Kompas.com - 17/04/2021, 12:50 WIB
Duta Besar RI untuk Panama, Sukmo Harsono, menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Panama, Laurentino Cortizo Cohen pada Kamis pagi (15/4/2021) waktu Panama di Istana Presiden (Palacio de Las Garzas), Panama City. KBRI PANAMA CITYDuta Besar RI untuk Panama, Sukmo Harsono, menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Panama, Laurentino Cortizo Cohen pada Kamis pagi (15/4/2021) waktu Panama di Istana Presiden (Palacio de Las Garzas), Panama City.

PANAMA CITY, KOMPAS.com – Duta Besar RI untuk Panama, Sukmo Harsono, menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Panama, Laurentino Cortizo Cohen pada Kamis pagi (15/4/2021) waktu Panama di Istana Presiden (Palacio de Las Garzas), Panama City.

Seremoni penyerahan dimulai dengan penyambutan oleh Direktur Protokol dan Upacara Kenegaraan Kementerian Luar Negeri Panama, dilanjutkan dengan penghormatan pada bendera kedua negara yang dipegang oleh pasukan pengawal Presiden.

Prosesi penyerahan Surat Kepercayaan berlangsung di ruang utama istana dengan meletakan Surat Kepercayaan pada meja yang telah disiapkan di hadapan Presiden Republik Panama.

Baca juga: 10 Jalur Air Penting Terkenal di Dunia, Terusan Suez hingga Terusan Panama

Acara berlangsung dengan khidmat dan dalam waktu singkat sesuai protokol kesehatan yang diberlakukan selama pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan pertemuan yang singkat, Presiden Panama Laurentino Cortizo Cohen menyampaikan ucapan selamat datang di Panama.

Pemerintahannya akan bekerja sama dengan Indonesia, tidak hanya secara bilateral, tetapi juga pada forum-forum internasional.

Presiden Cortizo juga menyampaikan harapan agar kiranya Indonesia dapat menjadikan Panama sebagai gerbang ekonomi di kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Menanggapi Presiden Cortizo, Dubes Sukmo Harsono menyampaikan salam hangat dari Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia kepada Presiden Laurentino Cortizo Cohen dan rakyat Panama.

Baca juga: KBRI Panama City Bantu Pulangkan 13 ABK WNI

Dubes Sukmo menyambut baik harapan Presiden Panama dan akan mengusulkan kepada Menteri Perdagangan RI untuk membuka warehouse di Colon Free Trade Zone sebagai ruang promosi produk Indonesia.

Selain itu, Dubes Sukmo juga menyampaikan harapan agar pemerintah Panama dapat mengeluarkan Indonesia dari daftar restricted country Panama dalam pemberian visa untuk dapat meningkatkan people-to-people contact.

Hubungan diplomatik RI-Panama berlangsung sejak tahun 1979 dengan ditandatanganinya MOU oleh kedua negara di New York, yang ditindaklanjuti dengan pembukaan Kedutaan Besar Panama di Jakarta pada tahun 1999 dan pembukaan Kedutaan Besar RI di Panama City pada 2010.

Sebelumnya Panama dirangkap oleh KBRI Mexico City. Kunjungan tingkat tinggi pertama kalinya tercatat pada tahun 2018 dimana Wakil Presiden Panama, Isabel de Saint Malo de Alvarado, berkunjung ke Indonesia pada 25-30 Oktober 2018 dan melakukan pertemuan dengan Wapres RI, Menlu RI, Mendag RI, Ketua DPR RI, serta Sekjen ASEAN.

Baca juga: Kerja Sama antara Universitas di Indonesia dengan Panama-Kosta Rika Difasilitasi KBRI


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X