Nenek Temukan Ikan Mati Raksasa, Dijual Laku Rp 65 Juta dan Kaya Mendadak

Kompas.com - 12/10/2020, 09:51 WIB
Ikan temuan nenek Pushpa Kar di India laku seharga 6.200 rupee (Rp 1,25 juta) per kilogram dengan bobot 52 kg. TWITTER @pooja_newsIkan temuan nenek Pushpa Kar di India laku seharga 6.200 rupee (Rp 1,25 juta) per kilogram dengan bobot 52 kg.

CHAKPHULDUBI, KOMPAS.com - Seorang nenek bernama Pushpa Kar mendadak kaya dalam semalam, usai mendapat jackpot ikan raksasa yang mati di sungai.

Penduduk desa Chakphuldubi di pulau Sagar, negara bagian Bengala Barat, India, itu mendapat ikannya pada Sabtu (26/9/2020), dan berhasil menjualnya seharga lebih dari 300.000 rupee (Rp 65 juta).

Seorang pengguna Twitter dengan nama akun Pooja Mehta berkicau, "Wanita Bengal menjadi kaya dalam semalam".

Baca juga: Ikan Pembawa Keberuntungan Ini Mati, Mahasiswa sampai Presiden Berduka

Diberitakan Gulf News pada Kamis (1/10/2020), ikan seberat 52 kilogram hasil tangkapannya laku seharga 6.200 rupee (Rp 1,25 juta) per kg.

Berbicara ke media lokal Kar berkata, "Ikan itu ternyata menjadi jackpot-ku. Aku mendapat lebih dari 300.000 rupee dengan menjualnya di pasar grosir seharga 6.200 rupee per kilogram."

"Aku belum pernah melihat ikan sebesar itu seumur hidup. Ini disebut Bhola dalam bahasa Bengali."

Baca juga: Heboh, Ikan Raksasa Berbentuk Aneh Terdampar di Pantai Australia

Halaman:

Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Ini Dibunuh Saudara Tiri dan Sepupunya karena Gay

Pria Ini Dibunuh Saudara Tiri dan Sepupunya karena Gay

Global
Guru Ini Lindungi Muridnya dari Penembakan di Rusia, tetapi Anaknya Tewas Ditembak

Guru Ini Lindungi Muridnya dari Penembakan di Rusia, tetapi Anaknya Tewas Ditembak

Global
Israel Klarifikasi Pasukan Daratnya Sudah Menyerang Gaza

Israel Klarifikasi Pasukan Daratnya Sudah Menyerang Gaza

Global
Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Internasional
Siapkan Operasi ke Gaza, Israel Panggil 9.000 Tentara Cadangan

Siapkan Operasi ke Gaza, Israel Panggil 9.000 Tentara Cadangan

Global
Israel Umumkan Pasukan Darat dan Udara Menyerang Gaza

Israel Umumkan Pasukan Darat dan Udara Menyerang Gaza

Global
Tayangkan Momen Saat 'Pria Arab' Dikeroyok Massa, Media Israel Dikecam

Tayangkan Momen Saat "Pria Arab" Dikeroyok Massa, Media Israel Dikecam

Global
Ada yang Tak Biasa dengan Pengiring Pengantin Perempuan Ini, Bisa Anda Tebak?

Ada yang Tak Biasa dengan Pengiring Pengantin Perempuan Ini, Bisa Anda Tebak?

Global
POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

Global
Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Global
Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Global
Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Global
Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Global
Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Gal Gadot Dikecam setelah Beri Pesan Terkait Konflik Israel-Palestina

Global
Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Hari Ini dalam Sejarah 13 Mei: Paus Yohanes Paulus II Hendak Dibunuh di Vatikan

Internasional
komentar
Close Ads X