Kompas.com - 22/10/2021, 06:37 WIB
Foto ilustrasi menunjukkan seorang bayangan perempuan bersanding denganlogo Pandora Papers, di Lavau-sur-Loire, barat Perancis, pada 4 Oktober 2021. Konsorsium jurnalis investigasi dunia melaporkan Pandora Papers, berisi 12 juta dokumen yang mengungkap kekayaan maupun kesepakatan tersembunyi para pemimpin hingga miliuner dunia. AFP PHOTO/LOIC VENANCEFoto ilustrasi menunjukkan seorang bayangan perempuan bersanding denganlogo Pandora Papers, di Lavau-sur-Loire, barat Perancis, pada 4 Oktober 2021. Konsorsium jurnalis investigasi dunia melaporkan Pandora Papers, berisi 12 juta dokumen yang mengungkap kekayaan maupun kesepakatan tersembunyi para pemimpin hingga miliuner dunia.

QUITO, KOMPAS.com – Kantor Jaksa Agung Ekuador membuka penyelidikan awal terhadap Presiden Ekuador Guillermo Lasso untuk penggelapan pajak.

Penyelidikan tersebut dilakukan setelah seorang pemimpin oposisi mengajukan tuduhan terhadap Lasso terkait dengan laporan Pandora Papers.

Tuduhan tersebut dikeluarkan oleh mantan kandidat presiden Yaku Perez sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Apa Itu Pandora Papers dan Bedanya dengan Panama Papers?

Perez menyerukan penyelidikan atas keuangan dan pajak Lasso setelah perusahaan offshore yang dimiliki oleh Lasso disebutkan dalam Pandora Papers.

Hampir 12 juta lembar dokumen yang dilaporkan Konsorsium Investigasi Internasional (ICIJ) lewat Pandora Papers membuka rahasia keuangan para politikus, miliarder, selebritas dari seluruh penjuru dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Investigasi tersebut menjadi salah satu yang terbesar yang pernah dilakukan oleh ICIJ yang mengungkap keterikatan kekuatan politik di dunia dan sistem keuangan di luar negeri yang rahasia.

Perez mendesak penyidik melihat rekening yang dimiliki Lasso dan kerabat dekatnya sejak 2013, saat dia menjadi calon presiden.

Baca juga: Ratu Elizabeth II Terjebak dalam Skandal Pandora Papers

Pada Kamis, Kantor Jaksa Agung Ekuador mengatakan bahwa penyelidikan awal terhadap dugaan penggelapan pajak Lasso dibuka pada 18 Oktober.

Namun, Kantor Jaksa Agung Ekuador tidak memberikan rincian lebih lanjut. Kantor Kepresidenan Ekuador juga tidak segera memberikan komentar.

Sebelumnya, Lasso telah mempertanyakan kebocoran Pandora Papers. Dia menuding Pandora Papers sebagai beberapa informasi lama dan di luar konteks.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Pandemi, Bisnis Jet Pribadi Justru Makin Marak

Selama Pandemi, Bisnis Jet Pribadi Justru Makin Marak

Global
Merdeka 118 Malaysia Akan Jadi Gedung Tertinggi Kedua di Dunia

Merdeka 118 Malaysia Akan Jadi Gedung Tertinggi Kedua di Dunia

Global
Jerman Punya 925.800 Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini, Akan Lockdown Warga yang Tak Vaksin

Jerman Punya 925.800 Kasus Aktif Covid-19 Saat Ini, Akan Lockdown Warga yang Tak Vaksin

Global
Pecahkan Rumus tahun 1959, Jenius Matematika Ini dapat Penghargaan

Pecahkan Rumus tahun 1959, Jenius Matematika Ini dapat Penghargaan

Global
Tukang Ledeng Temukan Ratusan Dollar AS dalam Tembok Gereja Houston

Tukang Ledeng Temukan Ratusan Dollar AS dalam Tembok Gereja Houston

Global
Mirip Puss in Boots di film Shrek, Kucing Oren Ini Punya Banyak Fans

Mirip Puss in Boots di film Shrek, Kucing Oren Ini Punya Banyak Fans

Global
Taiwan Sebut AS Mitra Dagang yang Sangat Penting

Taiwan Sebut AS Mitra Dagang yang Sangat Penting

Global
70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swedia, Dubes Marina Berg Ungkap Rencana Lanjutan Kedua Negara

70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swedia, Dubes Marina Berg Ungkap Rencana Lanjutan Kedua Negara

Global
Lama Tersimpan di Ruang Bawah Tanah, Kapal Pesiar Peggy Kembali ke Lokasi Asalnya

Lama Tersimpan di Ruang Bawah Tanah, Kapal Pesiar Peggy Kembali ke Lokasi Asalnya

Global
Rusia Disebut Siapkan 175.000 Tentara untuk Serang Ukraina

Rusia Disebut Siapkan 175.000 Tentara untuk Serang Ukraina

Global
Coba Menipu Perawat, Seorang Pria Gunakan Lengan Palsu saat Divaksin Covid-19

Coba Menipu Perawat, Seorang Pria Gunakan Lengan Palsu saat Divaksin Covid-19

Global
Manajer Pabrik Diamuk dan Dibakar Massa Buruh di Pakistan, Dituduh Menistakan Agama

Manajer Pabrik Diamuk dan Dibakar Massa Buruh di Pakistan, Dituduh Menistakan Agama

Global
Pasang Ratusan Ribu Lampu Natal, Keluarga Ini Pecahkan Rekor Dunia

Pasang Ratusan Ribu Lampu Natal, Keluarga Ini Pecahkan Rekor Dunia

Global
Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Internasional
Tren Spotify Wrapped dan Kontroversi 'Anak Magang' yang Membuatnya

Tren Spotify Wrapped dan Kontroversi "Anak Magang" yang Membuatnya

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.