Koma 15 Tahun, Pangeran Arab Saudi Ini Berhasil Gerakkan Jari Tangan

Kompas.com - 25/10/2020, 07:49 WIB
Pangeran Arab Saudi, Al Waleed bin Khalid yang koma selama 15 tahun dilaporkan menggerakkan jemari tangannya ketika mendengar suara seorang wanita dalam panggilan video. Gerakan fisiknya yang terakhir dicatat adalah 5 tahun lalu. Daily MailPangeran Arab Saudi, Al Waleed bin Khalid yang koma selama 15 tahun dilaporkan menggerakkan jemari tangannya ketika mendengar suara seorang wanita dalam panggilan video. Gerakan fisiknya yang terakhir dicatat adalah 5 tahun lalu.

RIYADH, KOMPAS.com - Seorang pangeran Arab Saudi yang telah koma selama lebih dari satu dekade berhasil menggerakkan jari-jari tangannya.

Melansir The New Arab,  Pangeran Al Waleed bin Khalid Al Saud dalam sebuah video yang beredar di media sosial Twitter pada Senin (19/10/2020) tampak berhasil menggerakkan dan mengangkat jari-jari tangannya saat seorang wanita menyapanya dalam sebuah klip video.

"Hai, halo, halo, aku mau lihat, hai," ujar wanita yang tak dikenal itu dan suaranya tertangkap kamera. Pangeran yang dipanggil itu menggerakkan jarinya sebagai jawaban.

Baca juga: Mohammed bin Salman, Pangeran Saudi yang Dikaitkan dengan Pembunuhan Jamal Khashoggi

Wanita itu berkata lagi, "Lebih tinggi, lebih tinggi," meminta agar sang pangeran mengangkat jari-jarinya lebih tinggi dan memang itu yang kemudian dilakukan pangeran Al Waleed.

"Bagus sekali!" sahut wanita itu.

Rekaman momen itu telah dilihat hampir 200.000 kali di Twitter dan rupanya dibagikan oleh Putri Saudi, Noura binti Talal Al Saud.

Pangeran Al Waleed diketahui mengalami kecelakaan mobil saat belajar di sebuah perguruan tinggi militer dan koma sejak tahun 2005 karena pendarahan otak.

Baca juga: Pangeran Arab Saudi, Nawaf bin Saad bin Saud bin Abdulaziz Al Saud, Wafat

Anggota kerajaan itu telah menggunakan ventilator sejak kecelakaan tersebut, 15 tahun yang lalu. Gerakan fisik terakhirnya tercatat lima tahun lalu.

Ayah pangeran itu, Pangeran Khalid yang merupakan saudara dari taipan bisnis Pangeran Al Waleed bin Talal bin Abdulaziz Al Saud tidak pernah putus asa dan yakin bahwa putranya akan sembuh total.

Pangeran Khalid sendiri pernah menjadi satu dari sekian anggota keluarga kerajaan Saudi yang ditahan selama 11 bulan karena mengkritik elit kerajaan.

Belasan pangeran, pejabat dan taipan dipenjara di Hotel Ritz-Carlton, Riyadh pada tahun 2017 lalu.

Baca juga: Putra Mahkota MBS Digugat Memerintahkan Pembunuhan Jamal Khasoggi


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Global
Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Global
PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

Global
UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

Global
Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Global
Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Global
Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Global
Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Global
Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Global
Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Global
Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Global
Foto Viral Polisi Pukul Petani Tua dalam Aksi Protes di India

Foto Viral Polisi Pukul Petani Tua dalam Aksi Protes di India

Global
Kisah Misteri: 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Kisah Misteri: 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Internasional
Inovasi Hotel di Barcelona Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Inovasi Hotel di Barcelona Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Boeing 737 MAX Uji Terbang Lagi, Keluarga Korban Lontarkan Kritik

Boeing 737 MAX Uji Terbang Lagi, Keluarga Korban Lontarkan Kritik

Global
komentar
Close Ads X