[Cerita Dunia] Otto Warmbier dan Liburan ke Korut yang Berujung Maut

Kompas.com - 11/12/2020, 22:05 WIB
Dalam foto yang dirilis KCNA ini memperlihatkan mahasiswa AS Otto Warmbier (22) saat memberikan pernyataan pers di Pyongyang tahun lalu. KCNA / AFPDalam foto yang dirilis KCNA ini memperlihatkan mahasiswa AS Otto Warmbier (22) saat memberikan pernyataan pers di Pyongyang tahun lalu.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Otto Warmbier awalnya bergembira ria menjalani liburannya di Korea Utara. Ia tersenyum saat foto, bermain bola salju di musim dingin, dan sangat menikmati waktunya.

"Ini Otto yang saya kenal dan cintai. Ini saudara saya," tulis Austin Warmbier yang merilis video liburan tersebut, yang direkam dalam tur tiga malam di Korut pada akhir 2015.

Dua bulan setelah video itu dirilis, Otto muncul lagi di video tapi dalam keadaan yang jauh berbeda.

Baca juga: [Cerita Dunia] Napoleon Bonaparte, Ubah Nasib dari Prajurit menjadi Kaisar Perancis

Dengan kepala tertunduk dan memegang "surat pengakuan" yang telah disiapkan, pelajar berusia 21 tahun asal Ohio itu berbicara di depan kamera TV, menjelaskan kenapa dia ditangkap pada akhir tur padahal orang-orang lainnya diizinkan pulang.

Saat membacakan pengakuan itu, di atasnya terpampang potret besar para pemimpin terdahulu Korea Utara, yaitu Kim Il Sung dan Kim Jong Il.

Mengenakan jas krem dan berdasi, Otto membungkuk, berdiri lagi, lalu memulai "pengakuannya" dengan meminta maaf atas kejahatan yang diperbuatnya, memohon ampunan, dan bantuan untuk menyelamatkan nyawanya.

Dia berkata, hendak mencuri material propaganda di Pyongyang, ibu kota Korut. Kemudian dia berkata sambil menangis. "Saya telah membuat satu keputusan terburuk dalam hidup saya, tetapi saya hanya manusia."

Pada 13 Juni 2017, melalui perundingan diplomatik akhirnya Otto Warmbier dipulangkan ke AS tapi Korut melepasnya dalam keadaan koma setelah 17 bulan menahannya. Warmbier tidak bisa berkomunikasi dan mengalami cedera otak parah.

Korea Utara mengatakan pihaknya membebaskannya dengan alasan "kemanusiaan".

Seminggu kemudian tepatnya 19 Juni 2017, dia meninggal. Keluarganya menyalahkan Korut karena telah menyiksa Warmbier.

Baca juga: [Cerita Dunia] Bagaimana Negara Uni Emirat Arab Terbentuk?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ustaz Malaysia Kini Banjir Dukungan Usai Jelaskan Pandangannya atas Kontroversi Foto Bareng Selebgram Seksi

Ustaz Malaysia Kini Banjir Dukungan Usai Jelaskan Pandangannya atas Kontroversi Foto Bareng Selebgram Seksi

Global
Penindasan Kelompok Agama Minoritas di China dan Myanmar Terparah di Dunia

Penindasan Kelompok Agama Minoritas di China dan Myanmar Terparah di Dunia

Global
Mahathir Mohamad Desak Raja Malaysia Cabut Darurat Nasional

Mahathir Mohamad Desak Raja Malaysia Cabut Darurat Nasional

Global
Dinyatakan Bunuh George Floyd, Derek Chauvin Terancam Dipenjara 75 Tahun

Dinyatakan Bunuh George Floyd, Derek Chauvin Terancam Dipenjara 75 Tahun

Global
Joe Biden Lega Derek Chauvin Dinyatakan Bersalah dalam Kematian George Floyd

Joe Biden Lega Derek Chauvin Dinyatakan Bersalah dalam Kematian George Floyd

Global
Tangis Kebahagiaan Setelah Sidang Pembunuhan George Floyd Berakhir Manis

Tangis Kebahagiaan Setelah Sidang Pembunuhan George Floyd Berakhir Manis

Global
Ustaz Malaysia Dikecam karena Foto Bareng Selebgram Seksi, Ini Pembelaannya

Ustaz Malaysia Dikecam karena Foto Bareng Selebgram Seksi, Ini Pembelaannya

Global
Derek Chauvin Diputus Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Derek Chauvin Diputus Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Global
Presiden Ukraina Ajak Putin Bertemu di Garis Depan Perang

Presiden Ukraina Ajak Putin Bertemu di Garis Depan Perang

Global
[POPULER GLOBAL] Ustaz Foto Bareng Selebgram Seksi | Pangeran Willian Diinginkan Publik Gantikan Ratu Elizabeth II

[POPULER GLOBAL] Ustaz Foto Bareng Selebgram Seksi | Pangeran Willian Diinginkan Publik Gantikan Ratu Elizabeth II

Global
Otoritas Terusan Suez Bantah Klaim Operator Ekskavator yang Bebaskan Ever Given Belum Dapat Uang Lembur dan Bonus

Otoritas Terusan Suez Bantah Klaim Operator Ekskavator yang Bebaskan Ever Given Belum Dapat Uang Lembur dan Bonus

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Osama bin Laden, Ekstremis Pendiri Al-Qaeda

[Biografi Tokoh Dunia] Osama bin Laden, Ekstremis Pendiri Al-Qaeda

Internasional
Disangka Kerja sebagai Mata-mata Putin untuk Menyebar Covid-19, Penulis Ini Tewas Mengenaskan

Disangka Kerja sebagai Mata-mata Putin untuk Menyebar Covid-19, Penulis Ini Tewas Mengenaskan

Global
Meski Terus Diserang Rusia, Ukraina Tidak Akan Membalas

Meski Terus Diserang Rusia, Ukraina Tidak Akan Membalas

Global
Menlu Ukraina: Tentara Kami Tewas Ditembaki Sniper Rusia

Menlu Ukraina: Tentara Kami Tewas Ditembaki Sniper Rusia

Global
komentar
Close Ads X