Momen-momen Eskalasi Konflik AS-Iran Sejak Tewasnya Qasem Soleimani

Kompas.com - 03/01/2021, 12:20 WIB
Foto yang dirilis pada 10 Juli 2008 oleh situs berita Garda Revolusi Iran, Sepah News, memperlihatkan tiga rudal meluncur di udara dari lokasi yang dirahasiakan pada 9 Juli 2008. AFP/SEPAH NEWSFoto yang dirilis pada 10 Juli 2008 oleh situs berita Garda Revolusi Iran, Sepah News, memperlihatkan tiga rudal meluncur di udara dari lokasi yang dirahasiakan pada 9 Juli 2008.

TEHERAN, KOMPAS.com - Tanggal 3 Januari 2020 Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan mengejutkan di Baghdad, yang menewaskan Jenderal Iran Qasem Soleimani dan seorang Letnan Irak.

Tewasnya Qasem Soleimani membuat Iran marah besar, karena sang jenderal adalah arsitek strategi mereka dan mengepalai Pasukan Quds, lengan operasi asing dari Korps Garda Revolusi Islam.

Sejak tewasnya Soleimani tepat hari ini setahun yang lalu, berikut adalah momen-momen eskalasi konflik AS-Iran yang dirangkum AFP.

Baca juga: Profil Qasem Soleimani, Jenderal yang Kematiannya Melemahkan Iran

1. Qasem Soleimani terbunuh

Pada 3 Januari 2020, Soleimani dan Abu Mahdi Al Muhandis wakil kepala pasukan paramiliter Haseh Al Shaabi yang sebagian besar pro-Iran di Irak, tewas dalam serangan drone AS di luar bandara Baghdad yang diperintahkan Donald Trump.

Pembunuhan itu terjadi tiga hari setelah demonstran pro-Iran menyerbu kompleks kedutaan AS di Irak, untuk memprotes serangan udara mematikan yang menargetkan pangkalan faksi pro-Iran, Hashed.

Di Teheran, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Hassan Rouhani menuntut balas dendam atas kematian Soleimani.

Sementara itu di Baghdad, parlemen Irak dalam pemungutan suara pada 5 Januari, menuntut penarikan 5.200 tentara AS yang masih dikerahkan di Irak guna melawan ISIS.

Baca juga: Iran Bersumpah Tak Akan Ada Tempat Aman di Bumi bagi Pembunuh Qasem Soleimani

2. Teheran membalas

Pada 8 Januari, Iran menghujani pangkalan AS di Irak dengan puluhan rudal. Pangkalan itu juga dihuni oleh pasukan sekutu AS.

Menurut keterangan Pentagon, rudal-rudal itu menghantam pangkalan udara Ain Al Assad di Irak barat dan pangkalan lainnya di ibu kota wilayah Kurdi, Arbil.

Tak lama setelah rudal ditembakkan, sebuah pesawat Ukrainian International Airlines jatuh usai lepas landas dari Teheran menuju Kiev, menewaskan semua 176 orang di dalamnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suku Pedalaman Ini Memuja Pangeran Philip Sebagai Dewa, Bakal Gelar Ritual Kematian

Suku Pedalaman Ini Memuja Pangeran Philip Sebagai Dewa, Bakal Gelar Ritual Kematian

Global
31 Fakta Menarik Pangeran Philip dalam Perjalanan Hidupnya

31 Fakta Menarik Pangeran Philip dalam Perjalanan Hidupnya

Internasional
[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

Global
Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Global
Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Global
Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus 'Pengkhianatan Tinggi'

Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus "Pengkhianatan Tinggi"

Global
Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Global
Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Global
Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Global
Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Global
Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Global
Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Global
Sosok Pangeran Philip untuk Putri Diana Saat Hadapi Masa Sulit Pernikahan dengan Pangeran Charles

Sosok Pangeran Philip untuk Putri Diana Saat Hadapi Masa Sulit Pernikahan dengan Pangeran Charles

Global
Seekor Simpanse Mati Misterius, Kebun Binatang Sydney Tutup Sementara

Seekor Simpanse Mati Misterius, Kebun Binatang Sydney Tutup Sementara

Global
Ini Alasan Pangeran Philip Tidak Diberi Gelar Raja

Ini Alasan Pangeran Philip Tidak Diberi Gelar Raja

Global
komentar
Close Ads X