Bahas Kematian Putri Diana, Pangeran Harry Tak Ingin Sejarah Kembali Berulang

Kompas.com - 01/03/2021, 18:43 WIB
Foto yang diambilpada 5 Maret 2020 memerlihatkan Pangeran Harry dan Meghan Markle tiba di acara tahunan Endeavour Fund Awards di London, Inggris. Yayasan dari Duke dan Duchess of Sussex itu sudah membantu dalam penyelesaian pusat penanganan kegawatdaruratan di Persemakmuran. AP PHOTO/Kirsty WigglesworthFoto yang diambilpada 5 Maret 2020 memerlihatkan Pangeran Harry dan Meghan Markle tiba di acara tahunan Endeavour Fund Awards di London, Inggris. Yayasan dari Duke dan Duchess of Sussex itu sudah membantu dalam penyelesaian pusat penanganan kegawatdaruratan di Persemakmuran.

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Pangeran Harry mengaku dia takut "sejarah bakal kembali terulang", berkaitan dengan kematian ibunya, Putri Diana.

Harry dan istrinya, Meghan Markle, mengejutkan dunia ketika mengumumkan bakal mundur dari Kerajaan Inggris pada Januari 2020.

Mereka kemudian tinggal di Amerika Serikat (AS), dan melakukan sejumlah wawancara, salah satunya bersama Oprah Winfrey.

Baca juga: Pengakuan Pangeran Harry: Mundur dari Tugas Kerajaan karena Media Inggris “Toxic”

Dalam potongan klip yang dirilis CBS, pangeran bergelar Duke of Sussex itu membahas kematian ibunya pada 1997 silam.

Saat itu, Putri Diana tewas di terowongan Pont de l'Alma bersama kekasihnya, Dodi Fayed karena menghindari paparazzi.

Kepada Oprah, Pangeran Harry menuding institusi media massa berkontribusi terhadap kematian ibunya di usia 36 tahun.

"Ketakutan terbesar saya adalah sejarah akan terulang dengan sendirinya," ujar Harry dalam wawancara yang bakal disiarkan 7 Maret.

Dilansir AFP Senin (1/3/2021), pangeran berusia 36 tahun itu dikenal punya hubungan buruk dengan media Inggris.

Karena itu, dia mengaku bahagia karena bisa hidup di AS, melakukan wawancara dengan Oprah sambil memegang tangan Meghan Markle.

Baca juga: Pangeran William Terkejut, Keputusan Pangeran Harry Dianggap Tak Menghormati Ratu Elizabeth II

"Karena saya tak bisa membayangkan bagaimana saya menjadi seperti dirinya (Diana), menjalani proses itu sendirian selama bertahun-tahun," paparnya.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

Global
St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

Global
Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Global
Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Global
Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Global
Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Global
Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Global
Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Global
Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Internasional
Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Global
[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

Internasional
Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Global
Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

Internasional
Terjadi Kecelakaan di Fasilitas Nuklir Iran, Kedua Kalinya di Natanz sejak 2020

Terjadi Kecelakaan di Fasilitas Nuklir Iran, Kedua Kalinya di Natanz sejak 2020

Global
komentar
Close Ads X