Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Indonesia dan Andorra Peringati 25 Tahun Hubungan Bilateral

Kompas.com - 05/05/2021, 11:47 WIB
Danur Lambang Pristiandaru

Penulis

Sumber Rilis

PARIS, KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Andorra yang terjalin sejak 26 Maret 1996.

Indonesia dan Andorra memperingati 25 tahun hubungan bilateral melalui acara dengan mengusung tema Menghubungkan Masyarakat, Membangun Masa Depan Kita.

Selama 25 tahun terakhir, Andorra dan Indonesia telah bekerja sama berlandaskan pada aspek tanggung jawab, saling percaya, dan kepentingan bersama dalam mengatasi berbagai tantangan dunia.

Baca juga: KBRI Roma Adakan Kegiatan Nuzulul Quran secara Virtual

Andorra dan Indonesia berupaya untuk berkontribusi terhadap perdamaian dunia dan keamanan global, serta pembangunan berkelanjutan.

Dalam peringatan 25 tahun bubungan bilateral, Indonesia dan Andorra menempatkan pemuda sebagai ujung tombak dalam membangun dan memperkuat hubungan kerja sama.

Kedua negara meyakini, kekuatan kreatif dan inovatif generasi muda akan menjadi kunci dalam memajukan kerja sama kedua negara sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/5/2021).

Duta Besar Republik Indonesia di Paris Arrmanatha Nasir menuturkan, generasi muda akan berkontribusi dalam menggali potensi dan peluang kerja sama kedua negara.

“Sebagai aktor utama dalam membangun hubungan bilateral Andorra-Indonesia ke depan, ide-ide kreatif dan inovatif generasi muda kita akan memberikan kontribusi dalam menggali potensi dan peluang kerja sama kedua negara,” kata Arrmanatha.

Baca juga: KBRI Roma Gelar Perayaan Galungan dan Kuningan secara Daring

Resepsi peringatan 25 tahun bubungan Indonesia dan Andorra digelar secara daring dan diselenggarakan bersama oleh KBRI Paris dan Kementerian Luar Negeri Andorra pada 30 April 2021.

Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Luar Negeri Indonesia Andorra menyampaikan pidatonya pada resepsi daring tersebut.

Keduanya menekankan bahwa kedekatan yang mempersatukan kedua negara selama 25 tahun merupakan cerminan dari hubungan bilateral yang baik dan berlandaskan pada kepercayaan dan rasa hormat.

Andorra dan Indonesia telah membangun hubungan erat di berbagai bidang.

Kedua negara juga mendukung multilateralisme dalam memajukan agenda global serta mengatasi berbagai masalah yang kompleks mulai dari perubahan iklim, terorisme, hingga pemulihan dari dampak pandemi Covid-19.

Baca juga: Jepang Umumkan Keadaan Darurat Covid-19, KBRI Tokyo Imbau WNI Tak Mudik

Menteri Luar Negeri Andorra Maria Ubach Font menekankan bahwa kerja sama multilateral yang kuat antara Andorra dan Indonesia diyakini sebagai kunci dalam menghadapi tantangan global saat ini.

“Indonesia dan Andorra yakin bahwa multilateralisme yang efektif dan inklusif, sangat penting terutama dalam menghadapi krisis Covid-19 saat ini,” kata Font.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Swedia Janjikan Bantuan Militer Rp 20,26 Triliun ke Ukraina

Swedia Janjikan Bantuan Militer Rp 20,26 Triliun ke Ukraina

Global
Tank-tank Israel Terus Menuju Jantung Kota Rafah, Perang Bisa Berlanjut Sepanjang Tahun

Tank-tank Israel Terus Menuju Jantung Kota Rafah, Perang Bisa Berlanjut Sepanjang Tahun

Global
Polandia Minta Barat Izinkan Ukraina Pakai Senjata Pasokan untuk Serang Wilayah Rusia

Polandia Minta Barat Izinkan Ukraina Pakai Senjata Pasokan untuk Serang Wilayah Rusia

Global
Ikuti Rusia, Belarus Tangguhkan Partisipasi di Perjanjian Pasukan Konvensional Eropa

Ikuti Rusia, Belarus Tangguhkan Partisipasi di Perjanjian Pasukan Konvensional Eropa

Global
 Temuan Terbaru Penyelidikan Insiden Turbulensi Parah Singapore Airlines

Temuan Terbaru Penyelidikan Insiden Turbulensi Parah Singapore Airlines

Global
Rusia Bergeser ke Arah Ekonomi Perang, AS Mulai Siapkan Sanksi Khusus

Rusia Bergeser ke Arah Ekonomi Perang, AS Mulai Siapkan Sanksi Khusus

Global
WHO Beri Peringatan Keras, Serangan Israel ke Rafah Bisa Hancurkan Rumah Sakit Terakhir

WHO Beri Peringatan Keras, Serangan Israel ke Rafah Bisa Hancurkan Rumah Sakit Terakhir

Global
Korsel Sebut Korea Utara Terbangkan Balon Isi Sampah dan Kotoran ke Perbatasan

Korsel Sebut Korea Utara Terbangkan Balon Isi Sampah dan Kotoran ke Perbatasan

Global
Terkait Berita Presiden Lai Dikecam Publik, Berikut Klarifikasi Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia

Terkait Berita Presiden Lai Dikecam Publik, Berikut Klarifikasi Kantor Perwakilan Taiwan di Indonesia

Global
Kredibilitas Biden Dipertanyakan Setelah Serangan Brutal Israel ke Rafah

Kredibilitas Biden Dipertanyakan Setelah Serangan Brutal Israel ke Rafah

Global
Melihat Dampak dari Mengakui Palestina sebagai Negara

Melihat Dampak dari Mengakui Palestina sebagai Negara

Internasional
Israel Klaim Senjatanya Sendiri Tak Mungkin Picu Kebakaran Besar yang Tewaskan 45 Orang di Rafah

Israel Klaim Senjatanya Sendiri Tak Mungkin Picu Kebakaran Besar yang Tewaskan 45 Orang di Rafah

Global
Bagaimana Rencana 'The Day After' Bisa Bantu Mengakhiri Perang di Gaza

Bagaimana Rencana "The Day After" Bisa Bantu Mengakhiri Perang di Gaza

Internasional
Jelang Pemilu, Meksiko Akan Kerahkan 27.000 Tentara dan Garda Nasional

Jelang Pemilu, Meksiko Akan Kerahkan 27.000 Tentara dan Garda Nasional

Global
Saat Politikus AS Nikki Haley Tulis 'Habisi Mereka' di Rudal Israel...

Saat Politikus AS Nikki Haley Tulis "Habisi Mereka" di Rudal Israel...

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com