Covid-19 di Thailand Memburuk, ICU Membeludak, RS Kekurangan Ranjang

Kompas.com - 30/07/2021, 06:25 WIB
Relawan dari kelompok Saimai Will Survive memakai APD untuk memasang oksigen bagi wanita pasien Covid-19 di Bangkok, Thailand, 23 Juli 2021. Akibat faskes yang kewalahan, warga berinisiatif saling membantu merawat sesama meski harus membahayakan kesehatan sendiri. AP PHOTO/TASSANEE VEJPONGSARelawan dari kelompok Saimai Will Survive memakai APD untuk memasang oksigen bagi wanita pasien Covid-19 di Bangkok, Thailand, 23 Juli 2021. Akibat faskes yang kewalahan, warga berinisiatif saling membantu merawat sesama meski harus membahayakan kesehatan sendiri.

BANGKOK, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan Thailand pada Kamis (29/7/2021) mengumumkan, rumah sakit dan fasilitas isolasi kekurangan ranjang akibat lonjakan kasus dan kematian Covid-19 ke rekor baru.

Lonjakan Covid-19 di Thailand dipicu varian Delta yang sangat menular.

Provinsi-provinsi yang terkena dampak terparah sudah menerapkan pembatasan ketat dan jam malam, tetapi Thailand pada Kamis mencatat rekor harian baru dengan 17.669 kasus dan 165 kematian.

Baca juga: Kasus Melonjak, Thailand Ubah Fasilitas Bandara Bangkok Jadi Rumah Sakit Covid-19 Darurat

"Saya berbicara terus terang - kami tidak memiliki cukup ranjang di rumah sakit," kata Somsak Akkasilp, direktur jenderal Departemen Layanan Medis kementerian kesehatan, dalam konferensi pers yang dikutip AFP.

"Di rumah sakit besar, semua (unit perawatan intensif) kelebihan kapasitas."

"Mereka memiliki 10 tempat tidur untuk ICU tetapi harus menangani 12 kasus ICU," katanya, seraya menambahkan bahwa petugas medis baru memindahkan pasien kritis dari ruang gawat darurat jika ranjang sudah kosong.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rumah-rumah sakit di Bangkok memiliki kapasitas 1.000 pasien baru setiap hari, tetapi Somsak berujar pasiennya sudah membeludak, dengan 4.000 kasus baru tercatat pada Kamis di ibu kota saja.

Meski pemerintah mulai menyarankan isolasi mandiri di rumah untuk kasus-kasus yang lebih ringan, ada masalah dengan penyediaan obat-obatan kepada mereka, kata Somsak.

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korut Ejek Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Korsel, Disebut Kikuk dan Belum Sempurna

Korut Ejek Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Korsel, Disebut Kikuk dan Belum Sempurna

Global
Momen Menegangkan Berjalan di Seutas Tali Sepanjang 600 Meter dari Menara Eiffel

Momen Menegangkan Berjalan di Seutas Tali Sepanjang 600 Meter dari Menara Eiffel

Global
Hari Terakhir Kampanye Pemilu Kanada, PM Justin Trudeau Sindir Pesaingnya

Hari Terakhir Kampanye Pemilu Kanada, PM Justin Trudeau Sindir Pesaingnya

Global
TNI AL Bakal Punya Dua Fregat Arrowhead 140 Baru, Dibangun PT PAL

TNI AL Bakal Punya Dua Fregat Arrowhead 140 Baru, Dibangun PT PAL

Global
Ilmuwan Singapura Ubah Kulit Durian Jadi Perban Anti-bakteri

Ilmuwan Singapura Ubah Kulit Durian Jadi Perban Anti-bakteri

Global
Ini PLTS Terbesar di Dunia, Lebih Luas daripada Jakarta Pusat

Ini PLTS Terbesar di Dunia, Lebih Luas daripada Jakarta Pusat

Global
Heboh Ada Rambut Keluar dari Kuburan Tua 100 Tahun, Ini Dugaan Penyebabnya

Heboh Ada Rambut Keluar dari Kuburan Tua 100 Tahun, Ini Dugaan Penyebabnya

Global
10.000 Migran Haiti yang Berlindung di Bawah Jembatan Texas Akan Dideportasi AS

10.000 Migran Haiti yang Berlindung di Bawah Jembatan Texas Akan Dideportasi AS

Global
4 Tokoh Sejarah Dunia Penyebab Kerugian Ekonomi Terbesar, Salah Satunya Mansa Musa I

4 Tokoh Sejarah Dunia Penyebab Kerugian Ekonomi Terbesar, Salah Satunya Mansa Musa I

Internasional
Taliban Perintahkan Karyawan Wanita di Ibu Kota Afghanistan Tetap di Rumah

Taliban Perintahkan Karyawan Wanita di Ibu Kota Afghanistan Tetap di Rumah

Global
Preview Pemilu Kanada: Bisakah PM Justin Trudeau Menangi Periode Ketiga?

Preview Pemilu Kanada: Bisakah PM Justin Trudeau Menangi Periode Ketiga?

Global
Heboh di AS, Misteri Hilangnya Selebgram Gabby Petito, Pacarnya Mencurigakan

Heboh di AS, Misteri Hilangnya Selebgram Gabby Petito, Pacarnya Mencurigakan

Global
Legenda Tinju Manny Pacquiao Maju Jadi Calon Presiden Filipina, Kebijakan di Laut China Selatan Mungkin Berubah

Legenda Tinju Manny Pacquiao Maju Jadi Calon Presiden Filipina, Kebijakan di Laut China Selatan Mungkin Berubah

Global
Gunung Berapi Meletus di Pulau Atlantik, Pertama Kali dalam 50 Tahun

Gunung Berapi Meletus di Pulau Atlantik, Pertama Kali dalam 50 Tahun

Global
Pesawat AL AS Jatuh di Permukiman, 2 Pilot Dilarikan ke RS

Pesawat AL AS Jatuh di Permukiman, 2 Pilot Dilarikan ke RS

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.