Kompas.com - 26/10/2021, 17:28 WIB
Foto pada 22 Desember 1997 menunjukkan mantan Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo, didampingi istrinya Kim Ok-sook melambaikan tangan ke pendukung dan tetanggap mereka setibanya di rumah setelah dia dibebaskan dari penjara Seoul berdasarkan amnesti khusus. Pada Selasa 26 Oktober 2021, Roh Tae-woo meninggal di usia 88 tahun. YONHAP via APFoto pada 22 Desember 1997 menunjukkan mantan Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo, didampingi istrinya Kim Ok-sook melambaikan tangan ke pendukung dan tetanggap mereka setibanya di rumah setelah dia dibebaskan dari penjara Seoul berdasarkan amnesti khusus. Pada Selasa 26 Oktober 2021, Roh Tae-woo meninggal di usia 88 tahun.

SEOUL, KOMPAS.com - Mantan Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo, sosok yang dikenal kontroversial, dilaporkan meninggal di usia 88 tahun.

Selama 20 tahun terakhir, Roh tidak terlihat di depan publik karena kanker prostat, dan dirawat di Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul.

Kantor berita Yonhap mewartakan sebagaimana dikutip AFP Selasa (26/10/2021), Roh meninggal karena sebab alami.

Baca juga: Kondisi Mantan Presiden AS Bill Clinton Membaik, tapi Masih di RS

Roh terpilih sebagai presiden Korea Selatan pada periode 1988-1993, menggantikan kawannya sekaligus sesama diktator Chun Doo-hwan.

Kemenangannya di pemilu 1987, yang salah satu penyebabnya adalah terpecahnya oposisi, memupuskan harapan aktivis demokrasi.

Apalagi, Roh Tae-woo punya catatan gelap sebagai salah satu tokoh yang menindak Pergerakan Gwangju di Mei 1980.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pergerakan untuk mengakhiri kediktatoran tersebut menewaskan sekitar 165 orang, dengan 76 lainnya dilaporkan hilang.

Selama menjabat, Roh memimpin Olimpiade Seoul 1988, dan menjalin relasi diplomatik dengan blok komunis, termasuk tetangganya Korea Utara.

Pemerintahannya berakhir dan digantikan mantan aktivis Kim Young-sam, yang bertekad membawa Roh dan Chun ke hadapan hukum.

Pada 1996, kedua mantan presiden "Negeri Ginseng" itu diputus bersalah atas dakwaan melakukan pengkhianatan.

Awalnya, Roh dijatuhi hukuman penjara 22,5 tahun sementara Chun vonis mati. Tetapi, mereka mendapatkan ampunan presiden dan dibebaskan.

Kematian Roh Tae-woo terjadi setelah hampir 20 tahun terakhir kondisi kesehatannya memburuk, baik karena kanker maupun penyakit lainnya.

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Georgia Unjuk Rasa Tuntut Mantan Presiden Dibebaskan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.