Kompas.com - 15/06/2021, 13:50 WIB

UPINGTON, KOMPAS.com - Di pinggiran Upington, yang terletak di bagian utara Afrika Selatan, hiduplah seorang ratu.

Sang ratu kini sudah renta dan ketika nanti dia meninggal, mungkin bukan hanya dia yang pergi, namun seluruh sukunya.

Baca juga: Kisah Tempe di Amerika Serikat dan Pengusaha Besar yang Terinspirasi dari Malang

Katrina Esau kini berusia 88 tahun. Pada 2015, komunitasnya menobatkannya sebagai Ratu Nn‡e Barat (‡Khomani) San.

Setahun sebelumnya, Presiden Afrika Selatan kala itu, Jacob Zuma, menganugerahinya dengan “Ordo Nasional Baobab” dalam warna Perak.

Selama delapan dekade sebelumnya, Esau luput dari sorotan. Ia merupakan anggota Suku San, di antaranya komunitas adat Nn‡e Barat (‡Khomani).

Mereka adalah satu dari banyak komunitas adat di Afrika Selatan yang memang pandai dalam hal menyembunyikan diri.

Kelangsungan hidup mereka bergantung pada kemampuan itu. Selama berabad-abad mereka memiliki Afrika Selatan untuk diri mereka sendiri, hidup dengan cekatan di tanah mereka sebagai pemburu dan pengumpul.

Tapi kemudian, kelompok-kelompok lain datang. Mereka lantas menghindari pengawasan orang-orang yang bermaksud menyakiti mereka.

Esau lahir di pertanian tempat orang tuanya bekerja. Pemilik pertanian itu, seorang Afrikaner keturunan Belanda, dengan semena-mena mengganti nama Esau menjadi "Geelmeid".

"Meid" berarti pelayan, sementara "geel" yang berarti kuning adalah referensi kasar untuk warna kulitnya.

Baca juga: Kisah Aksi Panggung Tak Lazim: Ozzy Ousborne Gigit Kepala Kelelawar

Katrina Esau (tengah) sering dipanggil dengan sebutan Ouma GeelmeidBBC INDONESIA Katrina Esau (tengah) sering dipanggil dengan sebutan Ouma Geelmeid

 

Halaman:
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uzbekistan Tak Deportasi Warga Rusia yang Kabur karena Wajib Militer

Uzbekistan Tak Deportasi Warga Rusia yang Kabur karena Wajib Militer

Global
Protes Kematian Mahsa Amini di Iran Berlanjut, Total 83 Orang Tewas

Protes Kematian Mahsa Amini di Iran Berlanjut, Total 83 Orang Tewas

Global
Media Asing: Belasan Pejabat Senior Indonesia Jadi Target Software Mata-mata Israel, termasuk Airlangga Hartarto

Media Asing: Belasan Pejabat Senior Indonesia Jadi Target Software Mata-mata Israel, termasuk Airlangga Hartarto

Global
Ledakan Guncang Pusat Pembelajaran Komunitas Syiah di Kabul, 19 Orang Tewas

Ledakan Guncang Pusat Pembelajaran Komunitas Syiah di Kabul, 19 Orang Tewas

Global
DK PBB Gelar Pemungutan Suara soal Resolusi Mengutuk Pencaplokan Rusia

DK PBB Gelar Pemungutan Suara soal Resolusi Mengutuk Pencaplokan Rusia

Global
Saluran Telepon Merah AS-Rusia: Sejarah, Rahasia, dan Perkembangannya Saat Ini

Saluran Telepon Merah AS-Rusia: Sejarah, Rahasia, dan Perkembangannya Saat Ini

Global
Royal Mint Inggris Luncurkan Koin Resmi Bergambar Raja Charles III

Royal Mint Inggris Luncurkan Koin Resmi Bergambar Raja Charles III

Global
Atasi Krisis Kimchi, Korsel Akan Buat Fasilitas Penyimpanan Kubis Seluas 3 Kali Lapangan Bola

Atasi Krisis Kimchi, Korsel Akan Buat Fasilitas Penyimpanan Kubis Seluas 3 Kali Lapangan Bola

Global
Putin Akan Gelar Upacara Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina di Kremlin

Putin Akan Gelar Upacara Pencaplokan 4 Wilayah Ukraina di Kremlin

Global
Jelang Pencaplokan Wilayah Ukraina oleh Rusia, Zelensky Gelar Rapat Darurat Keamanan

Jelang Pencaplokan Wilayah Ukraina oleh Rusia, Zelensky Gelar Rapat Darurat Keamanan

Global
Putin Akui Ada Kekeliruan dalam Mobilisasi Parsial yang Picu Ribuan Warga Rusia Kabur

Putin Akui Ada Kekeliruan dalam Mobilisasi Parsial yang Picu Ribuan Warga Rusia Kabur

Global
Soal Pencaplokan Wilayah Ukraina oleh Rusia, Ini Tanggapan PBB

Soal Pencaplokan Wilayah Ukraina oleh Rusia, Ini Tanggapan PBB

Global
Putin ke Erdogan: Referendum di 4 Wilayah Ukraina Transparan dan Sesuai Hukum

Putin ke Erdogan: Referendum di 4 Wilayah Ukraina Transparan dan Sesuai Hukum

Global
Neymar Dukung Bolsonaro dalam Pemilihan Presiden Brasil

Neymar Dukung Bolsonaro dalam Pemilihan Presiden Brasil

Global
Ukraina Terkini: Putin Akui Kemerdekaan 2 Wilayah Ukraina, Zaporizhzhia dan Kherson

Ukraina Terkini: Putin Akui Kemerdekaan 2 Wilayah Ukraina, Zaporizhzhia dan Kherson

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.