Donald Trump Lebih Suka Kim Jong Un daripada Presiden Korea Selatan

Kompas.com - 24/04/2021, 06:07 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dan Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dalam sebuah pertemuan di wilayah keamanan bersama (JSA) Panmunjom di zona demiliterisasi (DMZ) Korea, Minggu (30/6/2019). Kedatangan Trump ke zona demiliterisasi Korea awalnya diagendakan untuk pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, namun Presiden Moon mengatakan 'fokus' akan lebih kepada pertemuan Trump dengan Kim Jong Un. AFP/BRENDAN SMIALOWSKIPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) dan Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dalam sebuah pertemuan di wilayah keamanan bersama (JSA) Panmunjom di zona demiliterisasi (DMZ) Korea, Minggu (30/6/2019). Kedatangan Trump ke zona demiliterisasi Korea awalnya diagendakan untuk pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, namun Presiden Moon mengatakan 'fokus' akan lebih kepada pertemuan Trump dengan Kim Jong Un.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (23/4/2021) menuduh Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menipu AS.

Namun di sisi lain, dia terus menyoroti persahabatannya dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

"Kim Jong Un dari Korea Utara, yang saya kenal (dan sukai) dalam keadaan yang paling sulit, tidak pernah menghormati Presiden Korea Selatan saat ini, Moon Jae-in," kata Trump.

Baca juga: Trump Nyatakan Dukungan atas Penarikan Pasukan AS di Afghanistan, Tapi Kritik Masalah Ini

"Presiden Moon lemah sebagai seorang pemimpin dan sebagai negosiator, kecuali jika menyangkut penipuan militer jangka panjang yang berkelanjutan di AS,” ujar Trump.

Dia menambahkan AS telah diperlakukan seperti orang bodoh selama beberapa dekade sebagaimana dilansir AFP.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Namun, saya meminta mereka membayar miliaran dolar lebih banyak untuk perlindungan militer dan layanan yang kami berikan,” tambah Trump.

Trump bertutur, bahkan pemerintahan Presiden AS Joe Biden saat ini enggan meminta tambahan miliaran dollar AS dari Korea Selatan.

Baca juga: Beri Pesan Paskah, Trump Singgung Demokrat sebagai Radikal Kiri Gila

Selama masa kepresidenannya, Trump memposisikan dirinya sebagai negosiator utama dalam pembicaraan damai di semenanjung Korea.

Trump pertama kali bertemu dengan Kim Jong Un pada Juni 2018 di Singapura, pertemuan puncak pertama antara negara-negara yang secara teknis masih berperang

Trump dan Kim Jong Un akhirnya bertemu lagi di Vietnam pada 2019. Korea Utara lantas menunda uji coba nuklir dan rudalnya.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Luncurkan Shenzhou-12, Kirim 3 Astronot ke Luar Angkasa

China Luncurkan Shenzhou-12, Kirim 3 Astronot ke Luar Angkasa

Global
Gedung Putih Bantah Biden Mengangguk Setuju Saat Ditanya Apakah Dia Percaya Putin

Gedung Putih Bantah Biden Mengangguk Setuju Saat Ditanya Apakah Dia Percaya Putin

Global
Foto Viral Pemuda Gendong Kakeknya Turuni Bukit untuk Divaksinasi

Foto Viral Pemuda Gendong Kakeknya Turuni Bukit untuk Divaksinasi

Global
10 Fakta Sejarah Onna-Bugeisha, Samurai Wanita Jepang yang Perkasa

10 Fakta Sejarah Onna-Bugeisha, Samurai Wanita Jepang yang Perkasa

Internasional
Fakta Unik dan Bersejarah di Balik Ruang Pertemuan Biden dan Putin

Fakta Unik dan Bersejarah di Balik Ruang Pertemuan Biden dan Putin

Global
Bunuh Anak-anak, 3 Pria Yaman Dieksekusi di Depan Publik

Bunuh Anak-anak, 3 Pria Yaman Dieksekusi di Depan Publik

Global
Akhirnya Bertemu, Biden: Hal Terakhir yang Diinginkan Putin adalah Perang Dingin

Akhirnya Bertemu, Biden: Hal Terakhir yang Diinginkan Putin adalah Perang Dingin

Global
Berkelahi Kena Dua Pukulan, Pria Ini Balas dengan Lempar Granat

Berkelahi Kena Dua Pukulan, Pria Ini Balas dengan Lempar Granat

Global
Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Dituduh Abaikan Aturan Baru India, Twitter Kini Bisa Dituntut karena Unggahan Penggunanya

Global
Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Setelah Bertemu, Putin Akui Biden Orang yang Berpengalaman

Global
Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Biden dan Putin Akhirnya Bertemu, Saling Lempar Nada Positif

Global
Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Permaisuri Jingu: Sang Legenda Samurai Wanita Penakluk Korea

Internasional
POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan 'Pagpag' dari Tempat Sampah

POPULER GLOBAL: China Sindir G7 Lewat Lukisan Parodi Perjamuan Terakhir, Orang Miskin Filipina Makan "Pagpag" dari Tempat Sampah

Global
Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Aktivis Greenpeace yang Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman Beruntung Tak Ditembak Sniper

Global
Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Lukai 2 Orang saat Mendarat di Laga Perancis Vs Jerman, Greenpeace Minta Maaf

Global
komentar
Close Ads X