Kompas.com - 20/10/2021, 14:47 WIB
Kuda nil terlihat di Taman Bermain Hacienda Napoles, dulunya merupakan kebun binatang pribadi gembong narkoba Kolombia Pablo Escobar di Doradal, kawasan Antioquia, pada 12 September 2020. Escobar membeli empat ekor kuda nil dari sebuah kebun binatang di California pada 1980-an. Mereka kini berkembang biak sehingga mengancam ekosistem sekitarnya. AFP PHOTO/RAUL ARBOLEDAKuda nil terlihat di Taman Bermain Hacienda Napoles, dulunya merupakan kebun binatang pribadi gembong narkoba Kolombia Pablo Escobar di Doradal, kawasan Antioquia, pada 12 September 2020. Escobar membeli empat ekor kuda nil dari sebuah kebun binatang di California pada 1980-an. Mereka kini berkembang biak sehingga mengancam ekosistem sekitarnya.

MEDELLIN, KOMPAS.com - Kawanan kuda nil yang dibawa gembong narkoba Kolombia Pablo Escobar disebut bakal disterilkan karena sudah mengancam habitat sekitarnya.

Tanpa rival maupun predator alamiah mereka, kuda nil itu berkembang biak secara infasif dan membunuhi binatang asli setempat.

Dilansir Daily Mirror Selasa (19/10/2021), kawanan kuda nil itu diklaim koloni terbesar yang ditemukan di luar Afrika.

Baca juga: 5 Fakta Kekayaan Pablo Escobar, Pernah Bakar Uang untuk Penghangat

Mereka awalnya dibawa Pablo Escobar di peternakan Hacienda Napoles, dalam ambisinya membentuk kebun binatang megah.

Tetapi sejak kematian Escobar di sebuah atap rumah pada 1993, banyak barang mewah maupun hewan eksotis menghilang, kecuali kuda nil.

Otoritas setempat tidak bersedia dipindahkan karena ukurannya yang terlalu besar, menyulitkan upaya mereka memasukannya ke kandang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejauh ini, pemerintah Kolombia sudah mensterilkan sekitar 24 dari 80 ekor, menyuntik mereka supaya tidak subur.

Badan lingkungan Cornare in Colombia menyatakan, hewan tersebut disuntik anak panah berisi obat yang disebut GonaCon.

"Ini adalah kontrasepsi efektif pada jantan dan betina, serta lebih murah dari sterilisasi bedah," jelas Cornare in Colombia.

Baca juga: 24 Kuda Nil Pablo Escobar Disterilkan karena Beranak Tak Terkendali

Badan lingkungan itu menjelaskan, pakar menyarankan tiga dosis berdasarkan studi dan perbandingan dengan hewan besar lain seperti kuda.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO: Terlalu Dini Memahami Keparahan Varian Omicron, Begini Respons Sejumlah Negara

WHO: Terlalu Dini Memahami Keparahan Varian Omicron, Begini Respons Sejumlah Negara

Global
Seorang Wanita di Australia Didakwa Bakar Hotel Karantina Covid-19

Seorang Wanita di Australia Didakwa Bakar Hotel Karantina Covid-19

Global
Presiden Afrika Selatan Serukan Cabut Larangan Perjalanan dari Negaranya Terkait Omicron

Presiden Afrika Selatan Serukan Cabut Larangan Perjalanan dari Negaranya Terkait Omicron

Global
China Kirim 27 Pesawat Tempur Masuk Zona Pertahanan Udara Taiwan

China Kirim 27 Pesawat Tempur Masuk Zona Pertahanan Udara Taiwan

Global
Usai Positif Covid-19, Presiden Ceko Lantik Pejabat Tinggi Negara dari Balik Kotak Kaca

Usai Positif Covid-19, Presiden Ceko Lantik Pejabat Tinggi Negara dari Balik Kotak Kaca

Global
WHO Kritik Larangan Bepergian untuk Negara Selatan Afrika karena Varian Omicron

WHO Kritik Larangan Bepergian untuk Negara Selatan Afrika karena Varian Omicron

Global
KABAR DUNIA SEPEKAN: Varian Omicron Lebih Buruk dari Delta | Penerbangan dari Afrika Selatan Diblokir Sejumlah Negara

KABAR DUNIA SEPEKAN: Varian Omicron Lebih Buruk dari Delta | Penerbangan dari Afrika Selatan Diblokir Sejumlah Negara

Global
Pemerintah China Larang Keras Selebritinya Pamer Kekayaan di Media Sosial

Pemerintah China Larang Keras Selebritinya Pamer Kekayaan di Media Sosial

Global
Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Buku Pertama tentang Polandia dalam Bahasa Indonesia Resmi Diterbitkan

Global
Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Polisi China Berhasil Tangkap Pelarian Korea Utara yang Kabur dari Penjara

Global
Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Anggota Parlemen Selandia Baru Bersepeda ke RS untuk Melahirkan

Global
Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Gempa Kuat M 7,5 di Peru, Hampir Separuh Negara Berguncang

Global
Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Waspada, Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Australia

Global
PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

PM Kepulauan Solomon Tolak Tekanan untuk Mengundurkan Diri Setelah Kerusuhan

Global
Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Dokter Penemu Covid-19 Varian Omicron Sebut Gejalanya Tidak Biasa tapi Ringan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.