Kompas.com - 18/08/2022, 23:59 WIB

KYIV, KOMPAS.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak PBB untuk memastikan keamanan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang diduduki pasukan Rusia.

Hal tersebut disampaikan Zelensky setelah berbicara dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Kamis (18/8/2022) di Kota Lviv, Ukraina.

Zelensky menuturkan, dia dan Guterres telah membahas kesepakatan yang ditengahi PBB guna meredakan krisis pangan global yang memburuk.

Baca juga: Rusia Wanti-wanti IAEA, Bahaya kalau ke PLTN Zaporizhzhia lewat Kyiv

Dia menambahkan, dirinya dan Guterres sepakat bahwa koordinasi upaya untuk memastikan ekspor Ukraina harus dilanjutkan.

“Perhatian khusus diberikan pada topik di PLTN Zaporizhzhia. Teror yang disengaja dari pihak agresor ini dapat memiliki konsekuensi bencana global bagi seluruh dunia,” tulis Zelenskiy di Telegram.

“Oleh karena itu, PBB harus memastikan keamanan objek strategis ini, demiliterisasi dan pembebasan total dari pasukan Rusia,” sambung Zelensky, sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-173 Serangan Rusia ke Ukraina, PLTN Zaporizhzhia Terancam, Kapal Sewaan PBB Berangkat

Kyiv menuduh Moskwa, yang pasukannya merebut PLTN Zaporizhzhia pada Maret, menggunakannya sebagai perisai untuk menyerang target di Ukraina.

Kyiv juga menuding bahwa Moskwa turut menyerang pembangkit tersebut. Di sisi lain, Rusia menuding bahwa Ukraina-lah yang menyerang fasilitas itu.

Dalam sebuah unggahan di Telegram, Zelensky menulis, “Kami sepakat untuk melanjutkan koordinasi implementasi inisiatif gandum.”

“Kami juga membahas kemungkinan arah perkembangannya, masalah deportasi ilegal terhadap warga Ukraina, pembebasan personel militer, dan petugas medis kami yang ditawan,” ucap Zelesnky.

Baca juga: Risiko di PLTN Zaporizhzhia Ukraina Meningkat Setiap Hari akibat Diserang Rusia

Berita video "IAEA Diperbolehkan Kunjungi Zaporizhzhia, Rusia Beri Syarat dan Peringatkan Bahaya" dapat disimak di bawah ini


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Reuters
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.