Adik Perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong Sebut Korea Selatan "Burung Beo" Amerika Serikat

Kompas.com - 30/03/2021, 10:45 WIB
Kim Yo Jong adik perempuan Kim Jong Un, saat menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, pada 2 Maret 2019. Jorge Silva/REUTERSKim Yo Jong adik perempuan Kim Jong Un, saat menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, pada 2 Maret 2019.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengkritik Presiden Korea Selatan Moon Jae In seperti "burung beo" Amerika Serikat, terkait responsnya terhadap uji coba rudal Korea Utara belum lama ini.

Menurut laporan media pemerintah Korut, KCNA, pada Selasa (30/3/2021), Kim Yo Jong menyebut pernyataan Moon "tidak tahu malu", karena mendukung Amerika Serikat yang mengutuk uji coba rudal Korea Utara.

Baca juga: Korea Utara Uji Coba Rudal, Biden Lontarkan Ancaman

Melansir Yonhap pada Selasa (30/3/2021), sindiran Kim Yo Jong itu merujuk kepada pidato Moon pada Juli 2020, yang menggambarkan uji coba rudal oleh Institut Sains Pertahanan Korea Selatan sebagai upaya untuk membangun perdamaian dan dialog diplomatik di Semenanjung Korea.

Ia tak terima program rudal balistik dan nuklir yang dilakukan oleh Akademi Ilmu Pertahanan DPRK, kemudian disebut sebagai ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Baca juga: Korea Utara Umumkan Uji Coba Rudal Baru, Ini Jenisnya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Perilaku tidak masuk akal dan berwajah kurang ajar dari Korea Selatan persis sama dengan logika AS yang mirip gangster," kata Kim Yo Jong dalam pernyataan yang dimuat oleh KCNA.

Selanjutnya, mengutip dari Yonhap, orang nomor dua Korea Utara itu berkata, "Dia (Moon) tidak dapat dimaafkan karena 'dipuji' sebagai burung beo yang dibesarkan Amerika."

Baca juga: Korea Utara Luncurkan 2 Rudal Balistik Ke Laut Timur

Korea Utara meluncurkan dua rudal balistik ke laut dekat Jepang pada pekan lalu, menggarisbawahi kemajuan yang stabil dalam program senjatanya dan meningkatkan tekanan pada Amerika Serikat, seperti yang dilansir dari Reuters pada Selasa (30/3/2021).

Pada Jumat (26/3/2021), negara komunis itu mengatakan telah meluncurkan jenis baru rudal balistik taktis jarak pendek.

Baca juga: Mengenal Sejarah dan Arti dari Bendera Korea Utara

Presiden AS Joe Biden lantas mengatakan tes itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, tetapi dia tetap terbuka untuk diplomasi dengan Pyongyang.

Setelah uji coba peluncuran rudal itu, Moon juga mengatakan bahwa Selatan, Utara, dan Amerika Serikat harus melakukan upaya untuk melanjutkan dialog perdamaian.

Baca juga: Korea Utara Luncurkan Rudal, Biden: Itu Bukan Provokasi


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pertemuan NATO, Kehadiran Biden Jadi Sorotan

Jelang Pertemuan NATO, Kehadiran Biden Jadi Sorotan

Global
Australia Diserang Hama Jutaan Tikus, Entah Kapan Berakhir

Australia Diserang Hama Jutaan Tikus, Entah Kapan Berakhir

Global
G7 Bahas Agenda Lawan Pengaruh China

G7 Bahas Agenda Lawan Pengaruh China

Global
Pernah Pacaran dengan Bos Kartel Narkoba, Wanita Ini Ditembak Mati

Pernah Pacaran dengan Bos Kartel Narkoba, Wanita Ini Ditembak Mati

Global
Viral di Internet, Gerakan Anti-junta Militer Myanmar Dukung Rohingya

Viral di Internet, Gerakan Anti-junta Militer Myanmar Dukung Rohingya

Global
Oda Nobunaga: Panglima Perang Kejam yang Berambisi Menyatukan Jepang

Oda Nobunaga: Panglima Perang Kejam yang Berambisi Menyatukan Jepang

Internasional
Bagaimana PM Israel Benjamin Netanyahu Mengalami Kejatuhannya

Bagaimana PM Israel Benjamin Netanyahu Mengalami Kejatuhannya

Global
Israel Punya Perdana Menteri Baru, Hamas Tegaskan Terus Melawan

Israel Punya Perdana Menteri Baru, Hamas Tegaskan Terus Melawan

Global
Resmi Dilengserkan sebagai PM Israel, Ini Serangan Benjamin Netanyahu

Resmi Dilengserkan sebagai PM Israel, Ini Serangan Benjamin Netanyahu

Global
Profil Naftali Bennett, Perdana Menteri Israel yang Baru, Kerap Serukan Caplok Tepi Barat

Profil Naftali Bennett, Perdana Menteri Israel yang Baru, Kerap Serukan Caplok Tepi Barat

Global
Naftali Bennett Jadi Perdana Menteri Israel Baru, Joe Biden Ucapkan Selamat

Naftali Bennett Jadi Perdana Menteri Israel Baru, Joe Biden Ucapkan Selamat

Global
Benjamin Netanyahu Resmi Dilengserkan dari Kursi PM Israel, Ini Penggantinya

Benjamin Netanyahu Resmi Dilengserkan dari Kursi PM Israel, Ini Penggantinya

Global
KABAR DUNIA SEPEKAN: China Dicurigai Produksi Senjata Biologis | Wanita Sembunyi di Rumah Pacarnya Selama 10 Tahun

KABAR DUNIA SEPEKAN: China Dicurigai Produksi Senjata Biologis | Wanita Sembunyi di Rumah Pacarnya Selama 10 Tahun

Global
Ratu Elizabeth II Tidak Akan Tinggal Diam Kesalahpahaman Beredar Soal Pangeran Harry dan Meghan

Ratu Elizabeth II Tidak Akan Tinggal Diam Kesalahpahaman Beredar Soal Pangeran Harry dan Meghan

Global
Hari Ini Dalam Sejarah: AS Larang Pengiriman Bayi Lewat Jasa Kantor Pos

Hari Ini Dalam Sejarah: AS Larang Pengiriman Bayi Lewat Jasa Kantor Pos

Global
komentar
Close Ads X