Kompas.com - 02/10/2021, 16:32 WIB
Pasukan khusus Taliban tiba di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, setelah penarikan militer AS berakhir pada Selasa (31/8/2021). Taliban menguasai penuh bandara Kabul pada Selasa, setelah pesawat AS terakhir meninggalkan landasan pacu, menandai berakhirnya perang terpanjang Amerika. AP PHOTO/KHWAJA TAWFIQ SEDIQIPasukan khusus Taliban tiba di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, Afghanistan, setelah penarikan militer AS berakhir pada Selasa (31/8/2021). Taliban menguasai penuh bandara Kabul pada Selasa, setelah pesawat AS terakhir meninggalkan landasan pacu, menandai berakhirnya perang terpanjang Amerika.

KABUL, KOMPAS.com – Taliban memerintahkan pasukan khususnya untuk memburu kombatan-kombatan ISIS di Afghanistan.

Pernyataan tersebut disampaikan seorang juru bicara Taliban, Bilal Karimi, pada Rabu (29/9/2021) sebagaimana dilansir War Is Boring.

Karimi menuturkan, sejauh ini para milisi Taliban sudah membunuh atau menangkap sejumlah kombatan ISIS.

Baca juga: Taliban Dorong Wanita yang Berdemo Menuntut supaya Murid Putri Boleh Sekolah

Karimi menambahkan, ISIS di Afghanistan bahkan tidak memiliki benteng fisik.

Dia menegaskan bahwa Taliban berusaha untuk memangkas atau bahkan menghabisi para kombatan ISIS di Afghanistan sampai tak bersisa.

Kendati demikian, dia tidak merinci di mana pasukan khusus Taliban diterjunkan untuk menjalankan misinya memburu ISIS.

Beberapa media lokal mengabarkan, pasukan khusus Taliban tersebut diterjunkan di Kabul dan di Provinsi Nangarhar.

Baca juga: Jenderal AS: Kesepakatan Trump dan Taliban Jadi Penyebab Kejatuhan Afghanistan

Pada Rabu, sebuah ledakan terjadidi Provinsi Kunar. Insiden tersebut membuat seorang pejabat Taliban dan dua anggotanya terluka.

Salah satu anggota Taliban yang terluka dilaporkan dalam kondisi kritis.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Rabu tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, para kombatan ISIS telah mengeklaim serangkaian serangan terhadap Taliban di wilayah timur Afghanistan, khususnya di Provinsi Nangarhar.

Baca juga: Laporan Rahasia: Uang di Bank Sentral Afghanistan Sudah Dikuras Sebelum Taliban Berkuasa

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Separatis Ukraina Desak Rusia Kirim Senjata Modern untuk Perang, Bukan Senapan Era Soviet

Separatis Ukraina Desak Rusia Kirim Senjata Modern untuk Perang, Bukan Senapan Era Soviet

Global
Kremlin: AS Tidak Bahas Pandangan Rusia di Proposal untuk Ukraina

Kremlin: AS Tidak Bahas Pandangan Rusia di Proposal untuk Ukraina

Global
Ukraina Sambut Baik Rencana Rusia Lanjutkan Pembicaraan pada Awal Februari

Ukraina Sambut Baik Rencana Rusia Lanjutkan Pembicaraan pada Awal Februari

Global
Untidar Magelang Perkuat Kemitraan Global Lewat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Belarus

Untidar Magelang Perkuat Kemitraan Global Lewat Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Belarus

Global
Kisah Misteri Brother Home, Penampungan Brutal yang Simpan Rahasia Kelam Korea Selatan

Kisah Misteri Brother Home, Penampungan Brutal yang Simpan Rahasia Kelam Korea Selatan

Global
IOC Akan Temui Peng Shuai, Bintang Tenis China yang 'Hilang', di Olimpiade Beijing

IOC Akan Temui Peng Shuai, Bintang Tenis China yang "Hilang", di Olimpiade Beijing

Global
Ditemukan Obyek Misterius dan Menakutkan di Galaksi Bimasakti

Ditemukan Obyek Misterius dan Menakutkan di Galaksi Bimasakti

Global
6 Warga Muda Jepang Tuntut PLTN Fukushima karena Kena Kanker Tiroid akibat Radiasi

6 Warga Muda Jepang Tuntut PLTN Fukushima karena Kena Kanker Tiroid akibat Radiasi

Global
Kekurangan Guru karena Covid-19, Gubernur Turun Tangan Jadi Pengganti

Kekurangan Guru karena Covid-19, Gubernur Turun Tangan Jadi Pengganti

Global
AS Tolak Permintaan Rusia Larang Ukraina Gabung NATO di Tengah Risiko Perang

AS Tolak Permintaan Rusia Larang Ukraina Gabung NATO di Tengah Risiko Perang

Global
Krisis Ukraina Ancam Pasokan Gas Bumi, Belanda Siapkan Rencana Darurat

Krisis Ukraina Ancam Pasokan Gas Bumi, Belanda Siapkan Rencana Darurat

Global
Presiden Israel Akan Kunjungi Turki, Erdogan Siap Perbaiki Hubungan

Presiden Israel Akan Kunjungi Turki, Erdogan Siap Perbaiki Hubungan

Global
7 Universitas Tertua di Dunia

7 Universitas Tertua di Dunia

Internasional
Rusia-Ukraina Sepakat Jaga Gencatan Senjata, tapi Kemungkinan Perang Masih Ada

Rusia-Ukraina Sepakat Jaga Gencatan Senjata, tapi Kemungkinan Perang Masih Ada

Global
Seorang Personel Garda Nasional Ukraina Serang Pabrik, 5 Tentara Tewas

Seorang Personel Garda Nasional Ukraina Serang Pabrik, 5 Tentara Tewas

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.