Roket Long March 5B China Jatuh Tanpa Kendali, Akan Masuk Atmosfer Bumi Minggu Ini

Kompas.com - 05/05/2021, 14:15 WIB
Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua ini, modul inti stasiun luar angkasa Tiongkok, Tianhe, pada roket Long March-5B Y2 dipindahkan ke area peluncuran Situs Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Wenchang di Provinsi Hainan China selatan pada (23/4/2021) AP PHOTO/GUO WENBINDalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua ini, modul inti stasiun luar angkasa Tiongkok, Tianhe, pada roket Long March-5B Y2 dipindahkan ke area peluncuran Situs Peluncuran Pesawat Luar Angkasa Wenchang di Provinsi Hainan China selatan pada (23/4/2021)

LONDON, KOMPAS.com - Bagian dari roket besar yang meluncurkan modul pertama stasiun luar angkasa milik China, Tianhe, akan jatuh kembali ke Bumi minggu ini tanpa terkendali, di titik pendaratan yang tidak diketahui.

Inti roket Long March 5B setinggi 30 meter meluncurkan modul inti tak berawak "Heavenly Harmony" (bagian awal stasiun luar angkasa Tianhe), ke orbit rendah Bumi pada 29 April dari Wenchang di provinsi Hainan China.

Baca juga: Akun Resmi Partai Komunis China Bandingkan Peluncuran Roket dengan Kremasi Massal India

Roket Long March 5B, sebagai pendorongnya, kemudian dengan sendirinya memasuki orbit. Benda yang memiliki berat 21 ton itu, diperkirakan akan menjadi salah satu benda terbesar yang masuk kembali ke atmosfer bumi, tanpa kontrol.

Beberapa ahli khawatir itu bisa mendarat di daerah berpenghuni.

“Ini berpotensi tidak baik,” kata Jonathan McDowell, Ahli Astrofisika di Pusat Astrofisika di Universitas Harvard.

“Terakhir kali mereka (China) meluncurkan roket Long March 5B, itu berakhir dengan batang logam besar yang panjang terbang melintasi langit, dan merusak beberapa bangunan di Pantai Gading,” katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sebagian besar terbakar, tapi ada potongan logam yang sangat besar yang menghantam tanah. Kami sangat beruntung tidak ada yang terluka."

Pada Selasa, inti (Long March 5B) mengorbit Bumi setiap 90 menit dengan kecepatan sekitar 27.600 km/jam dan ketinggian lebih dari 300 km.

Militer AS memberinya label 2021- 035B, dan jalurnya dapat dilihat di situs web orbit.ing-now.com.

Sejak akhir pekan, ketinggiannya telah turun hampir 80 km. SpaceNews melaporkan bahwa pengamatan amatir di darat menunjukkan benda itu jatuh dan tidak terkendali.

Halaman:

Sumber Guardian
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X