Presiden Venezuela Klaim Ilmuwannya Ciptakan Obat "Pengusir Covid-19 100 Persen"

Kompas.com - 26/10/2020, 18:47 WIB
Gambar yang dirilis oleh Kantor Pers Kepresidenan Venezuela menunjukkan Presiden Nicolas Maduro (baju putih) bersama Menteri Pertahanan Vladimir Padrino (paling kiri), dan petinggi militer lain menghadiri latihan perang di Fort Guaicaipuro di Negara Bagian Miranda pada Minggu (10/2/2019). AFP/HO/Venezuelan PresidencyGambar yang dirilis oleh Kantor Pers Kepresidenan Venezuela menunjukkan Presiden Nicolas Maduro (baju putih) bersama Menteri Pertahanan Vladimir Padrino (paling kiri), dan petinggi militer lain menghadiri latihan perang di Fort Guaicaipuro di Negara Bagian Miranda pada Minggu (10/2/2019).

CARACAS, KOMPAS.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengeklaim, negaranya menciptakan obat ampuh yang bisa "mengusir Covid-19 100 persen".

"Saya ingin mengatakan bahwa Venezuela mengembangkan obat yang bisa menghancurkan virus corona 100 persen," kata Maduro pada Minggu (25/10/2020).

Dia menyatakan obat yang dikembangkan itu "efektivitasnya sangat tinggi", di mana Maduro menyebut tidak mempunyai efek samping.

Baca juga: Vaksin Corona Sputnik V Akan Diproduksi di Korea Selatan

Nicolas Maduro menuturkan obat itu dikembangkan oleh Institut Penelitian Sains Venezuela (IVIC), dilansir Russian Today Senin (26/10/2020).

IVIC, kata Maduro, sudah bekerja selama enam bulan terakhir mencari senjata yang ampuh dalam mengatasi pandemi virus corona.

Obat itu disebut berasal dari molekul bernama TR-10, yang menjalani proses isolasi dan menunjukkan hasil positif saat diberikan ke Covid-19.

Presiden Venezuela sejak 2013 itu menerangkan, saat ini obatnya tengah menjalani peer review dari pakar maupun ilmuwan kesehatan.

Dia pun mengeklaim anti-virus tersebut bakal segera dibawa ke Badan Kesehatan Dunia (WHO), agar ditinjau dan mendapatkan pengesahan.

Baca juga: Obat Covid-19 untuk Presiden Donald Trump Berbasis Jaringan Sel Janin Manusia

Presiden yang posisinya digoyang sejak tahun lalu itu berujar, Caracas siap untuk "menawarkan obat yang mereka buat kepada seluruh dunia".

Dia pun mengucapkan terima kasih dan selamat kepada IVIC atas "kontribusi terhadap kemanusiaan", dengan produksinya disebut akan digeber bersama "aliansi internasional".

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joe Biden Tidak Akan Wajibkan Suntik Vaksin Covid-19 di AS, Ini Alasannya...

Joe Biden Tidak Akan Wajibkan Suntik Vaksin Covid-19 di AS, Ini Alasannya...

Global
Viral Curhat Gadis Dimintai Foto Syur, Langsung Putus Pacarnya Walau Baru Sehari Pacaran

Viral Curhat Gadis Dimintai Foto Syur, Langsung Putus Pacarnya Walau Baru Sehari Pacaran

Global
'Jemur Kelamin', Model Ini Klaim Rahasia Hebat di Ranjang

"Jemur Kelamin", Model Ini Klaim Rahasia Hebat di Ranjang

Global
Akibat Pandemi Virus Corona, Kunjungan Wisatawan ke Kamboja Anjlok 76 Persen

Akibat Pandemi Virus Corona, Kunjungan Wisatawan ke Kamboja Anjlok 76 Persen

Global
CEO Muda Ini Jadi Tajir Melintir dalam Satu Malam, Seperti Apa Kisahnya?

CEO Muda Ini Jadi Tajir Melintir dalam Satu Malam, Seperti Apa Kisahnya?

Global
Pelancong Mancanegara Diklaim Berisiko Lebih Rendah Tularkan Covid-19

Pelancong Mancanegara Diklaim Berisiko Lebih Rendah Tularkan Covid-19

Global
Setelah Inggris, Bahrain Beri Otorisasi Darurat Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech

Setelah Inggris, Bahrain Beri Otorisasi Darurat Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech

Global
Pasangan Lanjut Usia Wariskan Rp 100 Miliar Lebih kepada Para Tetangganya

Pasangan Lanjut Usia Wariskan Rp 100 Miliar Lebih kepada Para Tetangganya

Global
Jutaan Warga Australia Tidak Sanggup Bayar Biaya Perawatan Medis

Jutaan Warga Australia Tidak Sanggup Bayar Biaya Perawatan Medis

Global
Wallaroo 'Bandel' Diselamatkan dari Sungai Usai Susah Payah Dikejar Polisi

Wallaroo 'Bandel' Diselamatkan dari Sungai Usai Susah Payah Dikejar Polisi

Global
'Pawang Cuaca' China Akan Mencakup Area Lebih Luas dari Wilayah India

"Pawang Cuaca" China Akan Mencakup Area Lebih Luas dari Wilayah India

Global
Ini Dia Terowongan Bawah Laut di Kepulauan Faroe dengan Kedalaman 187 Meter

Ini Dia Terowongan Bawah Laut di Kepulauan Faroe dengan Kedalaman 187 Meter

Global
Seorang Remaja Palestina Tewas ketika Bentrok dengan Tentara Israel

Seorang Remaja Palestina Tewas ketika Bentrok dengan Tentara Israel

Global
Ilmuwan Rusia Dituduh Berkhianat, Bocorkan Data Pesawat Hipersonik

Ilmuwan Rusia Dituduh Berkhianat, Bocorkan Data Pesawat Hipersonik

Global
Vaksin Corona Sputnik V Mulai Disuntikkan di Rusia, Ribuan Orang Mendaftar

Vaksin Corona Sputnik V Mulai Disuntikkan di Rusia, Ribuan Orang Mendaftar

Global
komentar
Close Ads X