Badan Pangan PBB Peringatkan Korea Utara Bisa Alami Kelaparan yang Parah

Kompas.com - 07/07/2021, 15:52 WIB
Dalam foto tak bertanggal yang disediakan pada 28 Agustus 2020, nampak Pemimpin Korea Kim Jong Un berrbicara dengan pejabat setempat dalam kunjungannya ke Provinsi Hwanghae Selatan, di mana Topan Bavi mendarat pada 27 Agustus 2020. Korean Central News Agency/Korea News Service via APDalam foto tak bertanggal yang disediakan pada 28 Agustus 2020, nampak Pemimpin Korea Kim Jong Un berrbicara dengan pejabat setempat dalam kunjungannya ke Provinsi Hwanghae Selatan, di mana Topan Bavi mendarat pada 27 Agustus 2020.

JENEWA, KOMPAS.com - PBB melalui Badan Pangan dan Pertaian (FAO) menyatakan, Korea Utara bisa mengalami ancaman kelaparan yang sangat parah.

Dalam pengamatan FAO, negara yang menganut ideologi Juche itu mengalami kekurangan pangan sekitar 860.000 ton tahun ini.

Setiap tahun, negara yang dihantam sanksi internasional karena program senjata nuklirnya itu kesulitan memberi makan rakyatnya.

Baca juga: Kim Jong Un Bersihkan Puluhan Pejabat Korea Utara karena Krisis Pangan

Tahun lalu, ekonomi Korea Utara dihantam virus corona dan badai yang menenggelamkan sawah dan ladang mereka.

Di Juni, Pemimpin Kim Jong Un dalam pertemuan Partai Buruh Korea mengakui bahwa mereka tengah menderita kekurangan makanan.

Menurut laporan FAO Senin (5/7/2021), Korea Utara diproyeksikan menghasilkan panen mendekati target 5,6 juta ton.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah tersebut kurang 1,1 juta ton yang dibutuhkan untuk memberi makan penduduknya, dilansir AFP Rabu (7/7/2021).

Dengan impor yang direncanakan mencapai 205.000 ton, Pyongyang masih kekurangan pangan sebesar 860.000 ton.

Jika kekurangan tidak segera ditutupi dengan impor atau bantuan, penduduknya bisa kelaparan dari Agustus sampai Oktober," papar FAO.

Namun, upaya impor itu mendapat tantangan karena rezim Kim menutup perbatasan karena pandemi Covid-19.

Dampaknya, perdagangan dengan sekutu mereka China melambat sementara para pekerja kemanusiaan sudah angkat kaki dari sana.

Dalam pidatonya di rapat partai buruh, Kim Jong Un memperingatkan warganya untuk "bersiap menghadapi situasi terburuk".

Terakhir kali Korea Utara menderita kelaparan hebat di medio 1990-an, dengan ratusan ribu orang diyakini tewas.

Baca juga: Korea Utara Mulai Krisis Pangan, Harga Pisang di Sana Rp 640.000


Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Raja Salman Berpidato dalam Sidang Umum PBB, Dukung Denuklirisasi Iran

Raja Salman Berpidato dalam Sidang Umum PBB, Dukung Denuklirisasi Iran

Global
Kaum Syiah Afghanistan Siap Berperang Lawan Taliban

Kaum Syiah Afghanistan Siap Berperang Lawan Taliban

Global
Upaya Kudeta Digagalkan, Jenderal Top Sudan Langsung Ditangkap

Upaya Kudeta Digagalkan, Jenderal Top Sudan Langsung Ditangkap

Global
Kisah Marie Antoinette, Ikon Kecantikan Wanita Zaman Kerajaan Perancis yang Tewas Dipenggal

Kisah Marie Antoinette, Ikon Kecantikan Wanita Zaman Kerajaan Perancis yang Tewas Dipenggal

Internasional
POPULER GLOBAL: 3 Senjata Ganas Uni Soviet Buat Pasukan Nazi Kocar-kacir |  Polisi Tangkap 2 Pria Borong KFC Tengah Malam

POPULER GLOBAL: 3 Senjata Ganas Uni Soviet Buat Pasukan Nazi Kocar-kacir | Polisi Tangkap 2 Pria Borong KFC Tengah Malam

Global
Kisah Kontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

Kisah Kontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

Global
Karena Covid-19, Taksi di Thailand yang Menganggur Dipakai Bertani

Karena Covid-19, Taksi di Thailand yang Menganggur Dipakai Bertani

Global
Mayat Membusuk Ditemukan di Bawah Trotoar, Mulutnya Dilakban dan Tangan Terikat Tali

Mayat Membusuk Ditemukan di Bawah Trotoar, Mulutnya Dilakban dan Tangan Terikat Tali

Global
Kena Kondisi Medis Aneh, Pria Ini Ejakulasi di Anus dan Buang Air Besar di Alat Kelamin

Kena Kondisi Medis Aneh, Pria Ini Ejakulasi di Anus dan Buang Air Besar di Alat Kelamin

Global
PM Pakistan: Melarang Gadis Afghanistan ke Sekolah Tidak Islami

PM Pakistan: Melarang Gadis Afghanistan ke Sekolah Tidak Islami

Global
Pemimpin Perlawanan Anti-Taliban Lari ke Tajikistan Setelah Taliban Kuasai Lembah Panjshir

Pemimpin Perlawanan Anti-Taliban Lari ke Tajikistan Setelah Taliban Kuasai Lembah Panjshir

Global
Coba Memahami China sebagai Negara Super Power

Coba Memahami China sebagai Negara Super Power

Global
Ibu dan Anak Lakukan Operasi Pengencangan Bokong Ilegal, Wanita Ini Tewas

Ibu dan Anak Lakukan Operasi Pengencangan Bokong Ilegal, Wanita Ini Tewas

Global
Anak Anjing Ini Diculik Monyet Liar, Disandera Selama 3 Hari

Anak Anjing Ini Diculik Monyet Liar, Disandera Selama 3 Hari

Global
Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.