Jelang Gencatan Senjata Idul Fitri, Taliban Rebut Daerah Dekat Ibu Kota Afghanistan

Kompas.com - 12/05/2021, 17:52 WIB
Salah satu pendiri Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar (tengah) bersama anggota lainnya tiba untuk menghadiri konferensi internasional di Afghanistan terkait solusi perdamaian di Moskwa, Rusia, pada 18 Maret 2021. AFP PHOTO/ALEXANDER ZEMLIANICHENKOSalah satu pendiri Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar (tengah) bersama anggota lainnya tiba untuk menghadiri konferensi internasional di Afghanistan terkait solusi perdamaian di Moskwa, Rusia, pada 18 Maret 2021.

KABUL, KOMPAS.com - Kelompok Taliban dilaporkan merebut daerah dekat ibu kota Afghanistan, jelang gencatan senjata untuk merayakan Idul Fitri.

Pada Selasa (11/5/2021), kelompok pemberontak menyatakan mereka menguasai Distrik Nerkh, Provinsi Wardak, dalam sebuah penyergapan.

Diwartakan BBC Rabu (12/5/2021), Nerkh merupakan distrik kedua yang jatuh ke tangan pemberontak Taliban.

Baca juga: Ledakan Bom di Sekolah Afghanistan, 40 Tewas termasuk Anak-anak

Ketegangan di Afghanistan makin memanas setelah AS dan sekutunya bersiap untuk menarik mundur pasukan pada 11 September.

Presiden Joe Biden mengatakan, pemulangan pasukan akan terjadi setelah mereka memastikan Afghanistan takkan menjadi markas teroris dunia.

Dalam unggahannya di Twitter, juru bicara pemberontak Zabihullah Mujahid mengatakan seluruh area telah mereka kuasai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Markas polisi, departemen intelijen, dan barak pasukan di Nerkh semuanya sudah kami rebut," kata Mujahid.

Dia menambahkan banyak "pasukan musuh" yang mencoba menghentikan untuk mereka tewas atau terluka.

Abdul Rahman Tariq, Gubernur Wardak membenarkan distrik yang berlokasi dekat ibu kota Kabul tersebut sudah jatuh.

Baca juga: Ledakan Bus di Afghanistan Jelang Gencatan Senjata Idul Fitri oleh Taliban

Adapun kementerian pertahanan menyatakan, militer mereka mundur sembari menyiapkan serangan balasan untuk merebut Nerkh.

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 Varian Delta Bisa Sebabkan 90 Persen Kasus di Eropa

Covid-19 Varian Delta Bisa Sebabkan 90 Persen Kasus di Eropa

Global
Korea Utara Enggan Berkontak dengan AS, Dianggap Buang-buang Waktu

Korea Utara Enggan Berkontak dengan AS, Dianggap Buang-buang Waktu

Global
Sepak Terjang John McAfee, Raja Antivirus Penuh Kontroversi yang Tewas Mengenaskan

Sepak Terjang John McAfee, Raja Antivirus Penuh Kontroversi yang Tewas Mengenaskan

Global
Baru Dibentuk, Milisi Anti-junta Bentrok dengan Tentara Myanmar

Baru Dibentuk, Milisi Anti-junta Bentrok dengan Tentara Myanmar

Global
Pendiri Antivirus McAfee Tewas Bunuh Diri di Penjara

Pendiri Antivirus McAfee Tewas Bunuh Diri di Penjara

Global
Perempuan Berdaya: Tomoe Gozen, Samurai Wanita Bernilai 1.000 Prajurit

Perempuan Berdaya: Tomoe Gozen, Samurai Wanita Bernilai 1.000 Prajurit

Internasional
Iran Gagal Luncurkan Satelit ke Ruang Angkasa

Iran Gagal Luncurkan Satelit ke Ruang Angkasa

Global
POPULER GLOBAL: India Laporkan Varian Covid-19 Delta Plus | China Murka Kapal Perusak AS Berlayar di Selat Taiwan

POPULER GLOBAL: India Laporkan Varian Covid-19 Delta Plus | China Murka Kapal Perusak AS Berlayar di Selat Taiwan

Global
Iran Klaim Gagalkan “Serangan Sabotase” pada Fasilitas Nuklirnya

Iran Klaim Gagalkan “Serangan Sabotase” pada Fasilitas Nuklirnya

Global
Ngobrol Langsung dengan Awak China di Luar Angkasa, Xi Jinping Puja-puji Astronotnya

Ngobrol Langsung dengan Awak China di Luar Angkasa, Xi Jinping Puja-puji Astronotnya

Global
Bintang TikTok Mesir Ini Divonis Penjara 10 Tahun, Dituding Memperdagangkan Manusia

Bintang TikTok Mesir Ini Divonis Penjara 10 Tahun, Dituding Memperdagangkan Manusia

Global
Faksi Gaza Ancam Israel: Tunda Bantuan Bisa Nyalakan Lagi Pertempuran

Faksi Gaza Ancam Israel: Tunda Bantuan Bisa Nyalakan Lagi Pertempuran

Global
Rusia Jatuhkan Bom dan Tembakan Peringatan ke Kapal Perang Inggris

Rusia Jatuhkan Bom dan Tembakan Peringatan ke Kapal Perang Inggris

Global
Red Light District Amsterdam: Kawasan Prostitusi Legal Paling Berkelas

Red Light District Amsterdam: Kawasan Prostitusi Legal Paling Berkelas

Global
Serba-serbi Museum CPC: 'Rumah Spiritual' Partai Komunis China

Serba-serbi Museum CPC: "Rumah Spiritual" Partai Komunis China

Global
komentar
Close Ads X