Kompas.com - 26/10/2021, 22:02 WIB
Potongan video berdurasi 18 menit memperlihatkan seorang pria yang diyakini sebagai Pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi. via The IndependentPotongan video berdurasi 18 menit memperlihatkan seorang pria yang diyakini sebagai Pemimpin Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar al-Baghdadi.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Pada hari ini 26 Oktober dua tahun lalu, Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi tewas dalam serbuan yang dilakukan pasukan AS.

Dia terbunuh dalam operasi gabungan yang dilakukan Delta Force dan Airborne ke kawasan Provinsi Idlib, Suriah.

Begitu tentara gabungan AS tiba di persembunyian dan menyisir kamarnya, Baghdadi disebut menarik dua anaknya ke sudut.

Baca juga: Kisah Operasi Delta Force AS yang Tewaskan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Dia mempersiapkan rompi bunuh diri, dan begitu dua prajurit dan seekor anjing pelacak mendatangi, mereka meledakkan diri.

Abu Bakar al-Baghdadi tewas seketika, begitu juga dengan dua anaknya. Terowongan tempat mereka tersudut pun runtuh.

Runtuhnya terowongan itu melukai dua prajurit dan unit pelacak K-9, seekor anjing Gembala Belgia bernama Conan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untungnya meski terluka, keduanya selamat dari serangan tersebut, dan dilaporkan menerima penghargaan di Gedung Putih.

Dilansir Daily Star, eks pemimpin ISIS berusia 48 tahun tersebut diserahkan oleh anggotanya sendiri ke milisi Suriah.

Sebagai bukti pengkhianatan, si mantan anggota mengirim celana Baghdadi yang dijadikan bukti pencarian oleh Badan Intelijen Pusat AS (CIA).

Berbeda dengan mantan pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden, Baghdadi lebih banyak bersembunyi dan tak menampakkan diri.

Kemunculannya yang paling kentara adalah ketika dia berceramah setelah ISIS mengambil alih Mosul di Irak.

Kemunculan Baghdadi dan ceramahnya kemudian berdampak pada serangkaian serangan teroris di seluruh dunia.

Di antaranya adalah pengeboman Manchester Arena (2017), serangan di Paris 2015, maupun pembantaian di Sousse, Tunisia (2015).

Baca juga: Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Dikabarkan Tewas Bunuh Diri

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Daily Star
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.