Korea Selatan Khawatir dengan Rudal Milik Korea Utara

Kompas.com - 12/10/2020, 06:01 WIB
Seorang pria yang memakai masker wajah berjalan di dekat bendera nasional yang dipajang di toko suvenir di Imjingak Pavilion di Paju, Korea Selatan, Minggu, 11 Oktober 2020. AP/Lee Jin-manSeorang pria yang memakai masker wajah berjalan di dekat bendera nasional yang dipajang di toko suvenir di Imjingak Pavilion di Paju, Korea Selatan, Minggu, 11 Oktober 2020.

Setelah pertemuan darurat Dewan Keamanan Nasional, anggota dewan di Korea Selatan mengatakan mereka akan terus menganalisis signifikansi strategis dari sistem senjata Korea Utara yang dipertunjukkan pada hari Sabtu dan meninjau kemampuan pertahanan Korea Selatan.

Hubungan antara Korea tetap tegang di tengah diplomasi nuklir yang menemui jalan buntu antara Pyongyang dan Washington.

Dalam pidatonya di parade militer, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memperingatkan dia akan sepenuhnya memobilisasi kekuatan nuklirnya jika diancam tetapi menghindari kritik langsung terhadap Washington.

Baca juga: Kim Jong Un Umumkan Tak Ada Warganya yang Terkena Virus Corona

Fakta bahwa Kim mempertahankan moratorium yang diberlakukan sendiri pada uji coba nuklir dan rudal jarak jauh menunjukkan dia masih ingin menjaga peluang diplomasi dengan AS tetap hidup.

Tetapi beberapa ahli mengatakan dia pada akhirnya akan melakukan uji senjata besar setelah pemilihan presiden AS pada November untuk meningkatkan pengaruhnya dalam kemungkinan negosiasi baru dengan AS, dengan siapa pun yang akan memenangkan pilpres.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tertua di Benua Amerika Terancam Musnah akibat Virus Corona

Kota Tertua di Benua Amerika Terancam Musnah akibat Virus Corona

Global
Seorang Salesman Dituding sebagai “Superspreader”, Sebabkan 102 Infeksi Baru di China

Seorang Salesman Dituding sebagai “Superspreader”, Sebabkan 102 Infeksi Baru di China

Global
Truk Oleng Tabrak 15 Orang Tidur di Pinggir Jalan, Semua Tewas

Truk Oleng Tabrak 15 Orang Tidur di Pinggir Jalan, Semua Tewas

Global
Fenomena Salju Efek Laut Melanda Asia, Timbulkan Cuaca Ekstrem hingga Makan Korban di Jepang

Fenomena Salju Efek Laut Melanda Asia, Timbulkan Cuaca Ekstrem hingga Makan Korban di Jepang

Global
Tabrakan Beruntun 134 Mobil di Tol Jepang, Angin Kencang 100 Km Per Jam dan Salju Lebat

Tabrakan Beruntun 134 Mobil di Tol Jepang, Angin Kencang 100 Km Per Jam dan Salju Lebat

Global
200 Orang dan 134 Mobil Kecelakaan Beruntun di Jepang, 1 Tewas

200 Orang dan 134 Mobil Kecelakaan Beruntun di Jepang, 1 Tewas

Global
Kecelakaan Fatal Terjadi di Jepang 130 Kendaraan Saling Bertabrakan

Kecelakaan Fatal Terjadi di Jepang 130 Kendaraan Saling Bertabrakan

Global
Singapura Mulai Vaksinasi Massal Pekerja Sektor Penerbangan dan Maritim

Singapura Mulai Vaksinasi Massal Pekerja Sektor Penerbangan dan Maritim

Global
Deretan Kebijakan Trump yang Membuat AS Penuh Gejolak Selama 4 Tahun

Deretan Kebijakan Trump yang Membuat AS Penuh Gejolak Selama 4 Tahun

Global
Pelantikan Joe Biden Dinanti Ibu Timur Tengah untuk Dapat Bertemu Keluarga di AS

Pelantikan Joe Biden Dinanti Ibu Timur Tengah untuk Dapat Bertemu Keluarga di AS

Global
Ilmuwan Minta Kuda Nil Peliharaan Bandar Narkoba Pablo Escobar Dibunuh, Ini Alasannya...

Ilmuwan Minta Kuda Nil Peliharaan Bandar Narkoba Pablo Escobar Dibunuh, Ini Alasannya...

Global
Jelang Pelantikan Biden, Toko Senjata di AS Diserbu Pembeli

Jelang Pelantikan Biden, Toko Senjata di AS Diserbu Pembeli

Global
Biden Usulkan Jalur Tercepat Imigran Peroleh Kewarganegaraan AS

Biden Usulkan Jalur Tercepat Imigran Peroleh Kewarganegaraan AS

Global
7 Drama Pelantikan Presiden AS: Ada yang Boikot, Meninggal, dan Salah Sumpah

7 Drama Pelantikan Presiden AS: Ada yang Boikot, Meninggal, dan Salah Sumpah

Global
Klaim Revisi Hukumnya, Eksekusi Mati di Arab Saudi Turun 85 Persen pada 2020

Klaim Revisi Hukumnya, Eksekusi Mati di Arab Saudi Turun 85 Persen pada 2020

Global
komentar
Close Ads X