Insiden Salah Duduk Presiden Komisi Eropa Saat Temui Erdogan, Presiden Dewan Eropa Malu

Kompas.com - 12/04/2021, 09:13 WIB
Tangkapan layar video yang menunjukkan momen  Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (paling kiri) tidak disediakan tempat duduk saat bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, Turki, pada Rabu (7/4/2021). AFP via THE SUNTangkapan layar video yang menunjukkan momen Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen (paling kiri) tidak disediakan tempat duduk saat bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, Turki, pada Rabu (7/4/2021).

BRUSSELS, KOMPAS.com - Presiden Dewan Eropa Charles Michel mengaku malu atas insiden salah duduk Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Dalam pertemuan di Ankara, Michel saat itu duduk di satu-satunya kursi yang terletak di sebalah Erdogan.

Kemudian saat Von der Leyen datang, dia terlihat bingung dan mengangkat tangannya sebagai tanda tak percaya.

Baca juga: Momen Canggung, Presiden Komisi Eropa Tak Dapat Kursi saat Kunjungi Erdogan

Pada akhirnya, dia duduk di sofa yang terletak jauh, berhadapan dengan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu.

Padahal seperti diwartakan Sky News Sabtu (10/4/2021), Cavusoglu berada di urutan bawah merujuk pada protokol duduk.

Berbicara kepada harian Jerman Handelsblaat, Michel mengaku jika bisa pergi ke masa lalu dia bakal memperbaikinya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya membuka saja, saya sampai tidak bisa tidur nyenyak karena insiden itu terus berputar di kepala saya," kata dia.

Dalam wawancara dengan LN24, Michel mengungkapkan insiden antara Von der Leyen sangat mengerikan.

Dia menyesali bagaimana bisa Presiden Komisi Eropa, lembaga tinggi di Uni Eropa, sampai salah duduk di Turki.

Baca juga: Presiden Komisi Eropa Tak Diberi Kursi saat Kunjungi Erdogan, Benua Biru Tanggapi dengan Serius

"Saya katakan, jika saya bisa pergi ke masa lalu, saya akan mencoba untuk memperbaiki situasi ini," ungkapnya.

Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X