[Video] Peti Mati Kuno Mesir Dibuka, Begini Bentuk Mumi di Dalamnya

Kompas.com - 16/11/2020, 10:12 WIB
Foto tertanggal 3 Oktober 2020 menunjukkan Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir Khaled Al Anani (kiri) serta Sekretaris jenderal Mustafa Waziri Dewan Tertinggi Purbakala Mustafa Waziri (kanan), membuka isi peti mati kuno yang ditemukan di Saqqara. Mesir hari itu menemukan lebih dari 59 peti mati kuno yang terkubur selama lebih dari 2.500 tahun. AFP/KHALED DESOUKIFoto tertanggal 3 Oktober 2020 menunjukkan Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir Khaled Al Anani (kiri) serta Sekretaris jenderal Mustafa Waziri Dewan Tertinggi Purbakala Mustafa Waziri (kanan), membuka isi peti mati kuno yang ditemukan di Saqqara. Mesir hari itu menemukan lebih dari 59 peti mati kuno yang terkubur selama lebih dari 2.500 tahun.

SAQQARA, KOMPAS.com - Sebanyak 100 peti mati kuno dengan beberapa mumi di dalamnya dipamerkan oleh Kementerian Purbakala Mesir pada Sabtu (14/11/2020). 

Tak hanya peti mati dengan beberapa mumi, pameran yang dilakukan di kaki Piramida Bertangga Djoser atau 'Step Pyramid of Djoser' yang terkenal di Saqqara itu juga menunjukkan penemuan lain yakni 40 patung emas.

Baca juga: Mesir Pamerkan 100 Peti Mati Kuno Sebagian Berisi Mumi Berusia 2.500 Tahun, Ini Penampakannya...

Namun, 100 peti mati kuno itu bukan lah temuan pertama. Para arkeolog sudah menemukan banyak peti mati kuno dan patung emas Firaun dari situs Saqqara berkali-kali sebelumnya.

Pada 20 September, kementerian itu mengumumkan temuan pertama mereka, sebanyak 14 peti mati kuno dilanjut pada 3 Oktober 2020, para arkeolog menemukan 59 peti mati kuno lainnya di situs yang sama.

Baca juga: Mesir Temukan 59 Peti Mati Kuno Lagi Berusia 2.500 Tahun, Begini Isinya...

??? ???? ???? ?????? ???? ????? - 100 ?????? ????? ????? ??????? ?????? ???? ???? ????? - 40 ?????? ???? ?????...

Dikirim oleh ‎Ministry of Tourism and Antiquities ????? ??????? ???????‎ pada Sabtu, 14 November 2020

Pada 3 Oktober 2020 itulah para arkeolog sempat membuka tutup peti mati kuno yang kemudian memperlihatkan mumi yang diawetkan di dalamnya.

Para arkeolog dari kementerian pariwisata dan kepurbakalaan Mesir tampak membuka sarkofagus alias peti mati kuno berusia sekitar 2.500 (sumber lain mengatakan 2.600) tahun yang masih disegel.

Momen itu direkam dalam sebuah video yang diunggah di Twitter, menunjukkan kerumunan penonton menyaksikan penuh antusias.

Baca juga: Mesir Temukan 14 Peti Mati Kuno Berusia 2.500 Tahun, Begini Penampakannya...

Ketika tutup sarkofagus dibuka, para arkeolog menemukan mumi yang masih berbalut kain linen hiasan, dengan warna yang masih tetap utuh.

Saqqara Tomb atau permakaman Saqqara berlokasi di bagian selatan ibu kota Kairo, Mesir, adalah 'rumah' bagi banyak sarkofagus mewah dengan salah satu piramida pertamanya di kawasan itu, Step Pyramid of Djoser (Piramida Bertangga Djoser).

Namun, situs itu telah mengalami banyak kerusakan selama berabad-abad dengan adanya aksi penjarahan dan penggalian yang tidak legal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Darurat Polusi Plastik: Udara yang Kita Hirup Mengandung Mikroplastik

Darurat Polusi Plastik: Udara yang Kita Hirup Mengandung Mikroplastik

Global
Fisikawan Perancis Ciptakan Gelembung Ajaib, Butuh Lebih dari Satu Tahun untuk Meletus

Fisikawan Perancis Ciptakan Gelembung Ajaib, Butuh Lebih dari Satu Tahun untuk Meletus

Global
MI5: Partai Komunis China Hendak Susupi Parlemen Inggris

MI5: Partai Komunis China Hendak Susupi Parlemen Inggris

Global
Iseng Periksa Folder Spam Email, Wanita Ini Temukan Jackpot Lotre Jutaan Dollar AS

Iseng Periksa Folder Spam Email, Wanita Ini Temukan Jackpot Lotre Jutaan Dollar AS

Global
Sepekan Tsunami Tonga: Kronologi, Dampak, dan Kondisi Terkini

Sepekan Tsunami Tonga: Kronologi, Dampak, dan Kondisi Terkini

Global
Misteri Hilangnya Keluarga Jamison, Benarkah Jadi Target Sekte Sesat?

Misteri Hilangnya Keluarga Jamison, Benarkah Jadi Target Sekte Sesat?

Global
Paus Fransiskus Khawatirkan Ketegangan Ukraina, Risiko Keamanan Bayangi Eropa

Paus Fransiskus Khawatirkan Ketegangan Ukraina, Risiko Keamanan Bayangi Eropa

Global
Insiden Dyatlov Pass: Misteri Kematian 9 Pendaki Rusia di Tengah Salju

Insiden Dyatlov Pass: Misteri Kematian 9 Pendaki Rusia di Tengah Salju

Global
Situasi Makin Panas, Keluarga Personel Kedutaan AS Diminta Tinggalkan Ukraina

Situasi Makin Panas, Keluarga Personel Kedutaan AS Diminta Tinggalkan Ukraina

Global
Situasi Rusia-Ukraina Makin Panas, AS Kirim Kapal Induk

Situasi Rusia-Ukraina Makin Panas, AS Kirim Kapal Induk

Global
Covid-19 India Memburuk Lagi, Catat 300.000 Kasus 4 Hari Berturut-turut

Covid-19 India Memburuk Lagi, Catat 300.000 Kasus 4 Hari Berturut-turut

Global
CEO Pfizer: Pemberian Booster Covid-19 yang Terlalu Sering Bukan Skenario yang Baik

CEO Pfizer: Pemberian Booster Covid-19 yang Terlalu Sering Bukan Skenario yang Baik

Global
Kebakaran California Lalap 1.500 Hektare Lahan, Ratusan Orang Dievakuasi

Kebakaran California Lalap 1.500 Hektare Lahan, Ratusan Orang Dievakuasi

Global
Cium Kaki Ibu di Pengadilan, Pria Mesir Selamat dari Hukuman Mati

Cium Kaki Ibu di Pengadilan, Pria Mesir Selamat dari Hukuman Mati

Global
Bantuan Kemanusiaan jadi Agenda Utama Pertemuan Taliban dengan Negara Barat

Bantuan Kemanusiaan jadi Agenda Utama Pertemuan Taliban dengan Negara Barat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.