Jepang Umumkan Keadaan Darurat Covid-19, KBRI Tokyo Imbau WNI Tak Mudik

Kompas.com - 24/04/2021, 07:00 WIB
Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi. KBRI TOKYODuta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi.

TOKYO, KOMPAS.com – Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga kembali memberlakukan State of Emergency (keadaan darurat) di Prefektur Tokyo, Osaka, Hyogo, dan Kyoto.

Pengumuman itu disampaikan Suga dalam pernyataan persnya pada Jumat (23/4/2021). Keadaan darurat di wilayah itu berlaku mulai 25 April hingga 11 Mei.

Kebijakan ini diberlakukan untuk mencegah naiknya kasus Covid-19 pada masa libur panjang Golden Week di Jepang.

Baca juga: Retno Marsudi dan Menlu Jepang Sepakat, Krisis Myanmar Harus Diakhiri

Keadaan darurat ini merupakan yang ketiga kalinya setelah sebelumnya Jepang menerapkan keadaan darurat pada April 2020 dan Januari 2021.

Pemberlakukan keadaan darurat kali ini dikakukan dengan pembatasan yang lebih ketat dari sebelumnya sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com dari KBRI Tokyo.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi dalam video pesan singkat melalui akun media sosial KBRI Tokyo, meminta agar Warga Negara Indonesia (WNI) dapat mematuhi aturan Pemerintah Jepang dalam hal protokol kesehatan.

"Kami serukan kepada seluruh WNI untuk dapat menjaga protokol kesehatan dan menaati aturan pemerintah setempat. Sekiranya ada kondisi darurat dapat menghubungi hotline KBRI Tokyo," ujar Heri.

Baca juga: Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Selain imbauan untuk mematuhi aturan protokol kesehatan, Heri juga mengimbau agar para WNI di Jepang menunda rencana pulang ke tanah air mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

Imbauan terhadap para WNI agar tidak mudik itu terkait sejalan dengan seruan dari Pemerintah Pusat melalui Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021.

"WNI di Jepang dapat masuk ke Indonesia, namun akan sulit kiranya pada periode itu kembali ke daerah asal,” tutur Heri.

Halaman:

Sumber Rilis
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.000 Tahun Hanya untuk Laki-laki, Paduan Suara Tertua Dunia Akhirnya Terbuka Bagi Perempuan

1.000 Tahun Hanya untuk Laki-laki, Paduan Suara Tertua Dunia Akhirnya Terbuka Bagi Perempuan

Global
China Luncurkan Serangan Udara Terbesar ke Taiwan

China Luncurkan Serangan Udara Terbesar ke Taiwan

Global
POPULER GLOBAL: Kaum Muda China Muak Kejar Sukses Pilih Rebahan | PM Israel Baru Sama Buruknya dengan Sebelumnya

POPULER GLOBAL: Kaum Muda China Muak Kejar Sukses Pilih Rebahan | PM Israel Baru Sama Buruknya dengan Sebelumnya

Global
2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

Global
Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Global
Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Global
Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Global
Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Global
Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Global
Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Internasional
Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Global
Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Global
Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Global
Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Global
Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Global
komentar
Close Ads X