Kompas.com - 19/06/2021, 16:24 WIB
Pendukung calon presiden Ebrahim Raisi memegang poster dalam reli di Teheran, Iran, Senin (14/6/2021). Komite pemeriksa Iran hanya mengizinkan tujuh calon presiden untuk berkontestasi dalam pilpres pada Jumat (18/6/2021). Di antara ketujuh calon presiden yang akan berkontestasi, satu di antaranya memilih mundur. AP PHOTO/EBRAHIM NOROOZIPendukung calon presiden Ebrahim Raisi memegang poster dalam reli di Teheran, Iran, Senin (14/6/2021). Komite pemeriksa Iran hanya mengizinkan tujuh calon presiden untuk berkontestasi dalam pilpres pada Jumat (18/6/2021). Di antara ketujuh calon presiden yang akan berkontestasi, satu di antaranya memilih mundur.

TEHERAN, KOMPAS.com – Ucapan selamat mengalir untuk Ebrahim Raisi pada Sabtu (19/6/2021) karena dianggap memenangi pemilihan presiden (pilpres) Iran bahkan sebelum hasil resmi diumumkan.

Raisi merupakan ulama konservatif alias garis keras dan merupakan salah satu calon presiden (capres) Iran. Pemungutan suara pilpres Iran digelar pada Jumat (18/6/2021).

Pada Sabtu, Raisi memimpin penghitungan suara dalam pilpres Iran dengan mendulang 17,8 juta suara menurut pernyataan pejabat pemerintah yang disiarkan televisi sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Ulama Garis Keras Ebrahim Raisi Makin Dekat Jadi Presiden Iran

Tiga capres saingan Raisi bahkan mengucapkan selamat kepadanya karena dianggap memenangi pilpres, bahkan belum hasil resmi diumumkan sebagaimana dilansir AFP.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Presiden Iran Hassan Rouhani yang akan lengser memberi selamat kepada presiden pilihan rakyat, tanpa menyebutkan nama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena belum diumumkan secara resmi, saya akan menunda memberikan selamat secara resmi. Tapi sudah jelas siapa yang paling banyak mendapat suara," kata Rouhani.

Baca juga: Pemilu Iran: Pemungutan Suara Selesai, Ini Para Capresnya

Dua capres berpandangan ultrakonservatif lain, Mohsen Rezai dan Amirhossein Qazizadeh Hashemi, secara eksplisit mengucapkan selamat kepada Raisi.

Saat penghitungan suara masih berlanjut, ketua kantor pilpres Iran Jamal Orf mengumumkan Raisi meraup 62 persen suara sebagaimana dilansir AFP.

Raisi dilihat sebagai orang dekat dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang memiliki kekuatan politik tertinggi di Iran.

Pemungutan diperpanjang dua jam melewati batas waktu tengah malam di tengah kekhawatiran rendahnya jumlah pemilih yakni 50 persen atau kurang.

Baca juga: Iran Semakin Mendekati Batas Minimal Bahan untuk Membuat Nuklir

Halaman:

Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X