Kompas.com - 21/06/2021, 16:03 WIB
Bendera Korea Utara berkibar di Kedutaan Besar Korut di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Jumat (19/3/2021). AFP/SAZALI AHMADBendera Korea Utara berkibar di Kedutaan Besar Korut di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Jumat (19/3/2021).

SEOUL, KOMPAS.com – Utusan khusus AS untuk Korea Utara Sung Kim menyatakan bersedia bertemu perwakilan Korea Utara di mana saja, kapan pun, dan tanpa syarat.

Pernyataan tersebut disampaikan Sung Kim pada Senin (21/6/2021) di Korea Selatan, sebagaimana dilansir AFP.

Baca juga: Hacker Korea Utara Retas Lembaga Think Tank Nuklir Korea Selatan

Sung Kim melontarkan pernyataannya setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pekan lalu bereaksi atas kebijakan baru Washington terhadap Pyongyang.

Kim Jong Un menyatakan, Korea Utara haus siap menghadapi AS baik itu melalui dialog ataupun konfrontasi.

Sebelumnya, pemerintahan Presiden AS Joe Biden menyatakan akan melakukan pendekatan praktis dan terkalibrasi sebagai strategi baru menghadapi Koera Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Korea Utara Terancam Kehabisan Pasokan Bahan Pangan 2 Bulan Lagi

Strategi tersebut diambil AS untuk membujuk Korea Utara menghentikan program senjata nuklir dan rudal balistiknya yang terlarang.

"Kami terus berharap Korea Utara menanggapi tujuan kami secara positif, dan tawaran kami untuk bertemu di mana saja, kapan saja, tanpa prasyarat," kata Sung Kim.

Pekan lalu, Kim Jong Un mengakui bahwa situasi pangan di Korea Utara sedang “menegang”.

Baca juga: Utusan AS untuk Korea Utara Harap Pyongyang Beri Tanggapan Positif

KCTV yang dikelola Korea Utara melaporkan, Kim Jong Un dan sejumlah pejabat tinggi sedang membahas langkah-langkah darurat untuk mengatasi krisis pangan di sana.

Di sisi lain, perdagangan dengan China yang menjadi andalan Korea Utara saat ini sedang melambat. Selain itu, semua bantuan internasional menghadapi pembatasan ketat.

Pada Senin, Sung Kim juga mendesak anggota Dewan Keamanan PBB sepenuhnya menerapkan resolusi terhadap Pyongyang.

Baca juga: Krisis Pangan Korea Utara Menjalar ke Bahan Non-pokok, Harga Kopi Rp 1 Jutaan Sebungkus

"Kami akan terus menerapkan semua resolusi Dewan Keamanan PBB yang menangani DPRK," kata Sung Kim menggunakan nama resmi Korea Utara.

"Kami juga mendesak negara-negara anggota PBB, khususnya anggota Dewan Keamanan PBB, untuk melakukan hal yang sama untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh DPRK kepada masyarakat internasional," sambung Sung Kim.

Baca juga: Korea Utara Mulai Krisis Pangan, Harga Pisang di Sana Rp 640.000


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Sudah Turun, Afrika Selatan Langsung Izinkan Lagi Penjualan Miras

Kasus Covid-19 Sudah Turun, Afrika Selatan Langsung Izinkan Lagi Penjualan Miras

Global
Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Anthony Fauci Bela Pendanaan AS untuk Penelitian Virus Corona di Laboratorium Wuhan

Global
Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Makin Canggih, Ilmuwan Racik Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil dan Inhaler

Global
Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk 'Dine In'

Jelang New Normal Singapura, Vaksinasi Akan Jadi Syarat Wajib untuk "Dine In"

Global
Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Jalan dan Taman di Madrid Jadi Situs Baru Warisan Dunia UNESCO

Global
Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Selandia Baru Terima Pemulangan Wanita yang Terkait dengan ISIS

Global
WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

WHO: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Setidaknya hingga Pertengahan 2022

Global
Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Korbannya Masih Hidup, Guru Ini Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara

Global
Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Sebelum Indonesia, 5 Negara Ini Juga Batasi Waktu Makan di Luar Saat Pandemi

Global
Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Berminggu-minggu di ICU, Veteran Perang Dunia Berusia 102 Tahun Sembuh dari Covid-19

Global
Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Utang Jadi Dampak Panjang Bagi Keluarga Penyintas Covid-19 di India

Global
Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Dokter Malaysia Mogok, Parlemen Akhirnya Aktif Usai Tujuh Bulan Vakum Ditengah Lonjakan Covid-19

Global
PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

PBB: Warga Sipil Korban Perang di Afghanistan Capai Rekor Tertinggi, 783 Tewas dan 1.609 Terluka

Global
China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

China Laporkan 76 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi sejak Januari

Global
Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Alami Kondisi Langka, Pria Ini Tidur 300 Hari Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun

Global
komentar
Close Ads X