Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pria Ini Cetak Sejarah sebagai Imam Muslim Pertama di Badan Legislatif AS

Kompas.com - 16/12/2020, 09:31 WIB
Miranti Kencana Wirawan

Penulis

Sumber CNN

SACRAMENTO, KOMPAS.com - Negara bagian Amerika Serikat (AS), California telah menunjuk seorang imam Muslim pertama mereka di badan legislatif, lapor CNN, Senin (14/12/2020).

Imam Mohammad Yasir Khan mencetak sejarah sebagai muslim pertama yang berada di badan legislatif negara bagian California setelah ketua Majelis Negara Bagian, Anthony Rendon menunjuknya pada 7 Desember lalu.

"Imam Yasir Khan mewakili keragaman California yang tumbuh dengan seluruh cara terbaik," ujar Rendon dalam pernyataan yang dikutip dari CNN.

"Saya telah melihat pertumbuhan komunitas Islam di distrik saya sendiri dan menjadi dekat dengan para pemimpin agama dan tokoh masyarakat. Seperti mereka itu, Khan menunjukkan keinginan kuat untuk berkontribusi pada vitalitas spiritual dan sipil masyarakat California. Dia telah berkontribusi banyak dalam beragam cara."

Baca juga: Rashida Tlaib, Wanita Muslim Pertama Kandidat Kuat Anggota Kongres AS

Apa saja kontribusi Khan?

Khan telah berkontribusi sebagai imam di penjara lokal, di kantor Sheriff, dan juga rumah sakit dalam 6 tahun terakhir.

Dia juga seorang pendiri dan presiden organisasi nirlaba Al Misbaah yang bekerja sama dengan Sacramento Food Bank dalam menyediakan makanan di seluruh wilayah Sacramento.

Karena kontribusinya mendirikan dan menjalankan organisasi itu, banyak keluarga berpenghasilan rendah mampu hidup layak dan bergerak lebih maju.

Khan merasa bersyukur dan mengatakan bahwa terpilihnya di badan legislatif adalah karena atas izin Yang Maha Kuasa. 

Dengan rendah hati dia berkata kepada CNN, "Saya harap ini adalah langkah bagi para imam dan pemimpin Islam lain di negara ini untuk mengambil posisi sehingga kami dapat terhubung dengan komunitas lokal kami di tingkat daerah, kota, negara bagian dan federal."

Baca juga: Israel Angkat Hakim Perempuan Muslim Pertama di Pengadilan Agama Islam

Dengan perannya sebagai imam Majelis Negara Bagian California, Khan berharap mampu mendekatkan seluruh komunitas.

"Salah satu tujuan hidup saya adalah mengembangkan pemahaman bahwa anggota komunitas Muslim Amerika adalah orang Amerika, kami adalah kontributor bagi masyarakat, kami peduli dengan kelaparan, kami peduli dengan kemiskinan," kata Khan.

"Saya dengan tulus ingin melakukan apa pun yang bisa saya lakukan untuk menunjukkan kepada sesama warga Amerika bahwa kami ingin merayakan keberagaman dan menjadikan dunia ini tempat yang lebih baik bagi semua orang."

Dia menegaskan bahwa dia dan komunitas Muslim yang diwakilinya bukanlah sekelompok orang eksklusif yang tinggal di Amerika melainkan kontributor bagi masyarakat yang peduli.

Baca juga: Kisah Peluncuran Discovery STS-51G, Bawa Astronot Muslim Pertama

Atas terpilihnya Yasir Khan, Basim Elkarra, Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) cabang California memuji pemimpin legislatif California, Anthony Rendon.

Menurut Elkarra, Rendon telah memperhatikan kontribusi komunitas Muslim dan dia mengapresiasi itu.

Elkarra juga memuji Yasir Khan dengan mengatakan bahwa pria itu adalah sosok yang tanpa pamrih mendukung dan memberi makan ribuan keluarga setiap bulannya melalui Al Misbaah.

