Kompas.com - 18/06/2021, 11:38 WIB
Dalam foto yang diambil pada 5 September 2020 dan dirilis oleh kantor berita Korea Utara KCNA pada 6 September 2020, nampak Kim Jong Un mengunjungi area yang terdampak Topan Maysak di Provinsi Hamgyong Selatan. AFP/KCNA VIA KNS/STRDalam foto yang diambil pada 5 September 2020 dan dirilis oleh kantor berita Korea Utara KCNA pada 6 September 2020, nampak Kim Jong Un mengunjungi area yang terdampak Topan Maysak di Provinsi Hamgyong Selatan.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara disebut sudah mulai mengalami krisis pangan, di mana harga pisang bisa mencapai sekitar Rp 640.000.

Dalam beberapa pekan terakhir, pakar sudah memperingatkan negara itu akan menderita penyusutan bahan pangan.

Pemimpin Kim Jong Un pun mengakui, negaranya kini mulai berada dalam situasi pelik karena makanan berkurang.

Baca juga: Kim Jong Un Akui Korea Utara Krisis Pangan

Dalam rapat akbar Partai Buruh Korea, Kim mengungkapkan bahan pangan mulai langka karena badai yang mengamuk tahun lalu.

Daily NK melaporkan, di ibu kota Pyongyang satu kilogram pisang kini dijual dengan harga 32 poundsterling, atau sekitar Rp 640.000.

Jika satu kilogram berisi setidaknya tujuh buah pisang, maka harganya per buah adalah 4,57 poundsterling, atau Rp 91.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bulan lalu, Radio Free Asia memberitakan petani di Korea Utara diwajibkan memberikan dua liter urine.

Dilansir Daily Mirror Kamis (17/6/2021), oleh pemerintah setempat urine itu akan dijadikan bahan membuat pupuk.

Adapun pengakuan Kim Jong Un bahwa negaranya menderita kekurangan makanan menjadi perhatian banyak kalangan.

Baca juga: Kim Jong Un Akui Kondisi Pangan Korea Utara Sedang Menegangkan


Sebab, dia dikenal tidak pernah mengakui jika negaranya dalam masalah. Tahun lalu, misalnya. Dia meengaskan tidak ada virus corona di negaranya.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Yunani Dilanda Gelombang Panas Terburuk Sejak 1987, Picu Kebakaran Hutan Luas

Yunani Dilanda Gelombang Panas Terburuk Sejak 1987, Picu Kebakaran Hutan Luas

Global
POPULER GLOBAL: Jepang Lindungi Atlet Belarus yang Diusir | Temuan Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Berusia Ribuan Tahun

POPULER GLOBAL: Jepang Lindungi Atlet Belarus yang Diusir | Temuan Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Berusia Ribuan Tahun

Global
Biografi Tokoh Dunia: Profil: Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Lebih Berkuasa dari Presiden

Biografi Tokoh Dunia: Profil: Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Lebih Berkuasa dari Presiden

Global
Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Global
Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Global
Lamont Jacobs, 'One of Fastest Man Alive', Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Lamont Jacobs, "One of Fastest Man Alive", Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Global
Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Global
Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Global
Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Global
Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Global
Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Global
4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

Global
Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Global
UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

Global
Ketika Persembunyian Osama bin Laden Terungkap dari Baju yang Dijemur Istrinya

Ketika Persembunyian Osama bin Laden Terungkap dari Baju yang Dijemur Istrinya

Global
komentar
Close Ads X