Studi Terbaru Sebut Obat Penekan Kekebalan Tak Tingkatkan Risiko Covid-19 Parah

Kompas.com - 23/11/2021, 14:17 WIB
Ilustrasi obat Covid-19. Pfizer izinkan pil Covid yang dikembangkannya untuk diproduksi versi generik. Obat Covid-19 versi generik itu akan dipasok untuk 95 negara berpenghasilan rendah. SHUTTERSTOCK/Peter KniezIlustrasi obat Covid-19. Pfizer izinkan pil Covid yang dikembangkannya untuk diproduksi versi generik. Obat Covid-19 versi generik itu akan dipasok untuk 95 negara berpenghasilan rendah.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dan menggunakan obat yang menekan sistem kekebalan, disebut tidak memiliki risiko terjangkit Covid-19 parah.

Ini dibanding mereka yang memiliki sistem kekebalan normal

Dilansir The Hill, di awal pandemi, dikhawatirkan orang yang menggunakan obat imunosupresif berisiko lebih tinggi terkena Covid-19 parah.

Ini karena sistem kekebalan tubuh mereka yang melemah.

Baca juga: Epidemiolog soal Gelombang Covid-19: Kuartal Pertama 2022 Masa Kritis yang Menentukan

Obat-obatan tersebut digunakan untuk mengobati kanker dan penyakit autoimun, dan untuk mencegah penolakan transplantasi.

Tapi ini dibantah hasil studi terbaru.

"Secara umum, orang yang menggunakan obat imunosupresif dapat terus melakukannya dengan aman selama pandemi ini," kata penulis utama Kayte Andersen, kandidat doktor di Sekolah Kesehatan Masyarakat Johns Hopkins Bloomberg, di Baltimore.

Untuk mempelajari lebih lanjut, timnya menganalisis data dari hampir 222.600 orang dewasa AS yang dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dari Januari 2020 hingga Juni 2021.

Dari jumlah tersebut, 7 persen menggunakan obat imunosupresif sebelum dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Kenya Percepat Peluncuran Vaksin Covid-19, Hadapi Ancaman Gelombang Kelima

Para peneliti memisahkan obat imunosupresif ke dalam 17 kelas.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber The Hill
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan Tertua di AS Meninggal Dunia, Kisah Panjang Umurnya Terus Menginspirasi

Perempuan Tertua di AS Meninggal Dunia, Kisah Panjang Umurnya Terus Menginspirasi

Global
Di Singapura, Anak-anak Kini Dominasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit

Di Singapura, Anak-anak Kini Dominasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit

Global
Wali Kota New York City Terima Gaji Pertama dalam Bentuk Bitcoin

Wali Kota New York City Terima Gaji Pertama dalam Bentuk Bitcoin

Global
Balas Tindakan China, AS Tangguhkan 44 Penerbangan dari 4 Maskapai China

Balas Tindakan China, AS Tangguhkan 44 Penerbangan dari 4 Maskapai China

Global
Dubes RI di Kuala Lumpur Persilakan Rohana Pilih Jadi WNI atau Warga Malaysia

Dubes RI di Kuala Lumpur Persilakan Rohana Pilih Jadi WNI atau Warga Malaysia

Global
Tom Hanks Narasikan Pencapaian Joe Biden dalam Iklan Terbaru

Tom Hanks Narasikan Pencapaian Joe Biden dalam Iklan Terbaru

Global
PBB Mengutuk Serangan Udara di Pusat Penahanan Yaman, Arab Saudi Bantah Terlibat

PBB Mengutuk Serangan Udara di Pusat Penahanan Yaman, Arab Saudi Bantah Terlibat

Global
Sebagian Besar Anak di Singapura Ditemukan Terlalu Lama Menatap Gadget, Ini Durasi yang Dianjurkan

Sebagian Besar Anak di Singapura Ditemukan Terlalu Lama Menatap Gadget, Ini Durasi yang Dianjurkan

Global
Reporter TV Ditabrak Mobil saat Siaran Langsung, tapi Terus Meliput

Reporter TV Ditabrak Mobil saat Siaran Langsung, tapi Terus Meliput

Global
Baru Berusia 19 Tahun, Gadis Ini Jadi Pilot Termuda yang Kelilingi Dunia

Baru Berusia 19 Tahun, Gadis Ini Jadi Pilot Termuda yang Kelilingi Dunia

Global
Dialog AS-Rusia soal Ukraina Kembali Buntu, tapi Sepakat Redakan Ketegangan

Dialog AS-Rusia soal Ukraina Kembali Buntu, tapi Sepakat Redakan Ketegangan

Global
Ukraina Tuding Rusia Tingkatkan Senjata, Amunisi, dan Peralatan Militer di Perbatasan

Ukraina Tuding Rusia Tingkatkan Senjata, Amunisi, dan Peralatan Militer di Perbatasan

Global
Serangan Udara di Penjara Yaman Tewaskan Lebih dari 100 Orang

Serangan Udara di Penjara Yaman Tewaskan Lebih dari 100 Orang

Global
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Lancarkan Serangan Udara di Yaman, 70 Orang Tewas

Koalisi Pimpinan Arab Saudi Lancarkan Serangan Udara di Yaman, 70 Orang Tewas

Global
Wanita Inggris Raup Rp 194 Juta Tiap Bulan dari Video Memompa ASI

Wanita Inggris Raup Rp 194 Juta Tiap Bulan dari Video Memompa ASI

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.