Kompas.com - 09/08/2022, 13:57 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Seorang pekerja Indonesia dilaporkan nekat melompat dari lantai 4 sebuah ruko saat menghindari kejaran petugas Departemen Imigrasi Malaysia pada Selasa (9/8/2022).

Tapi, upayanya gagal. Dia berhasil ditangkap oleh petugas Departemen Imigrasi Malaysia dalam agenda Operasi Kutip di Hentian Jalan Reko, yang dimulai pada Senin (8/8/2022) tengah malam.

Sebelum jatuh ke tanah, pria berusia 27 tahun itu sempat menabrak kanopi seng lebih dulu di lantai dua ruko itu. Akibatnya, pekerja konstruksi asal Indonesia tersebut mengalami cedera kaki kanan.

Baca juga: Perkosa Pekerja Indonesia, Politikus Malaysia Dihukum Cambuk dan Penjara

Dalam kondisi itu, dia dilaporkan sempat mencoba melarikan diri ke semak-semak terdekat. Namun, pekerja Indonesia itu tidak berhasil kabur lebih jauh karena terkendala rasa sakit yang dialami.

Dilansir dari Bernama, pekerja Indonesia itu mengatakan bahwa dia terpaksa mencoba kabur dengan terjun dari ruko karena takut ditangkap setelah paspornya kedaluwarsa pada Desember 2021.

“Saya masuk Malaysia tiga tahun lalu dan paspor saya sudah habis masa berlakunya sejak Desember tahun lalu. Karena itu, saya takut dan mencoba melarikan diri,” katanya kepada wartawan.

Dia termasuk di antara 175 orang yang ditahan dalam operasi yang menyisir 134 unit perumahan di enam blok di daerah yang diperiksa.

Baca juga: Kisah Sarindo, Pekerja Indonesia yang Tak Bisa Pulang dari Arab Saudi Setelah Kena PHK, Berharap Bantuan Pemerintah RI

Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia Datuk Seri Khairul Dzaimee Daud, yang ikut dalam operasi tersebut, mengatakan total 425 orang asing diperiksa dan semua yang ditangkap berusia antara 2 hingga 55 tahun, terdiri dari 132 pria, 41 wanita, dan seorang anak laki-laki dan perempuan.

“Dari jumlah tersebut, warga negara Myanmar yang paling banyak ditangkap adalah 115 orang, Indonesia 33 orang, Nepal 9 orang, Sri Lanka 4 orang, Bangladesh 13 orang, dan India 1 orang,” katanya dalam konferensi pers setelah operasi.

Khairul Dzaimee mengatakan di antara orang-orang asing yang ditangkap, beberapa diketahui bekerja sebagai tenaga pembersih, pekerja restoran, dan pekerja pabrik di sejumlah tempat di sekitar area tersebut.

Halaman:
Sumber Bernama
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Asing: Tragedi di Stadion Kanjuruhan Salah Satu Bencana Sepak Bola Terburuk di Dunia

Media Asing: Tragedi di Stadion Kanjuruhan Salah Satu Bencana Sepak Bola Terburuk di Dunia

Global
Rangkuman Hari Ke-221 Serangan Rusia ke Ukraina: Kyiv Rebut Lyman, Menhan AS Bersorak

Rangkuman Hari Ke-221 Serangan Rusia ke Ukraina: Kyiv Rebut Lyman, Menhan AS Bersorak

Global
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Jadi Tragedi Dunia | Dollar AS Terus Menguat

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Jadi Tragedi Dunia | Dollar AS Terus Menguat

Global
Tulisan Tangan Lirik Lagu 'Starman' David Bowie Laku Fantastis, Rp 3,4 Miliar

Tulisan Tangan Lirik Lagu "Starman" David Bowie Laku Fantastis, Rp 3,4 Miliar

Global
Cegah Pelecehan, Pakistan Luncurkan Hotline Khusus Transgender

Cegah Pelecehan, Pakistan Luncurkan Hotline Khusus Transgender

Global
Gerobak Traktor Terbalik lalu Masuk Kolam, 26 Tewas Kebanyakan Wanita dan Anak-anak

Gerobak Traktor Terbalik lalu Masuk Kolam, 26 Tewas Kebanyakan Wanita dan Anak-anak

Global
Intel Ukraina: Ada Ancaman Nuklir yang Sangat Tinggi dari Rusia

Intel Ukraina: Ada Ancaman Nuklir yang Sangat Tinggi dari Rusia

Global
Amnesty International Sorot Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Tinjau Kebijakan Gas Air Mata

Amnesty International Sorot Tragedi Kanjuruhan, Minta Polri Tinjau Kebijakan Gas Air Mata

Global
Banyak Penguin Mati karena Flu Burung di Afrika Selatan

Banyak Penguin Mati karena Flu Burung di Afrika Selatan

Global
Sejarah Gas Air Mata, Pengurai Massa dengan Dampak Berbahaya

Sejarah Gas Air Mata, Pengurai Massa dengan Dampak Berbahaya

Internasional
Arsip Nasional AS Mengaku Masih Kehilangan Sejumlah Catatan Administrasi Trump

Arsip Nasional AS Mengaku Masih Kehilangan Sejumlah Catatan Administrasi Trump

Global
Kalah di Lyman, Putin Disarankan Kadyrov Pakai Senjata Nuklir Saja

Kalah di Lyman, Putin Disarankan Kadyrov Pakai Senjata Nuklir Saja

Global
Nekat Ngopi Tanpa Jilbab, Wanita Iran Kembali Ditangkap

Nekat Ngopi Tanpa Jilbab, Wanita Iran Kembali Ditangkap

Global
Raja Charles III Tak Akan Hadiri COP27 Setelah Ditolak Liz Truss

Raja Charles III Tak Akan Hadiri COP27 Setelah Ditolak Liz Truss

Global
Tentara Muda yang Terlibat Pemakaman Ratu Elizabeth II Tewas di Barak

Tentara Muda yang Terlibat Pemakaman Ratu Elizabeth II Tewas di Barak

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.