Kompas.com - 26/10/2021, 16:24 WIB
Wakil Ketua Samsung Electronics Lee Jae Yong keluar dari mobil di Pengadilan Tinggi Seoul di Seoul, Korea Selatan. [AP Photo/Ahn Young-joon, File] AP Photo/Ahn Young-joon, FileWakil Ketua Samsung Electronics Lee Jae Yong keluar dari mobil di Pengadilan Tinggi Seoul di Seoul, Korea Selatan. [AP Photo/Ahn Young-joon, File]

SEOUL, KOMPAS.com - Pemimpin de facto dari grup Samsung Korea Selatan Lee Jae Yong dinyatakan bersalah pada Selasa (26/10/2021) karena secara ilegal menggunakan obat bius propofol.

Lee Jae Yong adalah wakil ketua Samsung Electronics dan menurut Forbes orang terkaya ke-238 di dunia.

Atas penggunaan ilegal obat bius propofol, ia didenda 70 juta won (Rp 849,2 juta) oleh Pengadilan Distrik Pusat Seoul, menurut laporan kantor berita Yonhap.

Baca juga: Bos Samsung yang Terlibat Penyuapan Bebas Setelah 207 Hari Dipenjara, Ini Alasannya...

Melansir CNA seperti yang dilansir dari Selasa (26/10/2021), jumlah denda untuk bos Samsung itu diperkirakan hanya sekitar 0,0006 persen dari kekayaannya yang diperkirakan 10,2 miliar dollar AS (Rp 123,7 triliun).

Lee Jae Yong dinyatakan bersalah karena berulang kali menggunakan obat bius propofol di sebuah klinik operasi plastik di Seoul selama beberapa tahun.

Propofol biasanya digunakan sebagai obat bius medis, tetapi juga kadang-kadang digunakan untuk rekreasi. Overdosis obat bius propofol ini bisa menyebabkan kematian seperti yang dialami oleh bintang pop Michael Jackson pada 2009.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penggunaan obat bius propofol secara ilegal biasanya dilihat sebagai pelanggaran kecil di Korea Selatan.

Sehingga, jaksa awalnya hanya mengusulkan denda 50 juta won (Rp 606,6 juta) kepada bos Samsung, sebuah prosedur di mana kasus yang kurang serius tidak dibawa ke pengadilan.

Baca juga: Bebas Setelah Dipenjara karena Skandal Korupsi, Bos Samsung Minta Maaf

Namun pengadilan menolak usulan itu dan memerintahkan persidangan di pengadilan.

"Jumlah yang disuntikkan sangat tinggi dan sifat kejahatan yang dilakukan tidak ringan mengingat tanggung jawab sosial yang dipikul terdakwa," kata hakim Jang Young Chae.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber CNA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.