Kompas.com - 12/08/2022, 20:03 WIB

PYONGYANG, KOMPAS.com - Adik Kim Jong Un yaitu Kim Yo Jong pada Kamis (11/8/2022) menuduh Korea Selatan menyebabkan wabah Covid-19 di Korea Utara, dan memperingatkan akan ada pembalasan.

Kantor berita Pemerintah Korea Utara KCNA melaporkan, Kim Yo Jong menuding bahwa tindakan Korsel itu kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dia mengatakan, banyak negara--dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)--mengakui bahaya penyebaran penyakit menular melalui kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi, menurut laporan itu.

Baca juga: Korea Utara Klaim Semua Sisa Pasien Covid Sembuh, Tingkat Kematian 0,002 Persen

"Sangat mengkhawatirkan bahwa Korea Selatan mengirim selebaran, uang, brosur, dan barang-barang ke wilayah kami," katanya dikutip dari kantor berita AFP.

Kim Yo Jong juga memperingatkan, Korea Utara sedang mempertimbangkan tanggapan pembalasan yang kuat seraya menambahkan, jika pengiriman barang terus berlanjut, "Kami akan merespons dengan memberantas tidak hanya virusnya, tetapi juga otoritas Korea Selatan."

Korsel bulan lalu mengatakan, "Tidak ada kasus infeksi Covid yang diverifikasi secara resmi melalui pos atau materi".

Komentar Kim Yo Jong diucapkan saat Kim Jong Un menyatakan kemenangan gemilang dalam pertempuran melawan Covid-19, setelah para pejabat melaporkan tidak ada kasus baru selama hampir dua minggu.

Baca juga:

Korea Utara memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan terburuk di dunia. Peralatan rumah sakitnya tidak lengkap, hanya ada sedikit unit perawatan intensif, dan tidak ada obat atau vaksin perawatan Covid-19, kata para ahli.

Bahkan Kim Jong Un diduga menderita Covid, menurut komentar Kim Yo Jong.

Kim Jong Un "mengalami demam tinggi selama hari-hari perang karantina ini, tetapi dia tidak bisa berbaring sejenak karena memikirkan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya," kata Kim Yo Jong.

Baca juga: Terungkap, Kim Jong Un Pernah Demam Selama Pandemi Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Badai Ian Porakporandakan Florida AS, Terkuat dalam Beberapa Tahun Terakhir

Badai Ian Porakporandakan Florida AS, Terkuat dalam Beberapa Tahun Terakhir

Global
Mengapa Dollar AS Terus Menguat dan Apa Dampaknya?

Mengapa Dollar AS Terus Menguat dan Apa Dampaknya?

Global
Pipa Nord Stream Bocor Munculkan Buih Gelembung Seluas 1 Km di Laut, Eropa Tingkatkan Keamanan

Pipa Nord Stream Bocor Munculkan Buih Gelembung Seluas 1 Km di Laut, Eropa Tingkatkan Keamanan

Global
Nikaragua Minta Dubes Uni Eropa Hengkang, Dinyatakan 'Persona Non Grata'

Nikaragua Minta Dubes Uni Eropa Hengkang, Dinyatakan "Persona Non Grata"

Global
Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Kemenlu Turkiye Langsung Panggil Dubes

Politikus Jerman Sebut Erdogan Tikus Got, Kemenlu Turkiye Langsung Panggil Dubes

Global
Pria Bersenjata Bunuh 6 Polisi Meksiko di Daerah Perang Kartel Narkoba

Pria Bersenjata Bunuh 6 Polisi Meksiko di Daerah Perang Kartel Narkoba

Global
Rangkuman Hari Ke-217 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa Segera Aneksasi 4 Wilayah Ukraina, Pertempuran Donetsk Berlanjut

Rangkuman Hari Ke-217 Serangan Rusia ke Ukraina: Moskwa Segera Aneksasi 4 Wilayah Ukraina, Pertempuran Donetsk Berlanjut

Global
[POPULER GLOBAL] Ancaman Bom di Pesawat Singapore Airlines | MbS Jadi PM Arab Saudi

[POPULER GLOBAL] Ancaman Bom di Pesawat Singapore Airlines | MbS Jadi PM Arab Saudi

Global
Aktivis Lingkungan Aceh Farwiza Farhan Masuk Daftar Sosok Inspiratif TIME 2022

Aktivis Lingkungan Aceh Farwiza Farhan Masuk Daftar Sosok Inspiratif TIME 2022

Global
Kedubes China Gelar Resepsi Berdirinya Negara, Menko Luhut Beri Sambutan

Kedubes China Gelar Resepsi Berdirinya Negara, Menko Luhut Beri Sambutan

Global
AS Kondusifkan Hubungan Jepang dan Korea demi Hadapi China

AS Kondusifkan Hubungan Jepang dan Korea demi Hadapi China

Global
Warga Ukraina Kabur dari Referendum Rusia, Desa Tampak Kosong

Warga Ukraina Kabur dari Referendum Rusia, Desa Tampak Kosong

Global
Hasil Referendum Wilayah Ukraina Disebut Cenderung Mengarah ke Aneksasi Rusia

Hasil Referendum Wilayah Ukraina Disebut Cenderung Mengarah ke Aneksasi Rusia

Global
Dapat Ancaman Bom Palsu, Pesawat Singapore Airlines Dikawal Jet Tempur

Dapat Ancaman Bom Palsu, Pesawat Singapore Airlines Dikawal Jet Tempur

Global
Perang Ukraina Bikin Populasi di Jerman Melonjak

Perang Ukraina Bikin Populasi di Jerman Melonjak

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.