Dua Menteri Afghanistan Sempat Keliling London dengan Mobil Mahal Sebelum Negaranya Jatuh ke Taliban

Kompas.com - 19/10/2021, 21:21 WIB
Dua menteri senior Afghanistan terlihat sedang berkendara di sekitar London dengan Bentley saat negara mereka hampir jatuh ke tangan Taliban.
via THE SUNDua menteri senior Afghanistan terlihat sedang berkendara di sekitar London dengan Bentley saat negara mereka hampir jatuh ke tangan Taliban.

 

LONDON, KOMPAS.com - Dua menteri Afghanistan terlihat sedang berkendara di sekitar London dengan Bentley saat negara mereka hampir jatuh ke tangan Taliban.

Foto itu menunjukkan Sadat Naderi dan Hamdullah Mohib mengemudi melewati sebuah pub di Marylebone, London tengah, pada akhir Juli.

Sementara Kabul jatuh ke tangan Taliban pada 15 Agustus, setelah serangan kilat yang mengejutkan dunia.

Baca juga: Taliban Izinkan Vaksinasi Polio di Afghanistan Setelah Bertahun-tahun Melarang

Naderi (44 tahun) saat itu Menteri Perdamaian Afghanistan bersama dengan Penasihat Keamanan Nasional Mohib. Mereka tertangkap kamera di London, saat militan sedang mengamuk di berbagai wilayah di tanah airnya.

Gambar itu dibagikan di media sosial oleh para kritikus yang marah. Beberapa tidak senang mengetahui waktu pertemuan di luar negeri itu terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai tanggapan, Naderi membenarkan bahwa gambar itu menunjukkan dia dan Mohib di dalam mobil dan diambil selama perjalanan ke London. Tetapi, dia membantah gambar itu diambil setelah negara itu jatuh.

“Gambar yang diterbitkan di London diambil ketika seorang mantan dewan pemerintah secara resmi datang ke London pada 23 Juli,” ujarnya melansir The Sun pada Selasa (19/10/2021).

“Gambar ini difoto pada akhir perjalanan itu oleh salah satu rekan kami, dan setelah itu saya tidak memiliki kontak dan pertemuan lain dengan Pak Mohib.”

Sementara mobil yang terlihat di gambar itu menurutnya adalah mobil pribadi saya, yang dia beli dari penghasilan pribadinya.

Baca juga: Diplomat Veteran Utusan AS untuk Negosiasi Damai dengan Taliban Mengundurkan Diri

Dia mengeklaim "keluarga saya tidak pernah memikirkan apa pun kecuali kepentingan bangsa, dan martabat dan kebanggaan Afghanistan di setiap bagian waktu".

Halaman:

Video Pilihan

Sumber The Sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.