Kompas.com - 26/10/2021, 19:55 WIB
Ilustrasi Pembunuhan JITETIlustrasi Pembunuhan

NEW DELHI, KOMPAS.com - Dua bocah 11 tahun pecandu film porno di India dilaporkan membunuh anak perempuan berusia enam tahun.

Dua anak di bawah umur itu keranjingan menonton film tak senonoh itu ketika menggunakan ponsel orangtua mereka saat ikut kelas online.

Entah bagaimana, mereka mengakses situs dewasa di ponsel orangtua mereka dan menjadi sangat tertarik menontonnya.

Baca juga: Anak 13 Tahun Perkosa Bocah 5 Tahun di Aceh Usai Nonton Film Porno

Mereka kemudian mendatangi korban, yang masih terhitung tetangga pelaku, dan memintanya beradegan sesuai di film porno.

Namun korban menolaknya. Para pelaku kemudian melempari bocah enam tahun tersebut dengan batu dalam kejadian di Kaliabor, Negara Bagian Assam.

Korban yang tidak disebutkan identitasnya itu ditemukan tidak sadar. Dia dibawa ke rumah sakit, tetapi dinyatakan tewas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pejabat polisi Kaliabor Mrinmoy Das menerangkan, korban langsung disiksa saat melawan upaya mereka melakukan adegan seksual.

"Mereka kemudian membawanya ke toilet dan memukulkan batu lagi. Seorang pelaku lain berjaga di luar," kata Das.

Pada Rabu pekanlalu (20/10/2021), kepolisian setempat menyatakan menahan dua bocah 11 tahun itu, bersama seorang anak berusia delapan tahun.

Baca juga: Kasus Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan di Pesanggrahan, Polisi: Pelaku Hobi Nonton Film Porno sejak Kecil

Dilansir Daily Mail Senin (25/10/2021), si anak delapan tahun itu diyakini membantu para tersangka membunuh korban.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lagi, Korsel Laporkan Temuan Covid-19 Harian Tertinggi

Lagi, Korsel Laporkan Temuan Covid-19 Harian Tertinggi

Global
Australia Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak 5-11 Tahun pada Awal 2022

Australia Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak 5-11 Tahun pada Awal 2022

Global
Unik Global: Kisah Pria dengan Dua Wajah | Raja-Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

Unik Global: Kisah Pria dengan Dua Wajah | Raja-Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

Global
Kabar Erupsi Gunung Semeru Telah Tersebar ke Seluruh Dunia

Kabar Erupsi Gunung Semeru Telah Tersebar ke Seluruh Dunia

Global
Cerita WNI Asal Semarang Promosikan 'Mandi Kembang' di Amerika, Tiap Minggu Produksi 150 Sabun

Cerita WNI Asal Semarang Promosikan "Mandi Kembang" di Amerika, Tiap Minggu Produksi 150 Sabun

Global
Terjebak di Toko IKEA, Pelanggan Dapat Kesempatan Langka Tidur di Ruang Pameran

Terjebak di Toko IKEA, Pelanggan Dapat Kesempatan Langka Tidur di Ruang Pameran

Global
Cerita Band Metal Hijaber Asal Garut, Voice of Baceprot, Manggung di Eropa

Cerita Band Metal Hijaber Asal Garut, Voice of Baceprot, Manggung di Eropa

Global
Seorang Wanita Panik Masuk Lift dengan Tombol ke Sejumlah Lantai Digembok

Seorang Wanita Panik Masuk Lift dengan Tombol ke Sejumlah Lantai Digembok

Global
Misteri Orang Inggris yang Hilang di Pulau Roanoke, Tak Pernah Ditemukan dari 1587

Misteri Orang Inggris yang Hilang di Pulau Roanoke, Tak Pernah Ditemukan dari 1587

Global
Menhan AS Kecam Pembuatan Senjata Hipersonik China

Menhan AS Kecam Pembuatan Senjata Hipersonik China

Global
Hampir 2 Tahun Pandemi Covid-19, Kepulauan Cook Baru Laporkan Kasus Perdana

Hampir 2 Tahun Pandemi Covid-19, Kepulauan Cook Baru Laporkan Kasus Perdana

Global
Selama Pandemi, Bisnis Jet Pribadi Justru Makin Marak

Selama Pandemi, Bisnis Jet Pribadi Justru Makin Marak

Global
Merdeka 118 Malaysia Akan Jadi Gedung Tertinggi Kedua di Dunia

Merdeka 118 Malaysia Akan Jadi Gedung Tertinggi Kedua di Dunia

Global
Jerman Punya 925.800 Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini, Akan Lockdown Warga yang Tak Vaksin

Jerman Punya 925.800 Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini, Akan Lockdown Warga yang Tak Vaksin

Global
Pecahkan Rumus tahun 1959, Jenius Matematika Ini dapat Penghargaan

Pecahkan Rumus tahun 1959, Jenius Matematika Ini dapat Penghargaan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.