Kompas.com - 12/08/2022, 20:34 WIB

ROMA, KOMPAS.com - Seorang pria Italia yang diduga perampok bank terperangkap di terowongan bawah tanah yang ambruk di dekat Vatikan.

Ia dicurigai sebagai bagian dari geng yang menggali terowongan ke bank terdekat, kata polisi pada Jumat (12/8/2022).

Petugas pemadam kebakaran menghabiskan delapan jam menggali dia keluar dari bawah tanah di barat Roma. Pria itu bisa dikeluarkan pada Kamis (11/8/2022) malam dan dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Selingkuh dengan Istri Tetangga, Kuli Bangunan Bikin Terowongan Bawah Tanah

"Dua orang dari Napoli ditangkap karena melawan pejabat publik dan dua, dari Roma, karena melakukan perusakan (properti publik)," kata juru bicara polisi kepada kantor berita AFP.

Pria yang diselamatkan adalah salah satu dari dua warga Roma dan masih berada di rumah sakit, katanya tanpa memberikan kabar terbaru tentang kondisinya.

"Masih kita selidiki, tidak menutup kemungkinan mereka maling, itu salah satu teorinya," ujarnya.

Namun, menurut koran-koran Italia, motifnya sudah jelas.

Mereka menerangkan bahwa terowongan itu ditemukan di dekat bank menjelang long weekend 15 Agustus, ketika warga Italia biasanya pergi ke luar kota dan sebagian besar kota Roma menjadi kosong.

"Geng lubang," tulis headline harian Corriere della Sera, sementara La Stampa menulis, "Mereka menggali terowongan untuk merampok bank, dan salah satunya terkubur di bawah tanah."

Baca juga:

Reporter AFP di lokasi kejadian pada Kamis (11/8/2022) melihat pria itu dibawa keluar hidup-hidup dengan tandu, setelah operasi sepanjang hari yang melibatkan puluhan pekerja layanan darurat menggunakan penggali mekanis.

Terowongan itu bermula di bawah sebuah toko kosong yang baru saja disewa.

"Kami semua mengira orang-orang di sana sedang merenovasi tempat itu. Jadi, kami tidak curiga dan kami juga tidak mendengar ada suara-suara," kata seorang warga bernama Michele yang tinggal di gedung yang sama, kepada AFP.

Baca juga: Perampok Curi Uang di Bank lalu Setor Tunai di ATM Bank yang Sama

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.