Kompas.com - 21/12/2021, 12:31 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang mengeksekusi tiga tahanan dengan hukuman mati, Selasa (21/12/2021).

Eksekusi mati narapida ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan sejak Desember 2019.

Media lokal melaporkan peristiwa itu dengan mengutip sumber yang enggan disebutkan namanya, termasuk dari Kementerian Kehakiman Jepang.

Baca juga: Pakai Kimono untuk Orang Meninggal, Miss Universe Jepang Dianggap Permalukan Negara

Dikutip dari Kantor Berita AFP, Selasa, eksekusi mati napi tersebut adalah yang pertama di bawah pemerintahan Perdana Menteri Fumio Kishida.

Fumino Kishida terhitung baru menjabat sebagai Perdana Menteri pada Oktober 2021 setelah memenangkan pemilihan umum pada bulan yang sama.

Ketika dihubungi AFP, Kementerian Kehakiman Jepang tidak segera mengonfirmasi laporan dari beberapa media besar lokal yang tidak mengungkap identitas ketiga tahanan tersebut.

Jepang adalah salah satu dari sedikit negara maju di dunia yang masih menerapkan hukuman mati.

Ada lebih dari 100 narapidana dilaporkan kini sedang “menunggu” eksekusi.

Jepang mengeksekusi tiga narapidana pada 2019 dan 15 pada 2018.

Narapidana yang telah dijatuhi hukuman mati tersebut termasuk 13 napi dari sekte Aum Shinrikyo yang melakukan serangan gas sarin fatal pada 1995 di kereta bawah tanah Tokyo.

Eksekusi biasanya dilaksanakan lama setelah hukuman dijalani dan selalu dengan cara digantung.

Selama beberapa dekade ini, pihak berwenang Jepang selalu memberi tahu para terpidana mati hanya beberapa jam sebelum eksekusi dilakukan.

Dukungan publik di Jepang untuk hukuman mati dilaporkan tetap tinggi meskipun ada kritik internasional, termasuk dari kelompok hak asasi manusia.

Baca juga: Gedung Komersial di Jepang Terbakar, 27 Orang Diduga Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasukan Rusia yang Menembak dari atau ke PLTN Zaporizhzhia Jadi Target Khusus Ukraina

Pasukan Rusia yang Menembak dari atau ke PLTN Zaporizhzhia Jadi Target Khusus Ukraina

Global
Salman Rushdie Diserang, Peminat Buku Ayat-ayat Setan Naik

Salman Rushdie Diserang, Peminat Buku Ayat-ayat Setan Naik

Global
Rangkuman Hari ke-171 Serangan Rusia ke Ukraina, Kemampuan Serangan Jarak Jauh Baru Ukraina, Pembukaan kembali McDonald's

Rangkuman Hari ke-171 Serangan Rusia ke Ukraina, Kemampuan Serangan Jarak Jauh Baru Ukraina, Pembukaan kembali McDonald's

Global
Taliban Bubarkan Unjuk Rasa Kaum Perempuan dengan Kekerasan

Taliban Bubarkan Unjuk Rasa Kaum Perempuan dengan Kekerasan

Global
[UNIK GLOBAL] Penemuan Puing Pesawat yang Jatuh dan Hilang pada 1968 | Kisah Tragis “Hulk Brasil”

[UNIK GLOBAL] Penemuan Puing Pesawat yang Jatuh dan Hilang pada 1968 | Kisah Tragis “Hulk Brasil”

Global
Daftar Negara di Afrika Tengah

Daftar Negara di Afrika Tengah

Internasional
Tersangka Penikaman Salman Rushdie Simpatisan Esktremis Syiah dan Garda Revolusi Iran

Tersangka Penikaman Salman Rushdie Simpatisan Esktremis Syiah dan Garda Revolusi Iran

Global
Meriahkan Peringatan HUT Ke-77 RI, KJRI Sydney Gelar Perayaan di Taronga Zoo

Meriahkan Peringatan HUT Ke-77 RI, KJRI Sydney Gelar Perayaan di Taronga Zoo

Global
China Larang Impor Ribuan Produk Makanan Taiwan, Tapi Tidak Microchip

China Larang Impor Ribuan Produk Makanan Taiwan, Tapi Tidak Microchip

Global
Daftar Negara Anggota OKI

Daftar Negara Anggota OKI

Internasional
Gali Terowongan untuk Rampok Bank, Pria Ini Malah Terkubur karena Runtuh

Gali Terowongan untuk Rampok Bank, Pria Ini Malah Terkubur karena Runtuh

Global
Misteri Kematian Dua Perempuan Bersaudara dari Arab Saudi yang Jasadnya Ditemukan di Australia

Misteri Kematian Dua Perempuan Bersaudara dari Arab Saudi yang Jasadnya Ditemukan di Australia

Global
Pengakuan Menteri Pertahanan Inggris: 20 Tahun Operasi di Afghanistan Gagal

Pengakuan Menteri Pertahanan Inggris: 20 Tahun Operasi di Afghanistan Gagal

Global
Rusia Ancam Hubungan dengan AS Hancur Bila Hal Ini Terjadi

Rusia Ancam Hubungan dengan AS Hancur Bila Hal Ini Terjadi

Global
Trump Diselidiki atas Pelanggaran UU Spionase, 11 Set Dokumen Rahasia Ditemukan di Mar-a-Lago

Trump Diselidiki atas Pelanggaran UU Spionase, 11 Set Dokumen Rahasia Ditemukan di Mar-a-Lago

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.