"Penunjukan ini mengirimkan pesan inklusi bahwa Muslim Amerika adalah bagian integral dari masyarakat kita. Terlepas dari semua kebencian yang dihadapi Muslim selama empat tahun terakhir di bawah pemerintahan Trump, komunitas kami tangguh dan terus membantu dan memainkan peran penting dalam semua aspek di masyarakat."

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Israel Larang Al Jazeera, Kantor Ditutup dan Siaran Dilarang

Israel Larang Al Jazeera, Kantor Ditutup dan Siaran Dilarang

Global
Militer Israel Ambil Alih Kendali Penyeberangan Rafah dari Gaza ke Mesir, Ada Maksud Apa?

Militer Israel Ambil Alih Kendali Penyeberangan Rafah dari Gaza ke Mesir, Ada Maksud Apa?

Global
Rafah, Kota Oasis di Sinai-Gaza yang Terbelah Perbatasan Kontroversial

Rafah, Kota Oasis di Sinai-Gaza yang Terbelah Perbatasan Kontroversial

Internasional
Hari Ke-12 Sidang Uang Tutup Mulut, Trump Diperingatkan Bisa Dijatuhi Hukuman Penjara

Hari Ke-12 Sidang Uang Tutup Mulut, Trump Diperingatkan Bisa Dijatuhi Hukuman Penjara

Global
Remaja Ini Temukan Cara Baru Buktikan Teorema Pythagoras Pakai Trigonometri, Diremehkan Para Ahli

Remaja Ini Temukan Cara Baru Buktikan Teorema Pythagoras Pakai Trigonometri, Diremehkan Para Ahli

Global
Dituduh Mencuri, Tentara AS Ditangkap di Rusia

Dituduh Mencuri, Tentara AS Ditangkap di Rusia

Global
Isi Usulan Gencatan Senjata di Gaza yang Disetujui Hamas, Mencakup 3 Fase 

Isi Usulan Gencatan Senjata di Gaza yang Disetujui Hamas, Mencakup 3 Fase 

Global
Sisa-sisa Kerangka Manusia Ditemukan di Bunker Perang Dunia II

Sisa-sisa Kerangka Manusia Ditemukan di Bunker Perang Dunia II

Global
Protes Gaza Kampus AS: Rusuh di MIT, Wisuda Sejumlah Kampus Pertimbangkan Keamanan

Protes Gaza Kampus AS: Rusuh di MIT, Wisuda Sejumlah Kampus Pertimbangkan Keamanan

Global
Warga Kuba Terpikat Jadi Tentara Rusia karena Gaji Besar dan Paspor

Warga Kuba Terpikat Jadi Tentara Rusia karena Gaji Besar dan Paspor

Internasional
Warga Rafah Menari dan Bersorak Mendengar Hamas Terima Usulan Gencatan Senjata di Gaza...

Warga Rafah Menari dan Bersorak Mendengar Hamas Terima Usulan Gencatan Senjata di Gaza...

Global
Rangkuman Hari Ke-803 Serangan Rusia ke Ukraina: Atlet Ukraina Tewas | Tentara Latihan Senjata Nuklir

Rangkuman Hari Ke-803 Serangan Rusia ke Ukraina: Atlet Ukraina Tewas | Tentara Latihan Senjata Nuklir

Global
5 Orang Tewas di Rafah dalam Serangan Udara Israel Semalam

5 Orang Tewas di Rafah dalam Serangan Udara Israel Semalam

Global
Juara Angkat Besi Eropa Ini Tewas dalam Perang Membela Ukraina

Juara Angkat Besi Eropa Ini Tewas dalam Perang Membela Ukraina

Global
Israel Bersumpah Lanjutkan Serangan di Rafah, sebab Gencatan Senjata Tak Pasti

Israel Bersumpah Lanjutkan Serangan di Rafah, sebab Gencatan Senjata Tak Pasti

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com