Kompas.com - 22/10/2021, 05:32 WIB
Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi, saat berbicara di konferensi pers bersama Menlu Jerman di gedung Kementerian Luar Negeri di Berlin pada 12 April 2021. POOL/KAY NIETFELD via AFPMenteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi, saat berbicara di konferensi pers bersama Menlu Jerman di gedung Kementerian Luar Negeri di Berlin pada 12 April 2021.

KABUL, KOMPAS.com – Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi untuk kali pertama mengunjungi Afghanistan setelah Taliban mengambil alih Kabul pada Agustus.

Qureshi melakukan kunjungan di Kabul pada Kamis (21/10/2021) sebagaimana dilansir Reuters.

Berbicara di luar istana kepresidenan Afghanistan setelah pertemuan itu, Qureshi mengatakan bahwa kedua pihak mengadakan pembicaraan tentang pergerakan dan perdagangan lintas batas.

Baca juga: Taliban Dapat Dukungan 10 Negara, Desak AS dan Sekutu Bayar Bantuan Bangun Afghanistan

Dia menambahkan, delegasi Taliban juga akan mengunjungi Islamabad dalam beberapa hari mendatang untuk membahas beberapa isu.

Kunjungan itu dilakukan setelah masalah yang berlaurt-larut di perbatasan Chaman, salah satu titik transit perdagangan utama antara Afghanistan dan Pakistan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perbatasan tersebut telah ditutup selama lebih dari dua pekan dan menyebabkan masalah berat bagi sopir truk dan eksportir.

Penutupan perbatasan juga telah merugikan produsen buah Afghanistan di dekat kota Kandahar.

Baca juga: Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Buah delima dan produk ekspor lainnya terpaksa membusuk karena truk tidak dapat melintasi perbatasan.

Selain itu, Pakistan International Airlines, satu-satunya maskapai penerbangan internasional yang telah beroperasi secara teratur di Kabul, pekan lalu menangguhkan penerbangannya.

Penangguhan tersebut diambil karena perusahaan mengeluhkan adanya gangguan dan pelecehan terhadap stafnya dari pejabat Taliban.

Baca juga: Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Halaman:

Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.