Lima Warga Israel Tewas dalam Kecelakaan Kereta Gantung di Italia

Kompas.com - 24/05/2021, 17:15 WIB
Tim penyelamat menyisir bangkai kereta gantung yang jatuh di dekat puncak jalur Stresa-Mottarone di region Piedmont, Italia utara, pada Minggu (23/5/2021). Sediktnya 13 orang tewas dan 2 anak luka-luka akibat insiden ini. ITALIAN VIGILI DEL FUOCO FIREFIGHTERS via APTim penyelamat menyisir bangkai kereta gantung yang jatuh di dekat puncak jalur Stresa-Mottarone di region Piedmont, Italia utara, pada Minggu (23/5/2021). Sediktnya 13 orang tewas dan 2 anak luka-luka akibat insiden ini.

ROMA, KOMPAS.com - Empat belas orang tewas, termasuk lima warga Israel dalam insiden kecelakaan kereta gantung di Italia pada Minggu waktu setempat (23/5/2021).

Kereta ini, seperti dilansir AFP, menabrak sisi gunung di Italia Utara. Menewaskan di antaranya sepasang suami istri warga Israel beserta anaknya yang tinggal di Italia.

Baca juga: Kereta Gantung Jatuh di Gunung Italia, 8 Orang Tewas dan 2 Luka Parah

Sementara, menurut layanan penyelamatan Alpine, anak yang lain yang masih berusia lima tahun mengalami trauma otak dan patah kaki.

Presiden Sergio Mattarella dan Perdana Menterinya, Mario Draghi, menyatakan duka mendalam atas peristiwa yang tak terduga ini. Keduanya langsung menyampaikan belasungkawa pada keluarga para korban.

Perjalanan kereta gantung berdurasi 20 menit ini memang populer di kalangan turis. Menghubungkan Stresa dengan puncak gunung Mottarone setinggi 1.500 meter atau sekitar 4.900 kaki. Menawarkan sensasi pemandangan luar biasa pegunungan Alpen.

Kementerian Infrastruktur Italia menyatakan, peristiwa naas itu terjadi pukul 00.30 dini hari waktu setempat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kecelakaan yang kemungkinan besar disebabkan putusnya kabel dekat bagian atas rute ini, membuat kereta mundur dan menabrak tiang.

Sementara itu, Enrico Giovannini Menteri Infrastruktur Italia masih melakukan penyelidikan atas kejadian yang tidak terduga ini.

Sejumlah orang di TKP yang diperiksa mengaku tak menyangka saat kecelakaan itu terjadi. Luisa Tesserin, pengunjung asal Genoa, bahkan sempat naik kereta gantung itu satu jam sebelum terjadi kecelakaan.

"Ketika kami naik, kereta gantung tidak memberikan sinyal aneh, semuanya baik-baik saja. Ketika mereka memberi tahu berita kecelakaan, kami terkejut," ujar Tesserin dilansir AFP.

Baca juga: UPDATE: Kereta Gantung Jatuh di Gunung Italia Tewaskan 13 Orang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.