Kompas.com - 19/06/2021, 15:33 WIB
Gosiame Thamara Sithole (kiri) yang melahirkan 10 anak dan suami, Tebogo Tsoetsi (kanan). [SS/TOUTUBE/THENJIWE TV] SS/YOUTUBE/THENJIWE TVGosiame Thamara Sithole (kiri) yang melahirkan 10 anak dan suami, Tebogo Tsoetsi (kanan). [SS/TOUTUBE/THENJIWE TV]

PRETORIA, KOMPAS.com - Kisah wanita Afrika Selatan yang mengklaim melahirkan 10 bayi kembar (decuplet) yang memecahkan rekor dunia, berubah penuh dengan drama.

Pasalnya bayi yang diklaim telah dilahirkan belum terlihat di depan umum. Sementara baik ayah dan ibu bayi-bayi itu mengeluarkan pernyataan mengejutkan beberapa hari terakhir.

Baca juga: Diklaim Sudah Lahir, Keberadaan 10 Bayi Kembar Pertama Dunia Jadi Misteri

Otoritas kesehatan Afrika Selatan menahan Gosiame Sithole minggu ini. Dia dilaporkan untuk pemeriksaan psikiatri.

Hal itu mendorong pengacaranya mengancam akan mengajukan tindakan hukum, agar dia dibebaskan.

Ada outlet media Afrika Selatan kini melaporkan bahwa hasil uji tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa Sithole hamil bayi kembar.

Sementara seorang menteri tinggi pemerintah Afrika Selatan menjanjikan bahwa misteri itu akan terpecahkan minggu depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akhirnya, surat kabar yang pertama kali memecahkan cerita “mungkin benar atau mungkin tidak” dari ducaplet pertama di dunia ini itu mengklaim membuka investigasi privat.

Pretoria News kembali mengadakan penyelidikan untuk memverifikasi cerita Sithole, dan menuduh pemerintah telah "menutupi proporsi raksasa" dari kondisi sebenarnya.

Baca juga: Wanita di Afrika Selatan Mengandung 10 Anak Kembar Pertama di Dunia

Kronologi pemberitaan

Kontroversi dimulai hampir dua minggu lalu dengan berita eksklusif dari Pretoria News. Isinya menyatakan bahwa Sithole (37 tahun), telah melahirkan lima bayi secara normal dan lima melalui operasi caesar.

Jika itu benar, kelahiran tersebut akan menjadi kelahiran terbanyak yang pernah terjadi di dunia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X