Pentagon Akhirnya Akui Serangan Drone ke Kabul Bunuh 10 Warga Sipil

Kompas.com - 18/09/2021, 07:22 WIB
Orang-orang Afghanistan terlihat di dalam sebuah rumah setelah serangan drone AS di Kabul, Afghanistan, Minggu, 29 Agustus 2021. Serangan drone AS menghantam mobil yang berisi beberapa pembom bunuh diri dari ISIS-K, yang hendak menyerang evakuasi di bandara internasional Kabul lagi. AP PHOTO/KHWAJA TAWFIQ SEDIQIOrang-orang Afghanistan terlihat di dalam sebuah rumah setelah serangan drone AS di Kabul, Afghanistan, Minggu, 29 Agustus 2021. Serangan drone AS menghantam mobil yang berisi beberapa pembom bunuh diri dari ISIS-K, yang hendak menyerang evakuasi di bandara internasional Kabul lagi.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pentagon akhirnya mengakui, serangan drone mereka ke Kabul, ibu kota Afghanistan, sudah menewaskan 10 warga sipil.

Komandan sentral AS (CENTCOM) Jenderal Kenneth McKenzie menyatakan, dia menilai kecil kemungkinan mobil yang diserang pada 29 Agustus milik ISIS-K.

"Serangan ini kami yakini akan mencegah ancaman ke pasukan atau proses evakuasi. Tapi ini kesalahan dan saya meminta maaf," kata dia.

Baca juga: Taliban Tembak Mati Ibu yang Gendong Bayinya Usai Demo di Kabul Afghanistan

Jenderal McKenzie menambahkan, sebagai komandan lapangan dia bertanggung jawab atas serangan drone yang juga membunuh tujuh anak.

Dalam konferensi pers, dia meminta maaf kepada keluarga korban, dan menawarkan untuk menanggung kerugian mereka.

"Serangan udara itu jelas merupakan kesalahan yang tragis," ujar Jenderal McKenzie dilansir Sky News Jumat (17/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selama berhari-hari sejak serangan udara digelar, Pentagon selalu bersikukuh mereka mengeksekusinya dengan sempurna.

Meski laporan yang kemudian menyeruak mengungkapkan, mobil yang diserang justru milik pegawai organisasi kemanusiaan AS.

Jenderal Mark Milley, Ketua Gabungan Kepala Staf menuturkan, serangan tersebut tepat sasaran, dengan satu orang tewas adalah fasilitator ISIS-K.

Baca juga: Sejumlah Roket Hantam Dekat Kabul, Afghanistan Masih Tegang

Serangan udara itu digelar setelah bom bunuh diri mengguncang di bandara Kabul, menewaskan 169 warga Afghanistan dan 13 tentara AS.

Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inggris Nyatakan Penusukan David Amess sebagai Insiden Teroris

Inggris Nyatakan Penusukan David Amess sebagai Insiden Teroris

Global
Seorang Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra yang Sangat Kelaparan untuk Kuasai Harta

Seorang Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra yang Sangat Kelaparan untuk Kuasai Harta

Global
16 Oktober 1923: Walt Disney Company Berdiri

16 Oktober 1923: Walt Disney Company Berdiri

Internasional
Kondisi Mantan Presiden AS Bill Clinton Membaik, tapi Masih di RS

Kondisi Mantan Presiden AS Bill Clinton Membaik, tapi Masih di RS

Global
Siapa David Amess, Anggota Parlemen Inggris yang Tewas Ditusuk?

Siapa David Amess, Anggota Parlemen Inggris yang Tewas Ditusuk?

Global
Para Guru di Inggris Khawatir Bocah-bocah SD Peragakan Adegan Kekerasan Film Squid Game

Para Guru di Inggris Khawatir Bocah-bocah SD Peragakan Adegan Kekerasan Film Squid Game

Global
POPULER GLOBAL: China Tak Perlu Perang Rebut Taiwan | David Amess Tewas Ditusuk

POPULER GLOBAL: China Tak Perlu Perang Rebut Taiwan | David Amess Tewas Ditusuk

Global
Seorang Polisi Inggris Dipecat karena Tidak Jujur Bayar Camilan di Kantin Amal

Seorang Polisi Inggris Dipecat karena Tidak Jujur Bayar Camilan di Kantin Amal

Global
Penelitian: Iklim di Amazon pada 2500 Diramalkan Berubah Jadi Tandus

Penelitian: Iklim di Amazon pada 2500 Diramalkan Berubah Jadi Tandus

Global
Anggota Parlemen Inggris David Amess Tewas Ditusuk Saat Acara

Anggota Parlemen Inggris David Amess Tewas Ditusuk Saat Acara

Global
Dapat 6.000 Tanda Tangan, Petisi Orang Belum Divaksin Boleh Masuk Mal Singapura Hilang

Dapat 6.000 Tanda Tangan, Petisi Orang Belum Divaksin Boleh Masuk Mal Singapura Hilang

Global
Putin: 2.000 Anggota ISIS Berkumpul di Afghanistan Utara, Akan Menyamar Jadi Pengungsi

Putin: 2.000 Anggota ISIS Berkumpul di Afghanistan Utara, Akan Menyamar Jadi Pengungsi

Global
Payudara dan Pantatnya Disebut Kebesaran, Atlet Ini Gugat Nike dan Mantan Pelatihnya Rp 281 Miliar

Payudara dan Pantatnya Disebut Kebesaran, Atlet Ini Gugat Nike dan Mantan Pelatihnya Rp 281 Miliar

Global
Bom Masjid Meledak di Kandahar Afghanistan, 16 Orang Tewas

Bom Masjid Meledak di Kandahar Afghanistan, 16 Orang Tewas

Global
Profil Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kazakhstan

Profil Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kazakhstan

Internasional

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.