Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tanda Adanya Kebocoran di Rumah yang Harus Diwaspadai

Kompas.com - 07/05/2024, 08:42 WIB
Bella Nurmaya Putri,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebocoran menjadi salah satu masalah yang sering terjadi di rumah, terutama di area yang sering terpapar air, seperti kamar mandi, dapur, atau sistem perpipaan rumah.

Kebocoran dapat menyebabkan sejumlah masalah atau kerusakan pada rumah, dari  pembusukan atau lapuk, pertumbuhan jamur, dinding retak, hingga penurunan tekanan air. 

Baca juga: 5 Penyebab Atap Rumah Bocor dan Cara Memperbaikinya

Selain itu, kebocoran di rumah kerap dimanfaatkan hama masuk ke rumah untuk bersarang hingga mengedarkan penyakit yang dapat membahayakan penghuni rumah.

Karena itu, penting mengenali tanda kebocoran di rumah untuk mengambil tindakan perbaiki sebelum masalahnya semakin parah dan mencegahnya terjadi kembali. 

Dikutip dari Better Homes and Gardens, Selasa, (7/5/2024), berikut sejumlah tanda adanya kebocoran di rumah yang harus diwaspadai.

Keran dan kloset rusak

Ilustrasi kloset.Shutterstock/zedspider Ilustrasi kloset.

Kebocoran kerap terjadi ketika air keluar ke saluran pembuangan, seperti kloset dan keran air yang terus meneteskan air ke wastafel.

Anda bisa memperbaiki kebocoran kloset dengan cara sederhana, seperti memperpendek rantai penutup atau mengganti bagian penutup.

Untuk keran air, bisa mengganti komponen dalam keran untuk menghentikan kebocoran. Namun, jika air terus bocor ke wastafel, Anda perlu mempertimbangkan membeli keran air yang baru. 

Baca juga: Ketahui, Ini 8 Penyebab Atap Rumah Bocor

Sambungan selang longgar atau rusak

Kebocoran juga bisa terjadi di luar rumah. Jika Anda melihat titik basah atau area di halaman yang terlihat cekung, itu bisa menunjukkan adanya kebocoran di bawah tanah.

Sambungan selang dan sistem irigasi yang longgar atau terputus dapat menyebabkan air menggenang, erosi tanah di sekitar pondasi rumah, bahkan dapat melubangi tanah jika tidak segera ditangani.

Untuk mengatasi masalah ini, carilah lokasi kebocoran dan perbaiki sambungan untuk menghentikan kebocoran air.

Jika masalahnya disebabkan sambungan yang retak, pecah, atau rusak, Anda perlu mengganti konektor serta bagian sistem yang rusak untuk mengatasi kebocoran tersebut. 

Baca juga: Ketahui, Ini 5 Penyebab AC Bocor dan Cara Memperbaikinya

Bak mandi dan wastafel retak

Ilustrasi wastafel dapur.Shutterstock/David Papazian Ilustrasi wastafel dapur.
Selanjutnya, tanda adanya kebocoran di rumah yang perlu diwaspadai adalah pada bak mandi dan wastafel yang retak. Bak mandi dan wastafel sering digunakan untuk menampung air serta mengalirkan air ke saluran pembuangan terbuka.

Namun, jika ada retak pada benda-benda tersebut, air dapat bocor dan menyebabkan masalah, seperti pertumbuhan jamur, lumut, juga pembusukan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com