Kim Jong Un Tulis Surat ke Rakyatnya di Tahun Baru, Apa Isinya?

Kompas.com - 01/01/2021, 07:23 WIB
Dalam foto yang dirilis pemerintahan Korea Utara, Kim Jong Un hadir dalam pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang pada Selasa, 29 Desember 2020. Kim disebut bakal menggelar kongres partai berkuasa itu pada Januari. (Korean Central News Agency/Korea News Service via APDalam foto yang dirilis pemerintahan Korea Utara, Kim Jong Un hadir dalam pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang pada Selasa, 29 Desember 2020. Kim disebut bakal menggelar kongres partai berkuasa itu pada Januari.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un disebut menuliskan surat kepada rakyatnya pada Tahun Baru 2021, mendobrak tradisi yang sudah ada selama ini.

Dalam suratnya seperti dikutip KCNA, selain menyampaikan selamat Tahun Baru, Kim mengaku bakal bekerja keras menciptakan kondisi ideal bagi rakyatnya.

"Beliau menyampaikan terima kasih karena sudah meyakini dan mendukung partai selaam periode sulit," demikian laporan media pemerintah itu.

Baca juga: Muncul 53 Kali pada 2020, Kemunculan Kim Jong Un Terendah sejak 2012

Surat yang dikirimkan Kim Jong Un itu terbilang mengejutkan. Sebabnya, pidato Tahun Baru merupakan kalender politik Korea Utara yang disorot dunia.

Dilansir Bloomberg Jumat (1/1/2021), secara tradisional Pemimpin Korea Utara bakal memberikan pemaparan seperti apa negaranya setahun ke depan.

Selama beberapa hari terakhir, Pyongyang tak mengabarkan Kim secara personal bakal memberikan pidato pada tahun ini, atau memberi kejutan seperti tahun kemarin.

Saat itu, dia menyampaikan pidato lebih dari 4.000 kata. Banyak kalangan meyakini Kim menyimpan amunisi untuk kongres Partai Buruh Korea awal Januari ini.

Langkah pertama Kim di awal 2021 akan menjadi sinyal pendekatan pertamanya terhadap presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden.

Hingga saat ini, Kim menjadi salah satu pemimpin dunia yang belum mengucapkan selamat, atau bahkan mengakui, kemenangan Biden atas Donald Trump.

Baca juga: Kim Jong Un Jadi Tokoh Paling Dicari Nomor 2 di Google Setelah Sosok Ini

Trump menorehkan prestasi sebagai presiden aktif pertama AS yang bertemu Pemimpin Korea Utara sejak 2018, di mana pertemuan mereka terjadi tiga kali.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X