Etnis Uighur Gembira AS Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022

Kompas.com - 08/12/2021, 07:02 WIB
Sejumlah warga etnis Uighur menggelar unjuk rasa di Brussels, Belgia menuntut Uni Eropa mendesak China untuk menghormati hak asasi warga Uighur di wilayah Xinjiang serta meminta penutupan pusat-pusat reedukasi tempat warga Uighur ditahan. AFP/EMMANUEL DUNANDSejumlah warga etnis Uighur menggelar unjuk rasa di Brussels, Belgia menuntut Uni Eropa mendesak China untuk menghormati hak asasi warga Uighur di wilayah Xinjiang serta meminta penutupan pusat-pusat reedukasi tempat warga Uighur ditahan.

ISTANBUL, KOMPAS.com – Kelompok etnis Uighur China yang berada Turki menyambut baik keputusan AS menerapkan boikot diplomatik Olimpiade Beijing 2022.

Mereka bahkan juga meminta negara-negara lain untuk melakukan hal yang sama sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (8/12/2021).

Reuters melaporkan, sekitar 50.000 orang Uighur diyakini tinggal di Turki, diaspora Uighur terbesar di luar Asia Tengah.

Baca juga: Ikuti AS, Australia Tak Kirim Pejabatnya Hadiri Olimpiade Beijing 2022

Seorang wanita Uighur berusia 40 tahun di Istanbul, Turki, menyambut baik tindakan AS tersebut menerapkan boikot diplomatik Olimpiade Beijing 2022.

“China akhir-akhir ini melakukan genosida terhadap orang Uighur seperti yang diketahui semua orang, membunuh jutaan orang di sana,” kata wanita bernama Amine Wayit tersebut.

Dia menuturkan, sangat konyol menggelar Olimpiade Beijing 2022 ketika pelanggaran kemanusiaan terhadap etnis Uighur sedang terjadi.

“Menurut saya itu seperti menuangkan cemoohan pada kemanusiaan di seluruh dunia. Akan tepat bagi seluruh dunia untuk melakukan boikot, bukan hanya Amerika,” sambung Wayit.

Baca juga: AS Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing 2022, Apa Dampaknya?

Ketua Kelompok Gerakan Generasi Baru Turkestan Timur Abdusselam Teklimakan, yang merupakan seorang Uighur, juga menyambut baik keputusan AS menerapkan boikot diplomatik Olimpiade Beijing 2022.

“Saya pikir ini adalah awal dari reaksi. Mungkin negara-negara lain kemudian akan bergabung dengan keputusan boikot yang telah diluncurkan Amerika,” kata Teklimakan.

“Ini akan menambah jumlah negara di pihak Turkestan Timur dan melemahkan China,” sambung Teklimakan.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipecat karena Punya Suara Keras, Dosen Universitas di Inggris Ini Protes

Dipecat karena Punya Suara Keras, Dosen Universitas di Inggris Ini Protes

Global
Wanita Arab Saudi Berhasil Melahirkan 10 Bayi Kembar Secara Alami

Wanita Arab Saudi Berhasil Melahirkan 10 Bayi Kembar Secara Alami

Global
Rusia Tumpuk Pasukan di Perbatasan Ukraina, NATO Diminta Kirim Lebih Banyak Senjata

Rusia Tumpuk Pasukan di Perbatasan Ukraina, NATO Diminta Kirim Lebih Banyak Senjata

Global
Upaya Pengiriman Bantuan ke Tonga Dihantui Ancaman Infeksi Covid-19

Upaya Pengiriman Bantuan ke Tonga Dihantui Ancaman Infeksi Covid-19

Global
Inggris Cabut Pembatasan Covid-19, Klaim Gelombang Varian Omicron Telah Capai Puncak

Inggris Cabut Pembatasan Covid-19, Klaim Gelombang Varian Omicron Telah Capai Puncak

Global
Tak Bisa Keluarkan Roda Setelah Diserang Burung, Jet Tempur Siluman F-35A Mendarat Darurat

Tak Bisa Keluarkan Roda Setelah Diserang Burung, Jet Tempur Siluman F-35A Mendarat Darurat

Global
POPULER GLOBAL: Reaksi Media Asing soal Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia | Update Tonga

POPULER GLOBAL: Reaksi Media Asing soal Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia | Update Tonga

Global
Berani Pamer Tato di Profil Profesional Linkedin, Wanita Kantoran ini Panen Apresiasi

Berani Pamer Tato di Profil Profesional Linkedin, Wanita Kantoran ini Panen Apresiasi

Global
Kucing atau Anjing? Saking Besarnya Hewan Peliharaan Ini Sering Buat Orang Bingung

Kucing atau Anjing? Saking Besarnya Hewan Peliharaan Ini Sering Buat Orang Bingung

Global
Menilik Keunikan Berlian Hitam Langka 555,55 Karat, Bahannya Diduga dari Luar Angkasa

Menilik Keunikan Berlian Hitam Langka 555,55 Karat, Bahannya Diduga dari Luar Angkasa

Global
Koalisi Saudi Kirim Serangan Balik Setelah Drone Houthi Berhasil Tembus Ibu Kota UEA

Koalisi Saudi Kirim Serangan Balik Setelah Drone Houthi Berhasil Tembus Ibu Kota UEA

Global
Santap All-You-Can-Eat Secara Rakus dan Sembrono, Wanita AS Digotong ke RS

Santap All-You-Can-Eat Secara Rakus dan Sembrono, Wanita AS Digotong ke RS

Global
UU Baru Perancis Larang Warga Belum Vaksinasi Masuki Tempat Umum

UU Baru Perancis Larang Warga Belum Vaksinasi Masuki Tempat Umum

Global
EuroCham Indonesia Luncurkan Laporan Kinerja Perusahaan Soal Pencapaian SDGs

EuroCham Indonesia Luncurkan Laporan Kinerja Perusahaan Soal Pencapaian SDGs

Global
Sejumlah Maskapai Tangguhkan Penerbangan ke AS karena Masalah 5G

Sejumlah Maskapai Tangguhkan Penerbangan ke AS karena Masalah 5G

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.