Kompas.com - 30/07/2022, 08:18 WIB

BRASILIA, KOMPAS.com - Seorang perempuan Brasil dan dua anaknya yang sudah dewasa berhasil dibebaskan oleh polisi setelah 17 tahun disekap oleh suaminya, kata pihak berwenang pada Jumat (29/7/2022).

Polisi sebelumnya telah diberitahu tentang kasus di lingkungan miskin di barat Rio de Janeiro ini oleh informasi anonim.

"Dua anak dewasa, yang merupakan anak dari wanita dan tersangka, diikat, kotor dan kelaparan," kata Polisi Militer Rio de Janeiro, yang menangkap sang ayah, dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Cerita Pria Brasil soal Gejala Cacar Monyet yang Dialaminya

Portal berita Brasil, g1, melaporkan wanita itu dan kedua anaknya yang masing-masing berusia 19 dan 22 tahun itu telah dibawa ke rumah sakit dalam keadaan dehidrasi serius dan kekurangan gizi.

g1 mengabarkan hal tersebut dengan mengutip laporan dari layanan darurat setempat.

Sang ibu mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia dan anak-anaknya kadang-kadang tidak makan selama tiga hari dan secara teratur menjadi korban kekerasan fisik dan psikologis.

Ibu itu bercerita bahwa suaminya, bernama Luiz Antonio Santos Silva, mengatakan kepadanya bahwa dia hanya akan meninggalkan rumah ketika dirinya sudah mati.

Dalam gambar yang dipublikasikan g1, anak-anak dari ibu itu dan tersangka yang sebenarnya sudah dewasa kini tampak seperti remaja karena kekurangan gizi.

Baca juga:

"Ketika kami melihat keadaan kedua anak itu, kami pikir mereka tidak akan bertahan seminggu lagi," kata seorang penduduk yang enggan disebutkan namanya di lingkungan Guaratiba, tempat keluarga itu tinggal.

"Saya mencoba berbicara dengan ibu di ambulans tetapi dia sangat lemah sehingga dia tidak bisa mengeluarkan suara," tambah penduduk itu kepada g1.

Tetangga mengatakan kepada pihak berwenang bahwa tersangka diberi julukan DJ karena dia akan menyalakan musik untuk menutupi jeritan korbannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenlu AS Luncuran Kemitraan dengan Google di Indonesia, Ini Programnya

Kemenlu AS Luncuran Kemitraan dengan Google di Indonesia, Ini Programnya

Global
Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2022 Serukan Keterlibatan Anak Muda dalam Aksi Iklim

Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2022 Serukan Keterlibatan Anak Muda dalam Aksi Iklim

Global
14 Hari Terombang-ambing di Laut Malaysia, Nelayan Indonesia Ini Ditemukan Selamat dengan Berpegangan pada Jeriken

14 Hari Terombang-ambing di Laut Malaysia, Nelayan Indonesia Ini Ditemukan Selamat dengan Berpegangan pada Jeriken

Global
Jika Rusia Nekat Pakai Nuklir di Ukraina, Ini yang Diperkirakan Akan Terjadi

Jika Rusia Nekat Pakai Nuklir di Ukraina, Ini yang Diperkirakan Akan Terjadi

Global
Reporter TV Rusia yang Hina Putin Kabur, Masuk Daftar Buron

Reporter TV Rusia yang Hina Putin Kabur, Masuk Daftar Buron

Global
Drone Tersangkut di Kabel, 2.000 Warga Alami Mati Listrik

Drone Tersangkut di Kabel, 2.000 Warga Alami Mati Listrik

Global
Jet Tempur India Kawal Pesawat Iran karena Ada Ancaman Bom, Ternyata Palsu

Jet Tempur India Kawal Pesawat Iran karena Ada Ancaman Bom, Ternyata Palsu

Global
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Jepang, Penduduk Diminta Berlindung

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Jepang, Penduduk Diminta Berlindung

Global
Zelensky Mendebat Usul Kontroversial Elon Musk tentang Perdamaian Ukraina

Zelensky Mendebat Usul Kontroversial Elon Musk tentang Perdamaian Ukraina

Global
Trump Gugat CNN Rp 7,26 Triliun karena Pencemaran Nama Baik

Trump Gugat CNN Rp 7,26 Triliun karena Pencemaran Nama Baik

Global
Tembakan Rudal Korut ke Jepang Picu Evakuasi, Kali Pertama sejak 2017

Tembakan Rudal Korut ke Jepang Picu Evakuasi, Kali Pertama sejak 2017

Global
AS Bunuh Pemimpin Milisi Al Shabaab di Somalia

AS Bunuh Pemimpin Milisi Al Shabaab di Somalia

Global
Korea Utara Dukung Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Tuduh AS seperti Gangster di PBB

Korea Utara Dukung Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Tuduh AS seperti Gangster di PBB

Global
Kebocoran di Pipa Gas Nord Stream 1 Berhenti, Nord Stream 2 Masih Bocor 30 Meter

Kebocoran di Pipa Gas Nord Stream 1 Berhenti, Nord Stream 2 Masih Bocor 30 Meter

Global
Rangkuman Hari Ke-222 Serangan Rusia ke Ukraina: Ikut Perang untuk Hindari Istri Galak | Dukungan 9 Negara NATO

Rangkuman Hari Ke-222 Serangan Rusia ke Ukraina: Ikut Perang untuk Hindari Istri Galak | Dukungan 9 Negara NATO

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.