Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

KBRI Roma Adakan Kegiatan Nuzulul Quran secara Virtual

Kompas.com - 03/05/2021, 22:42 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

ROMA, KOMPAS.com - Sebagai bagian rangkaian kegiatan Rahmah (Ramadhan Penuh Berkah), KBRI Roma bekerja sama dengan organisasi NUR (Nadwah Ukhuwwah Roma) menyelenggarakan acara peringatan Nuzulul Quran bertema “Hikmah Nuzulul Quran: Refleksi di Tengah Pandemi” secara daring pada Minggu (2/5/2021).

Kegiatan ini diikuti sekitar 50 keluarga WNI, mahasiswa, dan diaspora Indonesia di berbagai kota di Italia (Roma, Milan, Turin, Venice dan lainnya), serta peserta dari dari negara lain, termasuk dari Indonesia.

Bertindak selaku penceramah adalah Ustaz KH Dr Ahmad Ikhwani, Lc, MA (alumnus Universitas Al Azhar Kairo, saat ini pengajar di UIN Raden Intan, Lampung- Indonesia).

Baca juga: KBRI Roma Gelar Perayaan Galungan dan Kuningan secara Daring

Kegiatan peringatan Nuzulul Quran dibuka dengan penampilan video “Shalawatan” para pengurus dan anggota DWP KBRI Roma.

Selanjutnya, pembacaan kalam Illahi surat Al Baqarah ayat 183-185 dilakukan oleh Humairah Arisya Rahmah (10) dan saritilawah oleh Rumi Fandri (11).

Dalam sambutan pembukanya, Dubes RI Esti Andyani menjelaskan kaitan peringatan Nuzulul Quran dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Mei.

“Surat pertama yang turun dalam Al Quran yaitu Al Alaq, berbunyi “Iqra (Bacalah), dengan menyebut nama Tuhan-mu yang menciptakan”. Tentunya perintah Allah SWT tersebut sangat terkait dengan perintah membaca, berpikir, meneliti, terkait dengan pengajaran serta pendidikan,” jelasnya.

Selanjutnya, Dubes Esti mengimbau seluruh WNI dan diaspora Indonesia untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan, serta tetap menjaga kewaspadaan dan menaati seluruh ketentuan/ peraturan penanganan Covid-19.

Baca juga: Ramadhan 2021, KBRI Roma Adakan Beragam Acara Virtual, Ini Jadwalnya

Mencermati perkembangan media sosial saat ini, Dubes juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan, dan menggunakan media sosial secara bijak, mengindari komentar dan penyebaran informasi hoaks, provokatif, mengadu domba, saling merendahkan dan menjelekkan, dan tindakan-tindakan negatif lainnya.

Sementara itu, dalam tausiyah Nuzulul Quran, Ustaz Dr Ahmad Ikhwani menjelaskan berbagai hikmah Nuzulul Quran dikaitkan dengan pandemi Covid-19, misalnya pentingnya pendidikan, menjaga kesabaran, rasa syukur, tolong menolong dan bekerja sama, serta pentingnya menjalankan prioritas-prioritas kehidupan.

“Ayat Iqra dalam Al-Alaq tidak disebutkan obyeknya secara khusus, sehingga perintah “membaca” tersebut tentunya memiliki dimensi yang sangat luas”, jelasnya.

“Adalah penting bagi setiap muslim untuk mengetahui “ibroh” (pelajaran) di balik peristiwa atau kejadian dan bahkan musibah yang menimpanya. Karena orang yang bijak adalah orang yang mampu mengambil hikmah,” papar Ustad Ikhwani.

Baca juga: Isra Mikraj 2021, KBRI Roma Adakan Peringatan secara Virtual

Menutup tausiyahnya, penceramah menjelaskan, “Dengan mengetahui hikmah Nuzulul Qur’an, kita diharapkan menjadi Muslim yang lebih bertakwa, berakhlak lebih baik, dan lebih bertanggung jawab. Menjadi insan kamil,” tutupnya.

Para peserta kegiatan juga cukup antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait hikmah Nuzulul Quran dan dinamika pendidikan di “dunia/ negara Islam”, dipandu oleh moderator Mayor (Sus) Isran Anshori, asisten Atase Pertahanan KBRI Roma.

Dalam rangka pembinaan dan pemberdayaan WNI serta diaspora Indonesia di negara akreditasi, KBRI Roma telah dan sedang menjalankan berbagai program ramadhan di antaranya: kajian/tausiyah reguler “Kabari (Kajian bersama KBRI)” tiga kali setiap minggunya pada Senin, Rabu, dan Kamis bersama Ustaz Aep Saepulloh Darusmanwiati, MA (Al Azhar Kairo).

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

Global
Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Ketika Korea Utara dan Korea Selatan Adu Propaganda dengan Balon...

Global
Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Denmark Tarik Merek Mi Instan dari Korea Selatan karena Terlalu Pedas

Global
Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Asia Catat Jumlah Kematian Dini Tertinggi di Dunia Akibat Polusi Udara

Global
 Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Unik, Buku tentang Pelarangan Buku Dilarang di Sekolah Florida

Global
Kesal Dipecat, Karyawan Hapus Server Perusahaan Hingga Rugi Rp 11 Miliar

Kesal Dipecat, Karyawan Hapus Server Perusahaan Hingga Rugi Rp 11 Miliar

Global
90 Proyektil Ditembakkan dari Lebanon Usai Israel Tewaskan Komandan Senior Hezbollah

90 Proyektil Ditembakkan dari Lebanon Usai Israel Tewaskan Komandan Senior Hezbollah

Global
Hunter Biden Dinyatakan Bersalah, Apa Dampaknya bagi Joe Biden?

Hunter Biden Dinyatakan Bersalah, Apa Dampaknya bagi Joe Biden?

Internasional
Kebakaran di Gedung Perumahan Pekerja Kuwait, 41 Orang Tewas

Kebakaran di Gedung Perumahan Pekerja Kuwait, 41 Orang Tewas

Global
Skandal AI Sekolah Victoria, 50 Foto Siswi Direkayasa Tak Senonoh

Skandal AI Sekolah Victoria, 50 Foto Siswi Direkayasa Tak Senonoh

Global
AS Evaluasi Respons Hamas yang Minta Penghentian Perang Sepenuhnya

AS Evaluasi Respons Hamas yang Minta Penghentian Perang Sepenuhnya

Global
Ukraina Jatuhkan 24 Drone dan 6 Rudal Rusia, Beberapa Sasar Kyiv

Ukraina Jatuhkan 24 Drone dan 6 Rudal Rusia, Beberapa Sasar Kyiv

Global
Berbagai Cara Rusia Pakai Jalur Rahasia untuk Dapatkan Barang Impor

Berbagai Cara Rusia Pakai Jalur Rahasia untuk Dapatkan Barang Impor

Internasional
Diprotes Tetangga, Apartemen di Jepang Dirobohkan karena Halangi Pemandangan Gunung Fuji

Diprotes Tetangga, Apartemen di Jepang Dirobohkan karena Halangi Pemandangan Gunung Fuji

Global
'Spider-Man' Polandia Ditangkap di Argentina Saat Panjat Gedung 30 Lantai

"Spider-Man" Polandia Ditangkap di Argentina Saat Panjat Gedung 30 Lantai

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com