Kompas.com - 15/02/2021, 10:49 WIB
Seorang pekerja kesehatan menggunakan termometer non-kontak untuk memeriksa suhu tubuh warga Republik Demokratik Kongo (RDK) di pusat pemeriksaan virus ebola di Mpondwe, Uganda, yang berbatasan dengan DRK. AFP/ISAAC KASAMANISeorang pekerja kesehatan menggunakan termometer non-kontak untuk memeriksa suhu tubuh warga Republik Demokratik Kongo (RDK) di pusat pemeriksaan virus ebola di Mpondwe, Uganda, yang berbatasan dengan DRK.

CONAKRY, KOMPAS.com - Guinea mengumumkan bahwa virus ebola menjadi epidemi lagi pada Minggu (14/2/2021), setelah muncul 7 kasus dengan rincian 3 orang meninggal dan 4 masih dirawat.

Ini adalah kemunculan kembali wabah ebola setelah sempat merebak di dunia pada 2013-2016.

"Menghadapi situasi ini dan sesuai dengan peraturan kesehatan internasional, Pemerintah Guinea mengumumkan epidemi ebola," kata Kementerian Kesehatan dalam pernyataannya.

Baca juga: Ebola Jadi Epidemi Lagi, Kini Ada 7 Kasus dan 3 Kematian di Guinea

Melansir Reuters, gejala infeksi ebola yang dialami para pasien adalah diare, muntah-muntah, dan pendarahan.

Kemudian AFP pada hari yang sama mewartakan, pasien juga mengalami gejala penyakit ebola berupa demam.

Reuters melanjutkan, virus ebola menyebabkan muntah dan diare parah yang menular lewat kontak dengan cairan tubuh.

Penyakit ebola memiliki tingkat kematian yang jauh lebih tinggi daripada Covid-19.

Namun tidak seperti virus corona, ebola tidak ditularkan oleh pasien tak bergejala, dengan kata lain gejalanya pasti terlihat.

Baca juga: Guinea Catat Kematian Pertama akibat Virus Ebola sejak 2016

Para pasien terinfeksi setelah menghadiri pemakaman pasien positif ebola di sub-prefektur Goueke.

Mereka yang masih bertahan hidup sekarang diisolasi di pusat perawatan, kata Kemenkes Guinea, negara di Afrika Barat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Global
Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Global
Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Internasional
Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Global
Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Global
Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Global
[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

Global
Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Global
AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

Global
Israel Kembali Gempur Jalur Gaza Lewat Serangan Udara

Israel Kembali Gempur Jalur Gaza Lewat Serangan Udara

Global
Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Internasional
PBB: Kekerasan Seksual dan Kelaparan Jadi Strategi Perang di Tigray

PBB: Kekerasan Seksual dan Kelaparan Jadi Strategi Perang di Tigray

Global
Tukang Bunuh Gebetan karena Kesal Punya Pacar, lalu Ditabrak Mobil Kekasih Korban

Tukang Bunuh Gebetan karena Kesal Punya Pacar, lalu Ditabrak Mobil Kekasih Korban

Global
Resmi, NASA Tunjuk SpaceX Kembangkan Wahana Pendarat di Bulan

Resmi, NASA Tunjuk SpaceX Kembangkan Wahana Pendarat di Bulan

Global
komentar
Close Ads X