saat sistem AC bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan pendinginan dan perawatannya terabaikan, serta komponen yang rusak atau aus, itu membuat tagihan bulananmu akan naik.

Baca juga: Bisakah Menanam Tanaman di Sekitar Unit AC Outdoor?

2. AC tidak menjaga ruangan dingin

Tugas AC adalah mendinginkan ruangan. Tapi, jika sebelumnya ruangan terasa dingin dan beberapa saat kemudian menjadi tidak terasa dingin, bisa saja AC terlalu banyak bekerja.

Ketika kamu terus menurunkan suhu pada termostat, tapi sistem AC tidak dapat mengimbangi dan tidak mendinginkan ruangan, AC yang kamu miliki mungkin perlu diperbaiki secara serius.

Jika kamu telah memeriksa sistem AC dan kamu yakin filter udara kotor bukanlah penyebab AC milikmu bermasalah, kamu mungkin memerlukan kompresor baru, atau freon tambahan.

3. Rumahmu tidak nyaman dan lembap

Saat AC berkualitas berfungsi dengan baik, ini akan menghilangkan kelembapan dari udara sekaligus mendinginkannya. Jika udara di rumahmu lengket, bisa jadi AC milikmu bermasalah dengan drainase atau kumparannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X